Hindari Bahan Non Organik, Gunakan Selalu Meja Kayu!

0
913
meja kayu

Dibanding bahan plastik atau bahkan stainless steel, kayu tetap menjadi material terbaik untuk pembuatan meja. Mengapa demikian? Apa saja kelebihan meja kayu? Apa kekurangannya? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Mengapa Kayu?

Kita tak tahu apa yang sebetulnya terjadi pada berabad-abad yang lampau. Tapi kita memiliki beberapa indikasi untuk menduga bagaimana kehidupan berlangsung pada masa lalu. Beberapa di antaranya adalah indikasi bagaimana moyang kita telah sejak dulu memanfaatkan kayu untuk kebutuhannya. Alasannya tak mengejutkan. Bagaimanapun, kayu adalah bahan padat yang sangat mudah didapat selain batu. Kayu mudah dibentuk dan bisa dipakai untuk beragam kebutuhan. Tak mengherankan bahwa sejak masa lalu, manusia sudah begitu akrab dengan kayu.

Kini, ketika era modern sudah berlangsung, kita melihat adanya reduksi pemakaian kayu. Dinding rumah tak lagi terbuat dari kayu, begitupun alat-alat makan. Namun di balik arus deras pemanfaatan bahan non kayu, banyak pihak yang masih mengandalkan material tersebut. Beberapa industri juga masih sangat mengandalkan kayu meski bahan lainnya sudah banyak ditemukan. Misalnya saja industri furniture. Aneka produk furniture masih memanfaatkan kayu sebagai produk unggulannya. Padahal sudah ditemukan aneka bahan lain seperti logam stainless steel, plastik, hingga natural fiber.

Di antara berbagai produk tersebut, meja menempati salah satu mebel yang banyak terbuat dari kayu. Meja dari bahan kayu sendiri memiliki berbagai kelebihan di antara meja dari bahan lainnya.

Kelebihan Meja Kayu Dibanding Meja Lainnya

CS Lem Kayu

1. Dari segi estetika, secara umum meja dari bahan kayu lebih baik dari meja bahan lain. Kayu secara alami mampu menampilkan keindahan yang sangat khas. Keindahan tersebut muncul sebagai perpaduan antara warna dan pola serat kayu. Apalagi beberapa kayu yang keindahannya diakui sebagai sangat baik seperti kayu ebony, kayu mahony, kayu jati, sampai kayu yang memiliki tampilan unik seperti kayu pinus.
2. Lebih alami. Kayu bagaimanapun juga merupakan bahan organik. Karenanya ia bisa membawa suasana alami yang lebih hangat ketika digunakan.
3. Tak kalah kokoh. Kayu meskipun merupakan bahan organik, memiliki kekokohan yang tak kalah baik. Kayu-kayu kelas I seperti jati bahkan sangat tahan lama dan bisa memikul beban yang sangat berat.

penebangan hutan

Di antara berbagai kelebihan itu, kelebihan utama meja kayu memang terletak pada poin nomor dua, yakni terkait kealamiannya. Selain bisa menimbulkan kesan yang natural, bahan organik ini juga akan mendukung upaya pelestarian alam.

Kini, bumi memang sedang sakit. Salah satunya karena pemanfaatkan bahan anorganik yang susah diuraikan seperti plastik. Pemakaian plastik pun menimbulkan limbah yang membahayakan alam. Dengan kata lain, pemanfaatan kayu untuk pembuatan meja dan furniture lain perlu digalakkan. Tapi tentu dengan sistem yang imbang, di mana pohon juga harus banyak ditanam sehingga bumi senantiasa hijau.

Apakah Meja Kayu Pasti Mahal?

Apakah meja yang terbuat dari kayu pasti lebih mahal? Jawabannya tidak selalu. Ada kalanya meja dari bahan ini lebih murah. Namun memang harus diakui bahwa dibanding bahan-bahan seperti plastik, meja dari bahan kayu lebih tinggi. Perbedaan tersebut cukup signifikan sehingga banyak konsumen yang lebih memanfaatkan meja plastik. Padahal, pemakaian meja plastik, seperti telah dijelaskan sebelumnya berpotensi menambah sampah di bumi yang sulit diurai.

meja kayu daur ulang

Lantas solusi apa yang bisa diambil?

