Desain Akhir Produk Serta Tutorial Finishing dan Pemasangan Pagar

0
109
tutorial pasang pagar

Pada artikel sebelumnya “Cara Pasang Pagar Sendiri“, kita telah sampai pada langkah pemasangan kayu rail. Selanjutnya, pada tutorial pemasangan pagar ini, kita tinggal menerapkan desain akhir dan juga bahan finishing yang tepat.

Menerapkan Desain Pagar

Pada dasarnya, ada sangat banyak (bahkan mungkin ribuan) desain pagar yang bisa diikuti. Jadi, ada baiknya Anda tahu terlebih dahulu desain pagar yang ingin Anda terapkan.

Untuk contohnya, silahkan perhatikan gambar dan simak penjelasannya berikut ini.

tutorial pasang pagar
Image: millardlumber.com/HowTo/fence/fence.htm
  1. Desain pagar seperti diperlihatkan pada gambar 10 adalah desain pagar dengan fungsi utama untuk membatasi. Secara umum desain ini mudah dibuat namun tidak memberikan estetika dan privasi bagi pemiliknya. Bila Anda ingin menandai tanah Anda, desain seperti ini cocok diterapkan.
  2. Desain pagar pada gambar 11 memiliki fungsi pembatasan namun terlihat lebih indah dibanding contoh pertama. Pagar seperti ini adalah contoh pagar klasik pedesaan di mana kita bisa mempercantiknya dengan menanam bebungaan.
  3. Pagar pada gambar 12 adalah pagar dengan fungsi utama memberikan privasi. Bila Anda tinggal di perkotaan dan ingin halaman yang terpisah dari hiruk-pikuk jalanan, maka desain ini cocok untuk diterapkan.
  4. Silahkan pilih dengan baik desain pagar yang hendak Anda pilih. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan Anda memasangnya.
  5. Meski desain pagar tersebut berbeda-beda, namun kayu rail bagian bawah sebaiknya dipasang 5 cm dari permukaan tanah. Hal ini akan menurunkan resiko kayu rail membusuk akibat kelembaban udara dari bawah.
  6. Gambar ke 13 memperlihatkan bahwa tiap desain pagar memiliki rancangan yang serupa, yakni bagian rail atas, tengah, dan bawah. Namun dengan tambahan disana-sini, pagar terlihat mnjadi begitu berlainan.
  7. Bila Anda ingin bermain-main dengan pagar dekoratif yang cantik, terapkan pagar pada gambar 11. Tambahkan desain yang sekiranya bisa membuatnya terlihat lebih apik.
  8. Bila Anda ingin membuat pagar dengan desain anyaman seperti pada gambar 16, hindarilah menggunakan kayu yang punya banyak knot. Knot atau mata kayu menyebabkan kayu mudah retak dan patah ketika kita mencoba memosisikannya pada pola anyam.
  9. Desain pagar yang cantik tidak begitu sulit untuk diterapkan. Ingin tahu contohnya? Perhatikanlah gambar 17. Desain pagar tersebut amat sederhana dengan kayu yang dipasang pada desain utama rail atas dan bawah secara rapat. Namun hasilnya terlihat modern dan bagus.
  10. Silahkan gunakan potongan kayu setinggi yang Anda mau. Apalagi bila Anda ingin memasang pagar demi kebutuhan perlindungan. Selain tinggi, gunakan juga alat-alat “pengaman” yang lain seperti kawat hingga CCTV.
  11. Pagar juga bisa didesain menurut cara pembukaannya lho. Dalam hal ini terdapat siding style (digeser menyamping) yang mungkin cocok untuk rumah-rumah modern.
  12. Desain pagar yang diterapkan sebaiknya memerhatikan desain rumah (terutama bagian façade) secara keseluruhan. Jadi ada kesinambungan desain antara bagian-bagian rumah ini.
perawatan kayu alami natural oil

Perlu dipahami bahwa pada artikel sebelumnya (Cara memasang Pagar sendiri), kita sudah sampai pada pembuatan pagar dengan rail utama (atas, bawah, dan tengah). Desain pagar dengan rail tersebut bisa dikatakan sebagai basic design.

Untuk membuatnya lebih sesuai dengan selera Anda, langkah ini bisa Anda ikuti. Namun bagi Anda yang awam, memilih desain pagar yang tepat sebagaimana dicontohkan di atas memang tidak mudah. Saran kami sebaiknya pilih desain yang mendasar saja.

Bila Anda ingin memasang pagar demi tujuan perlindungan, ada baiknya meminta bantuan tukang kayu profesional. Namun bila Anda ingin memasang pagar dekoratif, silahkan bereksperimen dengan tutorial ini.

Aplikasi Bahan Finishing pada Pagar

Tutorial pemasangan pagar berikutnya adalah terkait penerapan bahan finishing. Alat dan bahan yang harus disiapkan; kuas atau aplikator cat lainnya, produk cat, pengencer cat, amplas, dan kain lap.

  1. Sebelum mengecat ada baiknya membersihkan pagar dan memastikan bahwa kondisinya tidak lembab.
  2. Pagar diletakkan pada kondisi outdoor. Pada kondisi ini, lapisan cat bukan hanya harus mempercantik kayu, namun juga menjaganya dari paparan yang merusak seperti sinar UV dan paparan air hujan. Cat yang digunakan pun harus kuat dan berjenis cat eksterior.
  3. Terdapat beberapa pilihan bahan finishing outdoor untuk Anda, yang pertama menggunakan cat kayu besi multipurpose seperti Orchid. Warna yang dihasilkannya adalah warna-warna pastel color seperti merah, putih, biru, dan lainnya.
  4. Pilihan kedua adalah menerapkan produk cat stain outdoor untuk kemudian dicoating dengan coating outdoor. Pilihan warnanya secara umum adalah warna-warna natural color seperti warna jati, merbau, mahogany, dan lain sejenisnya.
  5. Jenis coating yang bisa Anda pilih antara lain coating akrilik untuk eksterior, coating PU seperti cat BioThane, dan coating epoksi 1K.
  6. Untuk menentukan warna yang tepat, selain memilih berdasarkan selera pribadi, ada baiknya Anda mencocokkannya dengan tampilan façade bangunan. Jangan sampai warna pagar dengan warna rumah tidak memiliki kecocokan sama sekali.
  7. Untuk hasil yang lebih mulus, kita bisa menggunakan dasaran terlebih dahulu.
  8. Aplikasikan cat dan tunggu hingga kering. Bila hasilnya belum bagus, ulangi lagi sampai Anda mendapatkan tampilan yang Anda inginkan.
  9. Lakukan pengecatan ulang ketika lapisan cat yang lama sudah rusak.

Pada dasarnya tutorial pemasangan pagar yang dijelaskan di atas tidak sulit diikuti. Anda hanya harus lebih cermat dan telaten, terutama bila masih sangat awam dengan dunia perkayuan. Namun bila Anda sudah familiar dengan dunia perkayuan, langkah-langkah di atas tak akan memberikan kesulitan berarti.

perawatan kayu alami natural oil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here