Mengenal Berbagai Jenis Pembatas Ruangan atau Partisi

0
183
partisi rotan

Harga bahan bangunan dan biaya konstruksi bangunan yang tinggi telah memunculkan berbagai alternatif. Salah satunya adalah partisi. Kini ragam jenis pembatas ruangan telah hadir dengan harga dan kualitas yang berbeda-beda.

Siapa bisa menampik bahwa saat ini biaya untuk membangun rumah sudah sedemikian tinggi? Harga material bangunan adalah salah satu faktor terbesar yang membuat produksi rumah menjadi mahal selain biaya untuk pembelian tanahnya sendiri. Tak jarang, orang sampai mencicil atau memesan sejak awal material bangunan untuk digunakan beberapa tahun kemudian. Misalnya saja material seperti semen, batu-bata, kayu, genteng, dan masih banyak lagi.

Agar lebih hemat, berbagai pilihan alternatif juga kerap diambil. Salah satunya adalah penggunaan partisi atau sekat pembatas ruangan. Partisi menggantikan fungsi tembok atau dinding bagian dalam. Dengan mengurangi biaya pembuatan dinding dan menggantinya dengan partisi, biaya konstruksi rumah bisa kita kurangi. Namun tentu saja, hal ini juga tergantung akan jenis pembatas ruangan yang Anda pilih.

Di artikel ini, lemkayu.net akan secara khusus membahas berbagai jenis partisi tersebut. Jadi pilihan Anda akan semakin banyak dan rumah Anda terlihat menarik sesuai dengan yang Anda harapkan.

Mengenal Beragam Jenis Pembatas Ruangan

Gypsum

Jenis Pembatas Ruangan
CS Lem Kayu

Tipe sekat ruangan yang paling populer di Indonesia adalah pembatas ruangan berbahan gypsum. Bahan ini bisa dibeli dengan harga yang terjangkau. Pemakaiannya juga mudah dan bisa difinish dengan aneka warna. Gypsum juga bisa dibuat mirip tembok biasa sehingga ruangan akan terlihat lebih elegan.

Kaca

Tak semua partisi ditujuan untuk membentuk satu ruangan sendiri yang tertutup dari ruangan lainnya. Ada kalanya, partisi justru berfungsi untuk membatasi ruangan tapi tidak mengisolasinya. Dan karena itulah digunakan jenis pembatas ruangan dari bahan kaca. Bahan kaca yang tembus pandang pun cocok untuk ruangan yang terlalu sempit. Penggunaannya akan menandai batas ruangan tapi tidak membuat ruangan terlihat terlalu kecil.

partisi gelas

Alumunium

Sekat rumah selanjutnya adalah alumunium. Biasanya bahan ini digunakan dalam bentuk rangka dan dipadukan dengan bahan lain seperti kaca. Sistem alumunium sendiri secara umum dinilai menguntungkan. Sebab bahan ini awet dan penggunaannya pun tidak rewel.

Kayu Olahan

pembatas bagus

Ingin hemat? Bila iya, Anda bisa mengandalkan jenis pembatas ruangan yang terbuat dari kayu olahan. Salah satu yang populer digunakan adalah kayu lapis atau tripleks. Harga produk yang lebih murah akan memungkinkan Anda berhemat. Mengenai estetikanya pun Anda tak perlu khawatir. Anda bisa menerapkan beberapa tipe finishing yang akan dibahas di bagian bawah artikel ini.

Kayu Solid

Salah satu partisi yang harganya paling mahal dan bahkan bisa lebih mahal dibanding tembok adalah partisi dari kayu solid. Secara umum, harga kayu solid memang tergolong tinggi. Apalagi kayu solid dari spesies pohon ternama seperti jati dan mahoni. Namun, di balik harganya yang mahal tersebut, tak dapat dipungkiri bahwa keindahan partisi dari kayu solid memang sangat menawan. Jenis sekat ruangan ini juga beragam. Ada yang model permanen di pasang, namun ada juga yang sifatnya portable atau bisa dipindah.

partisi kayu solid

Rotan dan Berbagai Serat Alam

Jenis pembatas ruangan selanjutnya ialah rotan. Rotan sebagaimana yang kita tahu bisa diolah dalam bentuk anyaman atau dipadukan dengan kayu hingga kaca. Penggunaan pembatas ruangan dari jenis ini akan membuat suasana ruangan menjadi lebih artistik sekaligus alami. Rotan sendiri tergolong natural fiber atau serat alam. Dan sebetulnya, selain rotan masih ada banyak jenis serat alam lainnya yang bisa digunakan untuk kebutuhan ini. Namun tentu saja harus ada penyesuaian-penyesuaian tertentu.

