Mengenal Lem Kayu Kuning dan Perbedaannya dengan Lem Putih

0
8
lem kayu kuning

Lem kayu kuning adalah salah satu jenis lem yang paling sering dijumpai di toko bangunan maupun market place. Banyak orang memilih berdasarkan kebiasaan atau rekomendasi teman.

Padahal, dengan memahami karakter tiap jenis lem, terutama lem kayu kuning akan mempermudah dalam memilih produk terbaik.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Selain lem kayu kuning, jenis lem kayu putih juga cukup populer. Banyak orang yang masih bingung dalam membedakan keduanya.

perawatan kayu alami natural oil

Artikel ini akan membantu Anda memahami lebih jauh mengenai lem kayu kuning mulai dari fungsi, cara pakai, hingga perbedaannya dengan lem kayu putih.

Apa Itu Lem Kayu Kuning?

Lem kayu kuning yang umum dijual di Indonesia merupakan lem kontak berbasis synthetic rubber. Perekat ini mengandung karet sintetis yang dilarutkan dalam pelarut organik, sehingga memiliki bau yang cukup tajam.

Secara fisik, warnanya kuning kecokelatan dengan tekstur kental. Cara kerjanya berbeda dari lem putih. Tukang harus mengoleskan lem pada dua permukaan yang akan direkatkan. Setelah itu, permukaan dibiarkan beberapa menit sampai setengah kering, lalu ditempelkan dengan tekanan kuat.

Karena bekerja dengan sistem kontak, perekatan awal terasa cepat. Begitu kedua sisi bertemu dan ditekan, material langsung menempel tanpa perlu diklem lama.

Fungsi Lem Kayu Kuning dalam Pekerjaan Kayu

lem kayu kuning

Jenis ini sering digunakan untuk pekrekatan laminasi. Misalnya, tukang memakainya saat memasang HPL ke multiplek. Selain itu, lem ini juga umum dipakai untuk menempel karpet kayu, busa ke papan, atau kayu ke bahan lain seperti besi tipis.

Karena sifatnya fleksibel setelah kering, perekat ini mampu mengikuti pergerakan ringan material. Oleh sebab itu, ia cocok untuk permukaan luas yang tidak menahan beban berat.

Namun, untuk sambungan rangka atau konstruksi yang harus menahan tekanan besar, tukang biasanya memilih lem putih.

Berdasarkan penelitian Wanamukti (2020), keteguhan rekat lem putih mencapai sekitar 27,95 kg/cm², sedangkan lem kuning sekitar 13,78 kg/cm² pada uji karpet kayu. Artinya, dalam pengujian tersebut, kekuatan lem putih hampir dua kali lebih besar.

Cara Menggunakan Lem Kayu Kuning yang Benar

Agar hasil rekat maksimal, tukang perlu mengikuti langkah yang tepat.

  1. Bersihkan permukaan dari debu, minyak, atau serpihan kayu. Permukaan yang kotor akan menurunkan daya rekat.

2. Oleskan lem secara tipis dan merata pada kedua sisi material. Hindari lapisan terlalu tebal karena dapat memperlambat penguapan pelarut.

3. Tunggu hingga permukaan terasa setengah kering. Biasanya lem tidak lagi menempel di jari, tetapi masih terasa lengket.

4. Tempelkan kedua sisi dengan posisi yang sudah tepat. Setelah itu, tekan kuat dan ratakan agar tidak terbentuk gelembung udara. Pada tahap ini, koreksi posisi sulit dilakukan karena daya rekat awalnya cukup kuat.

Dengan prosedur yang benar, hasil tempelan akan lebih rapi dan tahan lama.

Kelebihan Lem Kayu Kuning

Sebelum memilih perekat, penting memahami keunggulannya. Dengan begitu, tukang dapat memaksimalkan penggunaannya sesuai kebutuhan.