Tersedia Juga Kayu Olahan

Seperti bahan atau material lainnya, kayu juga bisa didaur ulang. Misalnya serpih kayu yang bisa diremukkan lalu disatukan lagi menjadi satu bentuk papan yang direkatkan dengan bahan khusus. Kayu seperti ini disebut kayu olahan atau engineered wood. Siapa sangka bahwa kayu olahan merupakan solusi untuk dua masalah sekaligus?

Pemakaian kayu olahan sebagai bahan meja kayu akan membuka alternative yang lebih murah bagi masyarakat. Jadi mereka bisa menghindari pemakaian meja plastik yang kurang menarik dan tak ramah lingkungan. Selain itu, kayu olahan juga bisa mengurangi penebangan kayu solid yang demikian masif. Bahan ini juga sangat eco friendly karena terbuat dari produk kayu tak terpakai untuk kemudian dimanfaatkan kembali.

meja veneer

Sampai saat ini, sudah banyak meja kayu yang terbuat dari kayu olahan. Jenis-jenis kayu olahannya sendiri sangat beragam, antara lain adalah:

MDF dan HDF

MDF (medium density fiberboard) dan HDF (high density fiberboard) adalah kayu olahan dari kategori yang sama, yakni fiberboard. Fiberboard sendiri merupakan engineered wood yang dibuat dengan suatu proses khusus, Bila dibandingkan, HDF memiliki kekuatan yang lebih baik dibanding MDF karena densitasnya lebih tinggi.

Kayu Lapis: Triplek dan Multipleks

Bahan kayu olahan berikutnya yang banyak dipakai untuk membuat meja adalah plywood atau kayu lapis. Kayu seperti ini dibuat dari potongan lebar kayu yang sangat tipis kemudian direkatkan satu sama lain. Berdasarkan jumlah lapisannya ini, dikenal tripleks yang lapisannya lebih sedikit dan multipleks yang lapisannya lebih banyak.

Blockboard

Blockboard merupakan kayu yang terbuat dari blok-blok tersendiri. Dibanding kayu olahan yang lain, engineered wood ini memiliki kekuatan ekstra karena strukturnya. Di antara berbagai blockboard yang terkenal adalah teakboard di mana bagian teratasnya memanfaatkan kayu jati.

Particle

Particle board merupakan salah satu jenis engineered wood dengan kualitas paling rendah. Meski demikian, produk ini memberikan kompensasi berupa harganya yang paling murah. Particle board memiliki sifat yang sangat mudah menyerap air sehingga strukturnya menjadi tidak stabil.

Kombinasi

Berbagai bahan di atas tak jarang dikombinasikan bersama saat dipakai untuk membuat meja. Contohnya saja, pengkombinasian antara MDF dengan blockboard untuk membuat aneka furniture.

Menghasilkan Meja Kayu dengan Veneer dan Crossbond X4

lem untuk dinding kayu

Aplikasi kayu olahan memang bisa menghindarkan kita dari pemakaian meja plastik. Tapi bagaimana dengan cara finishingnya? Perlu diketahui, proses finishing untuk kayu jenis ini beda dengan kayu solid yang biasa kita kenal. Secara umum, meja dari engineered wood banyak yang lebih sulit difinish dengan bahan cat konvensional.

Untungnya, saat ini sudah dikenal teknik aplikasi finishing tempel. Berbeda dengan finishing memakai cat, teknik finishing tempel adalah teknik finishing yang memanfaatkan suatu lembaran untuk direkatkan di atas medianya. Teknik ini bisa menjadi solusi pada kayu olahan yang sulit dicat. Untuk merekatkan bahannya sendiri Anda bisa memakai Crossbond. Sedangkan pelapisnya bisa digunakan veneer.

veneer

Veneer adalah pelapis dari kayu alami yang dipotong sangat tipis. Veneer banyak terbuat dari kayu dengan keindahan yang baik seperti jati. Jadi, ketika veneer diaplikasikan pada MDF, kekurangan MDF pada aspek estetika bisa ditutupi dengan pemakaian pelapis tersebut.
Menarik bukan? Tapi ingat, gunakan selalu lem Crossbond X4 untuk merekatkan veneer pada meja kayu olahan. Lem yang bagus senantiasa dibutuhkan agar veneer tak muda mengelupas dan teraplikasikan dengan baik.

Semoga bermanfaat.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here