Cara Membuat Talenan Kayu Super Kreatif

0
476
talenan kayu yang food grade dan diaplikasi dengan lem crossbond

Siapa tak kenal talenan kayu? Selain bisa digunakan untuk memasak, alat ini juga bisa dijadikan hiasan. Dan, terlepas dari fungsi alat tersebut, kami punya 3 tips agar produk talenan Anda terlihat menarik.

Sejak era berburu meramu hingga sekarang, kayu masih digunakan untuk membuat rumah, perabot, hingga dekorasi. Bandingkan saja dengan material lain seperti kerang dan batu. Meski dulu banyak digunakan, kedua pelahan ditinggalkan dan digantikan oleh bahan yang lain.

Penggunaan kayu masuk ke semua lini kehidupan. Tak terkecuali, penggunaan kayu untuk membuat talenan.

Bagi sebagian orang, talenan hanyalah barang kecil yang tak berarti. Namun, bagi sebagian yang lain talenan adalah pelunag bisnis jutaan hingga milyaran rupiah. Contohnya saja Mella. Dikutip dari Ayobandung, gadis lulusan desain grafis itu mampu menjalankan suatu bisnis yang cukup konsisten dengan pendapatan yang lebih dari cukup sebagai pemula.

kusen intu rayapan, atasi dengan pengawet kayu ampuh ini

Tak mengherankan sebetulnya, sebab talenan memang hampir selalu digunakan di setiap rumah. Apalagi saat ini juga sedang trend talenan hias yang membuat demand akan produk tersebut semakin meningkat.

2 Fungsi Talenan Kayu

1. Perlengkapan Dapur

Fungsi utama talenan adalah untuk membantu aktivitas memasak di dapur. Seperti yang kita tahu, alat ini diandalkan untuk alas saat memotong bahan makanan. Penggunaan alas sendiri ditujukan agar bahan makanan dan meja dapur lebih higienis.

Pada masa lalu, hampir semua talenan adalah benda yang food grade dan aman digunakan. Di era modern seperti sekarang, banyak produk talenan yang kurang aman. Sebab pihak produsen menggunakan bahan toksik yang terdapat pada lem maupun cat. Oleh sebab itulah, isu keamanan masih menjadi masalah yang perlu diperhatikan pada pembuatan talenan untuk memasak.

Baca Juga:  8 Ide Memanfaatkan Kayu untuk Hasilkan Benda Menarik

2. Dekorasi

Ya, talenan juga bisa digunakan untuk kebutuhan dekorasi. Ide ini sudah diimplementasikan sejak beberapa waktu yang lalu kala trend shabby chic sedang tinggi-tingginya.

Oleh karena difungsikan sebagai hiasan, talenan kayu yang dibuat umumnya tidak diproduksi dengan standar keamanan food grade. Malah, kayu yang digunakan pun tak perlu memiliki ketahanan pada air.

Yang penting diperhatikan untuk kebutuhan ini adalah estetika. Selain menerapkan warna-warna yang cantik, pengrajin juga bisa menggunakan:

1. Manik-manik
2. Pita
3. Bunga
4. Kain renda
5. Tali pengikat

Hiasan talenan bisa diletakkan di rak maupun digantungkan di dinding. Atau, pengrajin juga melukisi permukaan talenan agar terlihat lebih estetik.

Cara Membuat Talenan Kayu yang Lebih Menarik

Seperti diterangkan di atas, talenan bisa digunakan setidaknya untuk 2 kebutuhan. Yang pertama untuk membantu proses memasak, dan yang kedua sebagai produk dekorasi.

Namun, apapun fungsi talenan yang dimaksud, proses pembuatan talenan juga perlu lebih memerhatikan estetika. Dan untuk keperluan tersebut, kami memiliki 3 tips pembuatan talenan yang bagus.

1. Teknik Laminasi

Jenis talenan ini, biasnaya menampilakan warna kayu yang berselang-seling dengan harmonis. Warna tersebut tidak berasal dari cat. Sebab, produk talenan itu didesain sebagai perabot dapur yang harus food grade (kebanyakan cat kayu tidak food grade).

Tampilan warna selang-seling tersebut adalah hasil dari teknik laminasi. Pada dasarnya, talenan seperti ini dibuat dari potongan kayu yang lebih kecil. Setelah itu, kayu direkatkan satu sama lain dengan lem kayu yang aman.

Supaya hasilnya bagus, potongan kayu sengaja dipilih dari warna yang berbeda. Misal, mengombinasikan antara potongan kayu teras yang lebih gelap dan potongan gubal yang lebih terang. Lengkapnya, berikut ini gambaran pembuatan talenan kayu laminasi.

Baca Juga:  Karakteristik Kayu Cempaka dan Perbandingannya dengan Kayu Lain

1. Perancangan desain, termasuk penetapan ukuran talenan dan ukuran tiap potongan kayu
2. Pemotongan kayu menurut ukurannya
3. Perekatan dengan lem Crossbond. Oleskan Crossbond di salah satu sisi kayu dan rekatkan dengan potongan kayu lainnya.
4. Lakukan terus-menerus hingga semua potongan kayu menjadi satu.
5. Gunakan clamp press hingga area pengeleman sudah kering dan stabil.

2. Lukis dan Decoupage Khusus untuk Talenan Kayu Hias

Khusus untuk talenan hias, pengrajin biasanya membuat produk tersebut lebih menarik dengan melukisnya. Selain melukis, aplikasi decoupage pun juga bisa dilakukan.

Apa itu decoupage? Singkat kata, decoupage adalah suatu teknik tempel disatukan dan dicoating. Caranya, seperti berikut ini.

1. Pilih napkin decoupage yang bagus. Sediakan juga varnish atau cat kayu bening water based serta lem decoupage Ultra Phaethon.
2. Tempelkan napkin decoupage pada permukaan talenan dengan Ultra Phaethon.
3. Biarkan mengering.
4. Lapisi dengan varnish bening. Dengan pelapisan, gambar yang ditempel seolah-olah merupakan gambar hasil lukisan.
5. Biarkan varnish mengering. Setelah kering amplas dengan pelan. Ulangi sekiranya masih diperlukan, misalnya agar permukaan talenan terlihat lebih glossy.

Di Mana Menemukan Lem untuk Pembuatan Talenan Kayu?

Bagi Anda yang tertarik dengan bisnis talenan, baik yang biasa atau yang hias, Anda bisa mendapatkan lem yang berkualitas untuk kebutuhan tersebut. Melalui website ini, Anda bisa mendapatkan adhesive sesuai dengan kebutuhan Anda.

Adhesive yang kami sarankan adalah Crossbond. Lem Crossbond adalah lem polyvinyl acetate water based. Bukan hanya kuat dan aman, lem ini juga mudah digunakan. Menarik, bukan? Yuk, dapatkan lem Crossbond untuk produk talenan kayu Anda yang berkualitas.

 

perlindungan extra furniture kayu dengan pengawet kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here