Apa itu Lem Kayu Epoxy dan Bagaimana Dibanding Lem Lain?

0
13539
lem kayu epoxy

Meski hanya satu di antara beragam produk serupa di pasaran, lem kayu epoxy sangat menarik dipelajari. Apalagi bila Anda bekerja dalam industri woodworking. Semakin berkembang pengetahuan Anda akan produk-produk adhesive, semakin berkembang pula kualitas produk kayu yang Anda hasilkan.

Namun sebagai awalan mempelajari lem kayu epoxy, baiknya kita mengenal apa itu lem “epoxy”.

Apa itu Epoxy?

Epoxy atau epoksi adalah istilah yang digunakan untuk menunjuk bahan dasar sekaligus hasil pemrosesan resin epoksi. Resin epoxy biasa disebut polyepoxides dan merupakan kelompok prepolymer reaktif yang mengandung gugus-gugus epoksi.

Baca Juga : cara efektif menghilangkan bekas lem fox

Resin tersebut dapat direaksikan sendiri (membentuk ikatan cross linker) maupun direaksikan dengan bahan lain seperti amino dan asam. Bahan lain yang digunakan ini selanjutnya berfungsi sebagai hardener.

Dalam hal pemanfaatannya, epoxy telah lama digunakan manusia. Hingga saat ini, epoksi dikenal sebagai bahan insulator alat elektronik, bahan pembuatan produk-produk metal, hingga adhesive kayu.

Lem Kayu Epoxy sebagai Perekat Struktural

lem kayu epoxySebagai adhesive kayu, epoksi sering dimanfaatkan sebagai engineering adhesive atau lem struktural. Jenis lem ini biasanya digunakan bukan hanya sebagai perekat, tapi juga pengisi gap antar media.

Epoksi sebenarnya juga bisa digunakan untuk keperluan perekatan pada umumnya, dan tidak hanya untuk aplikasi pada kayu. Epoksi bisa diterapkan pada gelas, metal, batu, dan bahan-bahan plastik, maupun kombinasi di antara bahan-bahan tersebut.

Karakter film lem yang terbentuk antara lain tahan panas dan tahan berbagai zat kimia. Lem ini bisa didesain dalam warna solid atau transparan dan disetting agar cepat kering maupun lambat kering. Pengeringan sendiri bisa dilakukan pada suhu ruangan. Meski beberapa lem dari bahan epoksi harus dikeringkan dengan sinar ultraviolet.

Sekilas Lem Kayu Epoxy Dibanding Lem lainnya

Meski memiliki beberapa keunggulan, tapi sebagaimana berbagai produk lain pada umumnya, epoksi pun memiliki beberapa kelemahan. Apalagi epoksi memang bukan produk khusus untuk lem kayu.

Dibanding berbagai adhesive lain, fungsi epoksi lebih spesifik. Misalnya sebagai bahan perekat untuk laminasi, lem kayu epoxy tak akan menghasilkan kualitas yang bagus karena berpotensi menciptakan film di antara kedua media. Hal yang berbeda ditunjukkan lem Crossbond™ X4 yang akan membuat kayu benar-benar melekat tanpa ada gap akibat film lem di antaranya. Aplikasinya pun lebih mudah dibanding epoksi. Dan ketika terjadi kesalahan, lebih mudah untuk diperbaiki.

Kelemahan lainnya lem kayu epoxy adalah sifat filmnya yang cenderung lebih keras dan kurang fleksibel. Hal ini membahayakan karena dapat membuat perekatan gagal akibat retaknya sambungan pada lem tersebut. Selain itu, dari segi ongkos produksi dan daya rekat lemnya pun, secara umum lem berbahan epoksi memiliki performa lebih buruk dari Crossbond™.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here