Berencana memasang lantai vinyl? Jangan lupa gunakan lem lantai vinyl yang tepat. Banyak orang memilih bahan vinyl karena harganya ramah di kantong, tampilannya rapi, lebih tahan air dan rayap.
Popular Stories Right now Tidak heran jika lantai jenis ini banyak digunakan, baik di rumah tinggal maupun bangunan publik. Namun, hasil pemasangan tidak hanya ditentukan oleh vinyl saja, tetapi juga lem yang digunakan.
Melalui pembahasan ini, kamu akan memahami fungsi lem pada lantai vinyl, jenis lem yang umum digunakan, serta cara memasangnya supaya rapi dan nyaman.
Baca Juga : Lem yang Kuat untuk Lantai Vinyl? Jelas Eva Phaeton!
Sifat Lantai Vinyl

Lantai vinyl bersifat lentur dan tidak kaku. Material ini juga tahan air, sehingga banyak digunakan di berbagai jenis ruangan.
Namun, vinyl dapat sedikit memuai atau menyusut mengikuti perubahan suhu ruangan. Karena sifat inilah, pemasangan lantai vinyl tidak dilakukan menempel rapat ke dinding.
Jarak sekitar 2-5 mm dari dinding sengaja diberikan sebagai ruang gerak agar lantai tidak tertekan saat terjadi pemuaian.
Di sisi lain, lantai vinyl tetap perlu direkatkan ke permukaan lantai agar posisinya tidak bergeser saat digunakan. Lem digunakan untuk menjaga vinyl tetap berada di tempatnya.
Fungsi Lem Lantai Vinyl
Saat ini, ada lantai vinyl yang sudah dilengkapi lapisan lem di bagian bawahnya. Jenis ini cukup praktis karena dapat langsung direkatkan ke permukaan lantai seperti plesteran semen atau lantai keramik yang rata dan bersih.
Namun, penggunaan lem tetap diperlukan. Lem penting untuk meningkatkan daya rekat sehingga lantai vinyl tidak mudah terlepas.Tanpa lem, lantai mudah bergeser saat sering diinjak atau saat furnitur dipindahkan.
Secara sederhana, lem membantu:
Menahan lantai agar tidak bergeser
Popular Stories Right now Membuat vinyl menempel lebih rata
Mengurangi kemungkinan bagian tepi terangkat
Ciri-Ciri Lem Lantai Vinyl yang Tepat
Agar hasil pemasangan maksimal, lem yang digunakan sebaiknya memiliki beberapa ciri berikut:
Lem dengan karakter seperti ini akan memudahkan proses pemasangan sekaligus menjaga tampilan lantai tetap rapi.
Memilih Jenis Lem Lantai Vinyl yang Tepat

Salah satu jenis lem yang sering digunakan untuk pemasangan lantai vinyl adalah lem berbasis ethylene vinyl acetate (EVA). Lem ini dikenal mampu merekatkan dua media dengan karakter yang berbeda, misalnya lantai vinyl dengan permukaan semen atau keramik.
Lem EVA cukup lentur untuk mengikuti sifat lantai vinyl. Selain itu, jenis lem ini memiliki daya sebar yang luas, sehingga pemakaiannya lebih hemat.
Cara Pemasangan Lantai Vinyl dengan Lem

Permukaan lantai dibersihkan terlebih dahulu dari debu dan kotoran agar lem dapat menempel dengan baik. Setelah itu, lantai vinyl dipotong dan disesuaikan ukurannya mengikuti kebutuhan ruangan.
Pasang lantai dengan lem atau adhesive. Tempelkan vinyl pada lantai, buka setengah lalu aplikasikan adhesive. Selanjutnya pasang dengan hati-hati.
Proses pemasangan dilakukan secara bertahap hingga seluruh permukaan lantai terpasang rapi. Saat pemasangan, sisakan jarak sekitar 2–5 mm dari dinding agar lantai vinyl memiliki ruang saat terjadi perubahan suhu.
Popular Stories Right now Lantai vinyl memang menawarkan banyak kemudahan dan keunggulan. Namun, semua itu tidak akan maksimal tanpa penggunaan lem yang tepat. Lem akan menentukan kerapian, kenyamanan, dan daya tahan lantai.
Dengan memahami sifat lantai, fungsi lem, cara memilih dan memasangnya dengan benar, hasil akan lebih awet dan minim masalah.