Daya Rekat Awal Cepat

Lem ini memiliki daya lekat awal yang kuat. Setelah ditempel dan ditekan, material langsung menyatu tanpa perlu diklem lama. Karena itu, pekerjaan bisa selesai lebih cepat.

Praktis untuk Permukaan Luas

Selain itu, perekat ini sangat cocok untuk pemasangan HPL atau karpet kayu. Tukang cukup mengoleskan secara merata, menunggu beberapa saat, lalu menempelkan dengan tekanan kuat.

Cocok untuk Bahan Berbeda

Tidak hanya kayu ke kayu, lem ini juga bekerja baik pada kombinasi material berbeda, seperti kayu ke besi tipis atau kayu ke laminasi plastik.

Kekurangan Lem Kayu Kuning

Meskipun praktis, setiap produk memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, tukang perlu mempertimbangkan beberapa hal berikut.

Bau Menyengat

Karena berbasis pelarut organik, lem ini mengeluarkan bau cukup tajam. Jika digunakan di ruang tertutup tanpa ventilasi, uapnya bisa mengganggu pernapasan.

Kekuatan Lebih Rendah untuk Sambungan Struktur

Berdasarkan penelitian Wanamukti (2020), nilai keteguhan rekatnya sekitar 13,78 kg/cm². Sementara itu, lem putih mencapai 27,95 kg/cm² dalam pengujian yang sama. Artinya, untuk sambungan kayu yang menahan beban, kekuatannya lebih rendah.

Perbedaan Lem Kayu Kuning dan Lem Putih

Agar tidak salah pilih, memahami perbedaan keduanya menjadi langkah penting. Meskipun sama-sama digunakan untuk kayu, karakter dan cara kerjanya berbeda.

Bahan Dasar

Lem kuning berbasis synthetic rubber dengan pelarut organik. Sebaliknya, lem putih berbasis air (Polyvinyl Acetat–PVAc). Perbedaan ini memengaruhi bau, keamanan, dan teknik aplikasi.

Cara Penggunaan

Lem kuning dioles pada dua sisi dan ditempel setelah setengah kering. Sementara itu, lem putih cukup dioleskan pada satu sisi lalu diklem sampai kering. Karena itu, teknik kerjanya tidak sama.

Kekuatan Rekat

Dalam penelitian yang sama, lem putih menunjukkan nilai hampir dua kali lebih tinggi dibandingkan lem kuning pada aplikasi karpet kayu. Oleh sebab itu, lem putih lebih cocok untuk sambungan kayu yang membutuhkan kekuatan lebih besar.

Keamanan Lem Putih (PVAc) dibanding Lem Kayu Kuning

lem putih

Selain kuat, lem putih juga aman digunakan di dalam rumah. Lem ini tidak beracun, jadi cocok untuk perabot atau perlengkapan rumah, termasuk karpet kayu.

Setelah kering, lem putih membentuk lapisan tipis bening dan keras yang menempel kuat di kayu. Lapisan ini tahan air, minyak, lemak, dan cukup awet. Jadi, perabot yang direkat dengan lem ini akan lebih tahan lama dan tidak mudah rusak.

Untuk hasil terbaik, lem putih sebaiknya dipakai dengan alat press atau klem yang rata. Kalau hanya ditekan manual, kekuatan rekatnya tetap kuat, tapi belum maksimal. Dengan cara yang benar, sambungan kayu akan kokoh dan aman digunakan sehari-hari.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Lem Kayu Kuning?

Jika tukang memasang HPL, karpet kayu, atau menempel bahan berbeda, maka perekat ini menjadi pilihan praktis karena prosesnya cepat dan tidak memerlukan tekanan lama.

Sebaliknya, jika pekerjaan melibatkan sambungan kayu yang menahan beban, seperti rangka atau konstruksi kecil, lem putih lebih disarankan. Selain lebih kuat dalam pengujian, perekat ini juga lebih aman untuk penggunaan interior.

promo produk white agent wa-250
perawatan kayu alami natural oil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here