Tips Memasang Dinding Kayu dengan Lem untuk Dinding Kayu yang Tepat

0
5209

Apakah Anda berniat memasang dinding kayu? Atau Anda memang bergerak pada usaha di bidang jasa ini? Jangan khawatir, kini dengan hadirnya lem Crossbond X4, pekerjaan Anda akan lebih mudah dilakukan. Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.


Dinding kayu merupakan salah satu alternatif menarik yang bisa diaplikasikan di rumah-rumah kita. Meski biaya yang dihabiskan cenderung lebih tinggi, namun hasil yang didapat biasanya juga lebih memuaskan. Apalagi dengan tambahan dekorasi-dekorasi menarik seperti ukiran-ukiran pada dinding kayu. Kesan etnik, natural, hingga hangat akan lebih terasa.

Baca Juga : begini cara menempel kayu ke dinding

Di banyak hunian rekreatif, aplikasi dinding kayu sebenarnya sudah banyak dilakukan. Misalnya saja untuk resort-resort yang mengedepankan konsep alam. Berbagai restoran hingga kafe-kafe juga sering memanfaatkan dinding kayu untuk lebih menarik pengunjung. Bisa dikatakan dari penjelasan ini, bahwa ada potensi pasar untuk dinding kayu. Bukan saja untuk kebutuhan rumahan, namun juga untuk kebutuhan profesional seperti pembuatan restaurant.

Aneka Jenis Dinding Kayu

Dinding kayu sendiri meski sepertinya hanya memanfaatkan kayu, akan tetapi memiliki banyak variasi. Ada dinding kayu yang terbuat dari kayu pallet, kayu solid, hingga plywood atau kayu lapis. Tak jarang juga dinding kayu terbuat dari veneer yang dilapiskan pada material lain.

Dilihat dari jenis kayu yang digunakan, tembok dari bahan kayu juga bisa terbagi sangat banyak. Misalnya saja tembok kayu jati, mahoni, ebony, oak, hingga pinus. Tiap jenis kayu tersebut jelas akan berpengaruh pada kualitas dinding yang dihasilkan. Bukan hanya warnanya, kekuatan dan keawetan dinding pun pasti terdampak jenis kayu yang dipakai.

Jasa Pemasangan Dinding Kayu di Indonesia

Karena masih belum begitu populer, pemasangan dinding kayu di Indonesia tak bisa dilakukan sembarang tukang bangunan. Kerap, pemasangan bagian rumah ini dilakukan secara langsung oleh pihak di balik proyek bangunan. Padahal, pemasangan kayu untuk dinding sebenarnya tak serumit yang dibayangkan. Namun yang harus disediakan oleh para tukang bangunan adalah lem yang tepat untuk perekatannya.

Mengapa lem?

Pasalnya, untuk memasang bagian-bagian kayu pada dinding kita jelas tak bisa hanya mengandalkan alat-alat seperti paku. Aplikasi paku tetap disarankan. Namun supaya dinding terpasang dengan baik dan merata pelekatannya pada tembok, bahan perekat harus digunakan. Apalagi untuk dinding kayu yang terbuat dari lapisan plywood.

Lem untuk Dinding Kayu yang Bagus?

Seperti apa lem untuk menempelkan kayu ke tembok yang harusnya digunakan? Pertama-tama, pilihlah lem dari jenis laminasi. Lem laminasi adalah lem yang digunakan untuk perekatan pada bidang luas. Misalnya saja untuk merekatkan veneer, pemasangan decking dan parquet, hingga dinding kayu itu sendiri.

Lem laminasi yang bagus bisa ditentukan berdasarkan aspek-aspek di bawah ini:

1. Kekuatannya menempelkan komponen kayu pada dinding.
2. Ketahanannya pada kelembaban
3. Pengaruhnya pada warna produk (hindari lem yang menyebabkan warna setelah kering).
4. Efeknya pada kesehatan (hindari adhesive mengandung formalin dan VOC)
5. Cover area atau luas area yang bisa direkatkan dengan adhesive terkait
6. Daya resap lem sehingga tak menciptakan lapisan film kering adhesive
7. Viskositas atau kekentalan adhesive
8. Kecepatan kering lem
9. Kemudahan lem digunakan (sebaiknya gunakan lem single component yang aplikasinya tak memerlukan alat dan bahan yang rumit)

lem untuk dinding kayu

Adhesive yang kami sarankan untuk kebutuhan pengeleman dinding kayu adalah Crossbond X4. Ada beberapa kelebihan yang ditawarkan Crossbond X4 selain poin-poin yang disebutkan di atas. Lem untuk dinding kayu ini bukan hanya bisa diterapkan untuk mengelem kayu dengan kayu, namun juga kayu dengan tembok semen langsung.

