Tips Olah Kayu Bekas dan Pilihan Lem untuk Kayu Bekas yang Bagus

0
1350
kayu bekas panel

Apakah mengelem kayu bekas sama saja dengan mengelem kayu baru? Tentu saja ada perbedaan yang harus diperhatikan. Karena itu, memilih lem untuk kayu bekas pun tak bisa dilakukan secara asal.

kayu bekas panel

pagar tampil baru dengan Orchid

Penggunaan kayu bekas dalam industri pengolahan kayu sebenarnya bukan ide yang asing diaplikasikan. Malah, sudah banyak perusahaan yang berkecimpung di bidang tersebut. Ada banyak alassan dan keuntungan dengan aplikasi kayu bekas seperti:

Environmentally Friendly

Kayu bekas bukan kayu yang berasal dari pohon yang baru saja ditebang. Sehingga pemanfaatannya diharapkan bisa meminimalisir penebangan yang marak terjadi.

Punya Visual Unik

Tak bisa dipungkiri, banyak yang menjadi fans kayu bekas karena jatuh cinta dengan keindahan material tersebut.

Alternatif Membeli Kayu Baru

Banyak regulasi saat ini yang mendorong pendaur-ulangan kayu-kayu bekas. Membeli kayu yang masih fresh pun sekarang lebih sulit dilakukan. Apalagi kayu berusia tua dan lebar. Penggunaan kayu bekas, sedikit banyak akan mengatasi masalah ini.

kursi kayu bekas

Meski demikian, penggunaan kayu bekas memberikan tantangan tersendiri. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan seperti:

Tak Semua Bagian Bisa Digunakan

Umumnya, pada sebuah papan atau bentuk kayu bekas yang lain, tak semuanya bisa diolah lebih lanjut. Kerusakan di sana-sini bukanlah hal yang aneh terjadi. Beberapa bagian biasanya rusak karena jamur, sedangkan bagian yang lain bisa saja rusak karena sebab-sebab seperti fisik benturan.

Harus Hati-hati dengan Penggunaan Paku

Tak jarang, substrat kayu bekas yang digunakan lebih rapuh dibanding kayu baru. Sehingga penggunaan paku pun harus benar-benar hati-hati dilakukan.

Baca Juga:  Jual Lem untuk Wooden Craft yang Bagus Tapi Terjangkau

Permukaan yang Kotor dan Bisa Jadi Tak Aman

Terpapar debu, sinar matahari, dan berbagai hal lainnya bisa menyebabkan kerusakan pada kayu bekas. Hal ini akan menyulitkan proses pengolahan yang harus dilakukan. Belum lagi faktor keamanan bila ada bakteri yang bersarang.

Tantangan Mengelem Kayu Bekas

Di atas telah disebutkan 3 tantangan yang kemungkinan besar harus dihadapi saat menggunakan kayu bekas. Berbagai hal di atas bisa menyebabkan proses produksi menjadi tidak lancar. Salah satunya adalah pada tahap pengeleman.

Proses pengeleman membutuhkan kondisi ideal. Misalnya terkait dengan permukaan kayu yang kasar dan kotor. Ada baiknya, sebelum dilem, kayu bekas diamplas terlebih dahulu agar cat, kotoran, hingga serabut-serabut kayunya bisa dihilangkan. Berikutnya yang tak kalah penting adalah aplikasi adhesive yang cocok untuk material seperti ini.

lem untuk kayu bekas crossbond

Aplikasi Lem untuk Kayu Bekas Harus Tepat

Memilih lem untuk kayu bekas bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan. Banyak lem di pasaran yang bagus ketika diaplikasikan untuk kayu baru, namun tak memiliki performa serupa saat diterapkan pada kayu lama.

Crossbond menjadi satu dari segelintir lem untuk kayu bekas yang bisa diandalkan. Sebab selain memang stabil pada berbagai permukaan kayu, Crossbond juga memiliki daya rekat dan ketahanan yang baik. Kedua poin ini akan membuat produk kayu yang dihasilkan lebih kokoh sekaligus awet.

produk kayu bekas

sambut ramadhan bersama biovarnish

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here