Memilih Kayu dan Lem Kayu untuk Finger Joint yang Paling Tepat!

0
1547
finger joint

Kala kita mengolah sebuah produk, pengaplikasian wood joinery harus dipertimbangkan masak-masak. Selain memperhatikan ketepatannya dengan struktur desain yang akan diwujudkan, dua hal lain yang perlu diperhatikan ialah jenis kayunya dan lem yang dipakai. Untuk finger joint, berikut ini beberapa jenis kayu yang cocok diterapkan serta lem kayu untuk finger joint yang tepat.

finger joint

Jati

Dengan kualitasnya yang tak perlu diragukan lagi, jati menjadi salah satu kayu yang banyak digunakan manusia. Kayu ini pun bisa disambungkan dengan beragam tipe sambungan kayu, termasuk tentu saja box joint atau finger joint.

Pinus

Memiliki tampilan khas dan harga terjangkau, pinus menjadi salah satu favorit dalam industri woodworking. Aplikasinya sendiri tergolong mudah karena kayu ini tidak begitu keras. Sehingga desain seperti sambungan finger joint pun bisa diterapkan dengan mudah untuk material ini.

pinus (2)

Kayu Kenari

Walnut atau kayu kenari juga termasuk kayu yang bisa disambungkan dengan baik menggunakan desain finger joint. Kayu ini memiliki tampilan khas pada warnanya dan secara umum mempunyai kualitas yang bagus.

Eboni

Eboni merupakan kayu dengan tampilan khas warna hitamnya. Kayu ini juga merupakan salah satu kayu yang mudah diolah sehingga desain sambungan seperti finger joint.

eboni

Di luar kayu-kayu yang disebut di atas, tentu masih ada banyak kayu lainnya yang menunjukkan performa baik kala disambungkan dengan desain finger joint. Misalnya saja kayu cedar, kayu mahohi, maple wood, dan sebagainya. Yang sebenarnya berpengaruh ialah karakter kayu tersebut seperti kemudahannya dibentuk dan kembang susutnya. Ini penting karena finger joint memiliki desain yang terbilang cukup rumit dengan banyaknya jari-jari yang harus dibentuk.

Lem Kayu untuk Finger Joint juga Harus Tepat

Selain persoalan kayu, hal lain yang perlu diperhatikan ialah lem yang digunakan. Secara umum, lem harus memiliki daya rekat yang kuat dan bisa digunakan tanpa menghasilkan lapisan film lem maupun glue line. Dengan demikian, sambungan finger joint akan kokoh dan tampak menarik. Kedua faktor di atas krusial karena menentukan harga sebuah produk.

Sayangnya, seringkali faktor lem diabaikan begitu saja. Padahal, kekuatan sambungan finger joint sangat dipengaruhi oleh dua hal. Yang pertama adalah ketepatan ikatan antar “finger” pada sambungan tersebut. Dan yang kedua adalah lemnya. Bila adhesive kurang berkualitas, tentu hasilnya perekatan juga tidak maksimal.

lem kayu untuk finger joint

Untuk memilih lem yang tepat sendiri, memang bisa disebut gampang-gampang susah. Adhesive yang kami sarankan ialah Crossbond. Lem kayu untuk finger joint ini memiliki performa yang sangat baik pada berbagai aspek mulai dari kekuatan hingga estetika hasil akhir sambungan. Penggunaannya akan mendukung produk kayu dengan kualitas yang baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here