Berikut ini contoh cara pemakaian Crossbond X4 untuk pemasangan tembok kayu. Ingat, cara di bawah ini hanyalah contoh dan salah satu metode pemakaian Crossbond X4. Adhesive ini bisa digunakan dengan berbagai metode lain tergantung jenis dinding kayu yang diterapkan.

Cara Penggunaan Lem untuk Dinding Kayu Crossbond X4

Alat dan Bahan

1. MC Meter (Moisture Content Level atau alat pengukur kelembaban substrat)
2. Crossbond X4
3. Dinding kayu dalam bentuk potongan palet
4. Paku
5. Pukul
6. Alat ukur dan alat tulis
7. Pemotong

Langkah-langkah

1. Bersihkan dinding semen dari kotoran dan debu. Bila basah atau lembab, keringkan dulu.
2. Ukur dengan MC meter level kelembaban dinding. Hindari mengaplikasikan kayu bila dinding masih sangat lembab.
3. Ukur potongan kayu yang akan diaplikasikan dan tentukan bagaimana cara mengaplikasikannya (apakah biasa secara horizontal atau dengan bentuk zig zag dan pola lainnya).
4. Ukur dinding kayu.
5. Dengan membandingkan ukuran potongan kayu, pola yang diterapkan, serta luas dinding yang akan ditutupi, cobalah buat sketsa penempelan dinding kayu. Cermati bagian-bagian dinding seperti colokan listrik.
6. Aplikasikan sketsa tersebut dengan alat tulis pada dinding secara langsung.
7. Mulailah menempelkan kayu dimulai dari bagian paling pinggir. Oleskan lem untuk dinding kayu Crossbond X4 terlebih dahulu. Biarkan mengering. Agar lebih kuat, Anda bisa memaku bagian-bagian dinding tertentu (misal di bagian pojok dan tengah).
8. Pengeleman dilakukan secara bertahap. Lakukan pengolesan lalu penempelan, dan diteruskan pengolesan lem pada bagian lainnya. Jangan mengoleskan keseluruhan lem pada dinding lalu menempelkan semua kayu. Cara seperti ini akan membuat beberapa bagian lem mengering sehingga hasilnya tak maksimal.
9. Selesai! Anda tinggal menunggu lem mengering!

Mudah bukan langkah-langkah pemasangan dinding kayu di atas? Namun jangan salah. Kemudahan cara pemasangan di atas tak bisa dilepaskan dari lem untuk dinding kayu yang dipakai. Hati-hatilah memilih lem. Sebab tak semuanya bisa digunakan dengan baik untuk merekatkan tembok kayu. Karena itulah kami sangat menyarankan penggunaan Crossbond X4.

dinding kayu lapis

Tips Agar Dinding Kayu Lebih Baik

Selain pemakaian lem untuk dinding kayu yang bagus, berikut ini kami sarankan beberapa tips agar dinding Anda lebih menawan sekaligus awet.

1. Selain sekedar estetikanya, pilih juga jenis kayu untuk dinding berdasarkan ketahanannya. Untuk dinding luar ruangan, gunakan kayu-kayu yang tahan lama seperti jati. Hindari kayu-kayu grade bawah yang kurang tahan lama.
2. Untuk membuat kayu lebih awet, aplikasikan dulu pengawet pada kayu. Yang dimaksud pengawet kayu sendiri adalah obat-obatan anti serangga dan antijamur yang diresapkan pada kayu. Pemakaian pengawet seperti ini akan membuat kayu-kayu dengan ketahanan rendah seperti pinus pun memiliki kualitas seperti jati. Namun pastikan pengawet yang Anda gunakan benar-benar bagus.
3. Sering, gambaran dinding kayu di kepala kita hanya dinding dengan warna natural. Padahal ada banyal cara mengecat dinding kayu yang bisa dilakukan dari mulai warna solid, white wash, vinate, hingga warna pastel transparan. Melukis dinding kayu juga bisa menjadi ide menarik.
4. Cara pemasangan dinding kayu sangat beragam. Misalnya pemasangan secara berselang-seling zig zag. Pilih saja yang menurut Anda bagus.
5. Kita tak harus mengaplikasikan dinding kayu pada keseluruhan bangunan. Bagi yang tak begitu suka dengan tampilan 100% kayu, cukup aplikasikan dinding kayu pada beberapa bagian dinding saja.

Nah, demikianlah pembahasan kali ini mengenai dinding kayu, lem untuk dinding kayu yang bagus, dan beberapa tipsnya. Semoga bermanfaat! Nantikan artikel seputar dinding kayu yang menarik lainnya lainnya di lemkayu.net.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here