Lem untuk Veneer: Jenis Apa yang Bagus di Antara Berbagai Pilihan?

0
4788
lem untuk veneer

lem untuk veneerSalah satu pertanyaan paling mendasar yang sering muncul dalam diskusi mengenai veneer adalah, “Jenis lem apa yang bisa diaplikasikan untuk veneer?”

Kalau hanya untuk diaplikasikan pada macam-macam veneer, sebenarnya lem yang digunakan bisa dipilih dari jenis adhesive apapun. Toh semua adhesive atau lem memiliki fungsi merekatkan meski karakternya berbeda-beda. Oleh karena itu, pertanyaan yang lebih tepat adalah, “Jenis lem apa yang bagus untuk pembuatan veneer?” Di bawah ini akan kami uraikan berbagai jenis adhesive dan efektivitasnya saat digunakan sebagai bahan perekat pembuatan veneer.

5 Lem untuk Veneer dan Efektivitasnya

Lem Kontak Semen (Cement Contact Adhesive)

Lem kontak semen merupakan bahan perekat yang bisa digunakan dalam berbagai keperluan. Lem ini juga merupakan lem permukaan yang bahannya tidak meresap ke dalam media. Saat digunakan sebagai perekat veneer, sifat tersebut cenderung kurang menguntungkan. Masalah lain yang sering muncul adalah kerusakan warna bahan finishing saat veneer difinish atau penguraian lem saat veneer terkena panas. Hal ini disebabkan karena sifat lem kontak yang sensitif pada panas dan bahan finishing (berbasis solvent).

Lem PVA

CS Lem Kayu

Lem PVA menawarkan beberapa sifat yang dapat menutupi kelemahan lem kontak meski juga tak lepas dari kelemahannya. Jenis adhesive ini mampu meresap ke dalam susbtrat media dan membentuk ikatan dari media tersebut. Lem PVA ini juga aman dan ramah lingkungan, serta tak begitu sensitive pada bahan finishing. Bila terjadi kesalahan pengeleman, PVA yang bersifat reversible juga mudah ditangani. Selain itu, harga lem untuk veneer dari jenis PVA umumnya relative lebih terjangkau. Contoh lem PVA yang bagus untuk proses pembuatan vinir adalah Crossbond™ X4. Silahkan hubungi kontak CS kami untuk informasi lebih lanjut.

Lem Epoxy

Salah satu kelebihan lem epoxy sebagai lem untuk veneer kayu adalah kemampuannya mengisi lubang pada bahan veneer. Sayangnya, lem epoksi memiliki harga jauh lebih tinggi dibanding produk lainnya, dapat merusak warna hasil finishing (bleed through), aplikasinya lebih merepotkan karena harus dilakukan pencampuran terlebih dahulu, dan harus cepat digunakan setelah dilakukan pencampuran.

Lem PU

Lem PU atau Polyurethane bisa digunakan sebagai bahan perekat veneer yang terbuat dari bahan tak berpori seperti plastik. Selain itu, lem jenis ini tak direkomendasikan sama sekali.

Urea

Lem untuk veneer berbahan urea adalah salah satu yang paling populer digunakan untuk keperluan pembuatan produk tersebut bersama dengan PVA. Jenis adhesive ini memiliki daya rekat yang baik dan tahan panas. Sedangkan kelemahannya antara lain adalah fungsinya yang menurun drastis bila pada proses clamping tidak dilakukan secara merata 100% pada permukaannya selama setidaknya 4 jam.

Crossbond™ X4
Crossbond™ X4

Mana di antara berbagai lem untuk veneer tersebut yang bagus? Tentu masing-masing dari kita memiliki jawabannya. Tetapi berdasarkan berbagai pertimbangan, lem PVA Crossbond™ menawarkan keunggulan yang lebih baik.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here