Perbandingan Lem Laminasi Kayu PVAc dan PU yang Paling Kuat

0
28
Perekat kayu laminasi tahan lama

Dalam pembuatan kayu lapis, papan blok, hingga berbagai pekerjaan perekatan lainnya, pemilihan lem laminasi kayu yang tepat sangat menentukan ketahanan laminasi. Tanpa lem yang kuat, lapisan kayu akan mudah terkelupas akibat panas, air, kelembapan, dan tekanan. Karena itu, memahami jenis lem jauh lebih penting daripada sekadar memilih merek.

Saat ini ada dua jenis lem laminasi kayu yang paling sering dipakai industri maupun pengrajin rumahan yaitu PVAc (Polyvinyl Acetate) dan PU (Polyurethane). Keduanya memiliki karakter, kelebihan, dan kekurangan masing-masing. Berikut penjelasannya.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Lem Laminasi Kayu PVAc

Bahan dasar Vinil Asetat (VAc) pertama kali dikembangkan di Jerman pada tahun 1912. Dari bahan inilah lahir lem PVAc, sebuah perekat berbentuk cair, tidak berbau, dan tidak berwarna.

perawatan kayu alami natural oil

Lem PVAc banyak dipakai untuk pembuatan kayu lapis dan panel laminasi karena menawarkan daya rekat yang sangat kuat dan cepat. Ketika terkena panas, sifatnya tetap fleksibel sehingga tidak mudah rapuh. Beberapa keunggulan lain PVAc antara lain:

  1. Mudah digunakan bahkan oleh pemula.

  2. Hasil rekat bersih, glue line tipis dan tidak mengganggu tampilan.

  3. Waktu simpan panjang.

  4. Tahan terhadap jamur dan mikroorganisme.

  5. Tidak meninggalkan noda.

Kekurangannya, jenis PVAc standar kurang tahan air. Namun saat ini sudah tersedia PVAc termodifikasi dengan daya tahan air dan panas yang jauh lebih baik sehingga cocok untuk aplikasi berat.

Jenis Lem Laminasi Kayu Polyurethane (PU)

Lem PU merupakan lem satu komponen yang memiliki karakter lebih padat dan kemampuan tahan air yang tinggi. Lem ini sering dipakai untuk finger joint, laminasi outdoor, hingga konstruksi yang membutuhkan ketahanan cuaca.

Secara umum, PU memiliki kekuatan rekat yang baik dan tingkat ketahanan lingkungan yang sangat kuat. Namun glue line PU cenderung lebih tebal, warnanya lebih gelap, dan membutuhkan teknik aplikasi yang sedikit lebih hati-hati. Proses curing-nya juga bisa menghasilkan sedikit busa sehingga perlu kontrol tekanan yang tepat.

Perbandingan Kekuatan PVAc dan PU

Berdasarkan data pengujian kekuatan sambungan (joint strength), terlihat bahwa lem PVA berada di posisi teratas. Berikut ringkasannya:

data
Dari data tersebut, secara umum PVAc memiliki kekuatan lebih tinggi dibandingkan polyurethane, dengan glue line lebih rapat dan stabil. PU masih unggul dalam hal ketahanan air ekstrem, namun PVAc modern yang sudah dimodifikasi kini mampu menutup gap itu.

Solusi Lem Laminasi Kayu PVAc Modifier Crossbond X4

Jika Anda membutuhkan lem untuk laminasi kayu yang kuat, bersih, mudah digunakan, sekaligus memiliki ketahanan air dan panas lebih baik, pilihan paling seimbang adalah lem PVAc modifier single component seperti Crossbond X4.

Crossbond X4 menggabungkan kekuatan tinggi ala PVAc premium dengan keunggulan formulasi modifikasi yang membuatnya lebih tahan cuaca dan stabil untuk laminasi skala besar. Glue line tetap tipis dan rapi, proses aplikasi mudah, dan hasil laminasi kuat serta tahan lama.

Dengan karakter tersebut, Crossbond X4 menjadi pilihan ideal untuk:

  1. Laminasi kayu solid

  2. Kayu lapis dan panel

  3. Papan blok

  4. Furnitur

  5. Kerajinan kayu

Kekuatan tinggi, hasil halus, dan daya tahan lebih baik menjadikannya solusi paling efisien untuk kebutuhan industri maupun penggunaan profesional.

promo produk white agent wa-250
perawatan kayu alami natural oil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here