Mengenal Jenis-jenis Furniture dan Adhesive Terbaik untuk Pembuatannya

0
941
furniture garden

Dari garden furniture hingga mebel kantor, ternyata furnitur bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Apa saja jenis-jenis furniture tersebut dan apa adhesive yang tepat digunakan dalam pembuatannya?


Jenis-jenis Furniture

Di taman, di rumah, hingga di sekolah-sekolah, ada satu perabot yang hampir selalu ditemukan tanpa kecuali. Perabot itu bernama furniture atau sering juga disebut sebagai mebel. Meskipun demikian, bila Anda amati lebih lama dan membandingkannya satu sama lain, Anda akan menemukan perbedaan yang cukup signifikan antar berbagai mebel tersebut. Tentu bukan bentuknya yang kami maksud. Misalnya, cobalah bandingkan antara mebel yang terletak di taman dan mebel yang diletakkan di dalam rumah. Amati desain yang diterapkan, kayu yang diaplikasikan, hingga bahan-bahan pembuat furniture tersebut. Atau, perhatikanlah perbedaan antara mebel di rumah Anda dengan mebel yang digunakan di kantor-kantor seperti bank, sekolah, hingga perusahaan. Akan ada perbedaan yang teramati dari berbagai aspek.

Bisa dikatakan, mebel memang terbagi menjadi beberapa jenis berdasarkan lokasi atau tempatnya. Sampai saat ini, diakui bahwa mebel bisa dibedakan menjadi 3 berdasarkan lokasi penempatannya. Di bawah ini, kami akan jelaskan ketiga varian furniture tersebut.

Jenis-jenis Furniture Berdasarkan Lokasi Penempatannya

Mebel Kantor (Office Furniture)

CS Lem Kayu

Jenis mebel ini secara khusus dibuat untuk kepentingan kantor. Karena itu, bila Anda perhatika, Anda akan sering menemukan fakta bahwa mebel-mebel ini dibuat dengan desain minimalis namun modern dan dinamis. Selain itu tak jarang pula bahan pembuatnya adalah MDF atau engineered wood yang dilapisi dengan pelapis seperti veneer dan HPL. Hal tersebut membuat harga produk menurun karena bahan-bahannya yang lebih terjangkau. Ukuran pembeliannya juga biasanya “set”. Contoh mebel-mebel kantor antara lain meja, kursi, rak, almari, hingga desk.

furniture rumah tangga

Mebel Rumah Tangga

Mebel rumah tangga adalah kesemua mebel yang digunakan untuk kebutuhan personal. Karenanya, variasi desain mebel ini sangat beragam dari yang modern minimalis sampai yang bergaya klasik Eropa. Jenisnya pun sangat beragam mulai dari kitchen set, kursi, meja, almari,hingga tempat tidur. Mebel-mebel seperti ini bisa dijual satuan atau per set.

Mebel Kebun (Garden Furniture)

Mebel kebun adalah mebel yang didesain untuk aktivitas outdoor sekaligus mempercantik taman. Mebel ini biasanya berupa meja dan bangku taman, memiliki ukuran besar, terbuat dari kayu-kayu khusus untuk eksterior, dan difinish dengan bahan finishing untuk luar ruangan. Ancaman kerusakan akibat diletakkan di kondisi outdoor adalah tantangan terbesar bagi pembuat garden furniture.

Jenis-jenis Furniture Berdasarkan Proses Pembuatannya

Selain dapat dibedakan berdasarkan penempatannya, rupanya variasi atau macam mebel juga bisa dibedakan berdasarkan pembuatannya.

1. Mebel Baru
2. Mebel Lama

Mebel baru adalah mebel yang keseluruhan bahannya dibuat dari bahan baru. Sedangkan mebel lama adalah mebel yang dibuat sebagian atau seluruhnya menggunakan bahan lama. Mebel lama bisa dibedakan lagi menjadi mebel antik dan mebel reproduksi atau daur ulang.
Penting diingat, pembagian ini tidak didasarkan pada penampakan mebel secara superfisial. Pasalnya, tampilan produk seringkali dipengaruhi finishing yang diaplikasikan, bukan sifat bahan yang digunakan. Contoh, sebuah mebel baru bisa nampak tua namun sebenarnya masih baru. Penampakan tuanya sendiri memang disengaja untuk menciptakan daya tarik tersendiri.

lemari antik

Memilih Jenis-jenis Furniture yang Tepat Sesuai Kebutuhan

Apa saja keuntungan yang bisa didapat dari mengetahui jenis-jenis furniture seperti di atas? Eits jangan salah. Dengan setidaknya mengetahui pemahaman dasar mengenai berbagai macam mebel, kita bisa mendapat manfaat luar biasa besar. Bayangkan saja misalnya Anda hendak memilih furniture untuk diletakkan di taman. Kebanyakan orang awam, tak begitu memperhatikan bahwa furniture untuk taman berbeda dengan furniture interior. Akibatnya, seringkali mebel-mebel untuk indoor malah diletakkan di bawah terik matahari. Ketika terjadi kerusakan, tak jarang orang-orang menyalahkan kualitas produk tersebut.