Kertas

Jenis pembatas ruangan atau partisi berikutnya adalah kertas. Ya! Rupanya bahan seperti kertas juga bisa digunakan sebagai sekat ruangan. Namun tentu saja wujudnya beda dari kertas yang biasa kita gunakan untuk menulis. Kertas lebih rigid dan juga lebih tahan lama. Di Indonesia, tipe partisi ini masih jarang digunakan. Akan tetapi, di Jepang, partisi ini sudah sering dipakai. Biasanya, bahan kertas tersebut juga digunakan sebagai komponen untuk membuat pintu geser khas Jepang. Sekarang, model partisi ini sudah sangat beragam dan lebih menarik.

Di atas adalah pembagian partisi berdasarkan material yang digunakan. Selain pembagian berdasarkan faktor tersebut, kita juga bisa membagi sekat ruangan menurut transparasinya, yakni:

  1. Partisi transparan, yakni pembatas ruangan yang tembus pandang. Contohnya adalah pembatas ruangan dari kaca.
  2. Partisi semi transparan, yang tembus pandang tapi tidak 100%. Misalnya penggunaan potongan kayu renggang.
  3. Partisi tertutup. Tipe ini sama sekali tidak tembus pandang. Contohnya adalah gypsum dan juga kayu solid.

Agar Partisi Menarik, Aplikasikan Finishing yang Tepat

Beberapa jenis pembatas ruangan, tak bisa dipungkiri terlihat kurang menarik. Tentu saja, rumah akan kurang indah bila kita membiarkannya begitu saja. Namun Anda tak perlu khawatir. Sebab, kita bisa menerapkan proses finishing supaya sekat ruangan tersebut tampak lebih indah.

Beberapa tipe partisi dengan mudah bisa kita cat. Namun untuk jenis yang lain, aplikasi cat akan menyulitkan. Nah, untuk tipe pembatas yang seperti ini, kita bisa menerapkan finishing tempel. Finishing tempel adalah proses finishing menggunakan lembaran pelapis yang cara aplikasinya dengan ditempelkan pada media terkait. Bahannya beragam. Misalnya veneer, PVC, HPL, dan wallpaper berbasis selulosa.

Beda dengan aplikasi cat yang tinggal diaplikasikan dengan kuas hingga roller, aplikasi pelapis seperti disebut di atas membutuhkan bahan perekat khusus. Dan tipe bahan perekat yang diperlukan berlainan sesuai jenis pembatas ruangan tersebut. Contoh:

  1. Untuk aplikasi veneer dan wallpaper berbasis selulosa, Anda bisa menggunakan Crossbond X4. Crossbond X4 adalah lem PVAc (atau kadang disebut PVA) berbasis air. Lem ini didesain untuk perekatan laminasi bahan-bahan organik. Karenanya, pemakaiannya bisa diterapkan untuk menempelkan veneer sampai wallpaper dengan bahan dasar selulosa atau kertas.
  2. Untuk aplikasi PVC hingga HPL, Anda bisa menggunakan Eva Phaethon. Berlainan dengan Crossbond X4, Eva Phaethon ialah lem dengan bahan dasar ethylene vynil acetate. Lem ini bisa digunakan untuk merekatkan berbagai media sintetis termasuk High Pressure Laminate dan Polyvinyl chloride.

Kesimpulan

Pada akhirnya bisa kita simpulkan bahwa penggunaan partisi bisa menjadi alternatif tersendiri di masyarakat. Bagi mereka yang ingin berhemat, bisa dipilih partisi atau sekat ruangan yang harganya lebih terjangkau dibanding pembuatan tembok atau dinding biasa. Namun ingat, dalam aplikasinya, hendaknya diperhatikan juga estetika produk terkait. Anda bisa menerapkan pelapis seperti wallpaper hingga HPL pada aneka jenis pembatas ruangan tersebut. Jangan lupa, gunakan lem yang tepat untuk aplikasi pelapis partisi Anda. Andalkan Crossbond X4 untuk wallpaper dan veneer, dan andalkan Eva Phaethon untuk HPL dan PVC.

Semoga artikel ini bermanfaat ya. Simak terus berbagai informasi menarik lainnya di lemkayu.net.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here