Persoalan seperti di atas dapat dicegah bila sejak awal dipahami bahwa jenis mebel berlainan. Dengan pengetahuan ini, kita jadi tahu bahwa ada beragam jenis furniture yang karakternya berbeda-beda, dan karenanya fungsinya pun berbeda. Sebab selama ini, orang awam hanya membedakan mebel berdasarkan bentuknya saja. Misal membedakan meja dengan kursi, almari, hingga tempat tidur. Dengan memahami bahwa ada perbedaan antara garden dan indoor furniture, kita pun bisa membeli produk yang tepat.

Dari segi finansial, pencegahan seperti ini sangat krusial untuk menyelamatkan Anda dari kerugian besar. Anda tak harus menghadapi kerusakan pada mebel indoor yang dijadikan sebagai garden furniture. Selain itu, Anda juga tak akan mudah diperdaya saat membeli mebel di toko-toko. Anda pun bisa menanyakan furniture dengan spesifikasi yang jelas kepada penjual furniture. Misal, Anda ingin membeli garden furniture, maka Anda bisa menanyakan:

1. Apakah kayu yang dipakai adalah kayu yang tahan terhadap hujan hingga jamur?
2. Apakah cat yang diterapkan adalah cat untuk eksterior?

Begitu pula saat Anda hendak membeli produk furniture kantor, Anda perlu memperhatikan:

1. Bahan pembuat mebel, biasanya yang dari kayu olahan lebih hemat
2. Bahan finishing atau cat yang diaplikasikan pada mebel haruslah bahan finishing untuk eksterior
3. Karakter desain mebel. Untuk kebutuhan kantor, umumnya desain yang dicari adalah desain yang efektif sekaligus efisien.

Jenis-jenis Furniture

Hal-hal seperti di atas sangat penting dan pastinya akan bermanfaat besar bagi Anda.

Apa Lem yang Tepat untuk Furniture Anda?

Bagi pembeli, memperhatikan jenis-jenis furniture seperti dijelaskan jelas sangat penting. Tapi bagaimana dengan pihak produsen dan penjual? Jelas jawabannya juga sama pentingnya. Telah dijelaskan di atas, bahwa tiap jenis mebel punya karakter masing-masing yang memang didesain sedemikian adanya untuk menunjang fungsi tiap produk. Contoh, mebel taman dibuat dari kayu jati agar produk tersebut awet meski terkena panas matahari hingga terguyur hujan. Jadi bagi para produsen, penting sekali diupayakan hal-hal seperti kualitas produk kayu yang digunakan.

Selain kayu, hal lainnya yang tak kalah penting diperhatikan adalah lem atau bahan perekat. Kebanyakan produsen mebel apalagi yang masih awam, sering hanya fokus pada bahan finishing atau cat yang dipakai. Mereka sudah paham bahwa bahan finishing atau cat bisa dibedakan menjadi cat interior dan eksterior. Jadi untuk mengecat garden furniture, idealnya digunakan cat eksterior.

Tapi selain cat, yang tak kalah penting diperhatikan adalah lem atau bahan perekat. Adhesive memiliki formula yang beragam. Tak hanya dibedakan berdasarkan eksterior atau interior, lem juga punya fungsi sendiri-sendiri.

Agar lebih mudah, gunakan panduan di bawah ini untuk memilih lem yang tepat untuk mendukung pembuatan jenis-jenis furniture Anda:

1. Perhatikan formulasi dasar lem, apa cocok dengan bahan yang akan dilem? Misalnya, untuk perekatan kayu dan kayu, lem yang cocok adalah lem Crossbond. Sedangkan untuk perekatan HPL dengan kayu, lem yang cocok adalah lem Eva Phaethon.
2. Perhatikan fungsi spesifik lem. Apakah adhesive tersebut untuk perekatan laminasi atau konstruksi?
3. Perhatikan rekomendasi pemakaian produk (indoor atau outdoor).

Setelah itu, barulah perhatikan keamanan, daya rekat, harga,hingga efek lem pada keamanan. Dari aneka kriteria ini, Anda bisa menghasilkan jenis-jenis furniture menurut fungsinya masing-masing dengan lebih tepat.

lem untuk dinding kayu

Semoga bermanfaat.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here