Ciri-ciri Desain Skandinavia untuk Furniture dan Contoh Aplikasinya

0
73
desain skandinavia palet

Keindahan berbasis minimalisme! Ya itulah ciri utama desain skandinavia. Style yang berasal dari negara-negara Nordic itupun bisa diterapkan dalam pembuatan berbagai furniture.

Semula, satu-satunya perabot yang kita kenal mungkin hanyalah yang berbahan batu. Kita menggunakan batu sebagai tempat untuk duduk dan meletakkan barang di gua-gua pada zaman pra sejarah.

Seiring perkembangan zaman, aneka produk mebel mulai diciptakan. Mulai dari buffet, kursi, hingga meja, semuanya memiliki fungsi sendiri-sendiri.

Namun, saat ini bukan hanya fungsi mebel yang menjadi poin penting produk tersebut. Masalah estetika pun harus diperhatikan. Sebab, mebel pun digunakan juga sebagai penghias sebuah ruangan.

CS Lem Kayu

Bicara soal keindahan furniture, kita tak bisa mengabaikan bahasan mengenai desain yang diterapkan. Di Indonesia, desain yang umum ditemukan adalah desain kontemporer dan desain modern.

Di luar itu, tentu masih sangat banyak jenis desain mebel lainnya. Salah satunya yang akan dibahas di kesempatan ini adalah style desain Scandinavia atau Nordic.

Pengertian Desain Skandinavia untuk Furniture

Istilah desain Scandinavia atau Scandinavia style adalah istilah yang dimulakan dari trend yang berlaku pada awal abad 20. Saat itu, beberapa negara Nordic, yakni Norwegia, Swedia, Finlandia, Denmark, dan Islandia sedang dilanda gaya yang menekankan pada minimalisme dan kesederhanaan.

Sekira tahun 1950, gaya ini semakin banyak dikenali. Apalagi ketika desainer dari Skandinavia berhasil memproduksi berbagai perabot rumah yang menarik. Misalnya saja tekstil, keramik, hingga lampu. Namun di antara berbagai perabot ini, style Scandinavia paling populer adalah style untuk furniture.

Pada gaya skandinavia yang diterapkan untuk mebel, Anda tak akan mendapati ukir-ukiran yang rumit ala mebel Jepara. Anda juga tak akan mendapati semarak warna seperti pada pola-pola tradisional Dayak. Pun tak juga warna keemasan seperti pada gaya Maroko.

Sekali lagi, gaya Skandinavia menekankan pada kesederhanaan, simplisitas, minimalisme, dan tentu saja fungsionalitas. Semua elemen produk harus memiliki fungsi. Bila tidak, elemen itu akan dihilangkan.

Keindahan mebel juga difokuskan pada kesederhanaannya. Sebuah garis atau warna yang lembut namun netral menjadi poin fokus keindahan gaya ini.

Tipe-tipe Desain Skandinavia

Style ini bisa dibedakan dalam subkelompok dari masing-masing negara Nordic itu sendiri, yaitu:

  1. Denmark: fokus pada fungsionalitas setiap elemen dan kuat pada desain mebel. Style yang sama juga umum diterapkan dalam bidang konstruksi dan kerajinan.
  2. Finlandia: style umum diterapkan pada furniture dengan bahan kaca atau perabot yang terbuat dari gelas.
  3. Islandia: style desain Islandia memang kalah populer dibanding negara Nordic yang lain. Namun saat ini perkembangannya cukup pesat dan menghasilkan suatu kekhasan tersendiri.
  4. Norwegia: style yang fokus pada estetika berbasis minimalisme. Selain itu, produk furniture Norwegia juga dibranding sebagai furniture yang lebih awet, indah, dan terbuat dari bahan-bahan yang lebih eco friendly.
  5. Swedia: style desain Swedia berfokus pada gaya minimalisme dengan penekanan pada fungsionalitas. Garis menjadi pola yang umum untuk memperlihatkan keindahan yang minimalis.

Contoh Mebel dengan Desain Skandinavia

Agar mendapatkan gambaran yang lebih jelas, silahkan simak beberapa contoh mebel yang dibuat dengan desain Nordic di bawah ini.

desain skandinavia
desain skandinavia dapur
Photo by: Zackariah Cole (http://zackariahcole.com)

Bagaimana? Terlihat sekali bukan bahwa gaya Nordic yang diaplikasikan pada mebel-mebel tersebut begitu menekankan pada minimalisme dan aspek fungsionalitas?!

Di Indonesia, mebel seperti ini sebenarnya juga sudah dibuat oleh beberapa pelaku usaha. Namun memang masih jarang. Selain itu, IKEA yang notabene merupakan waralaba dari Swedia, tak jarang juga menyediakan produk-produk furniture Nordic.

Anda Perlu Lem yang Kuat

Bagi seorang pelaku usaha, aplikasi style Nordic bisa menjadi ide untuk produk-produk Anda ke depannya. Produk ini nantinya bisa Anda jual ke pasar lokal. Sebab di pasar lokal kita, belum banyak yang menjual furniture dengan style tersebut.

Kebanyakan mebel di Indonesia menerapkan gaya kontemporer atau tradisional. Contohnya saja mebel-mebel Jepara dan Bali yang umumnya dihias dengan ukir-ukiran lokal.

Selain menarget pasar lokal, Anda juga bisa menarget pasar internasional. Jangan salah, keuntungan besar menanti Anda yang berhasil ekspor mebel dengan kualitas yang baik. Sebab, ongkos produksi mebel Indonesia secara umum cukup murah jadi Anda pun bisa menjualnya ke luar negeri dengan profit yang menggiurkan.

Nah, untuk mendukung ini, kami di lemkayu.net, menyediakan lem kayu khusus berkualitas premium. Lem tersebut adalah Crossbond X3.

Crossbond X3 adalah lem untuk area sambungan kayu atau joinery. Indoor adhesive dengan formula PVAc ini bisa merekatkan dengan sangat kuat sekaligus aman rangka-rangka pada mebel.

Sebagai lem yang kami sarankan untuk Anda, berikut ini beberapa keunggulan Crossbond X3.

Keunggulan Lem Crossbond X3 untuk Wujudkan Furniture dengan Desain Skandinavia

  1. Lem ini menggunakan formula dasar PVAc water based yang sangat cocok untuk perekatan bahan organic
  2. Perekatan yang tinggi (daya rekat teruji)
  3. Ikatan lem yang stabil dan tidak mudah rusak
  4. Tidak menyebabkan glue line
  5. Tidak tebal sehingga area joinery tetap rapi
  6. Harga terjangkau dan penggunaan yang sangat hemat
  7. Aplikasi yang mudah, nodanya pun tak sulit untuk dibersihkan
  8. Kecepatan kering ideal standar mesin, membuat proses perekatan cepat namun tetap rapi
  9. Viskositas lem ideal sebagai adhesive untuk mengelem area sambungan

Cara Pesan Lem Crossbond untuk Wujudkan Desain Skandinavia pada Furniture

Dapatkan sekarang juga lem Crossbond X3. Anda bisa membeli Crossbond dengan pembelian langsung maupun pembelian daring. Apabila Anda berniat membeli tanpa repot-repot, hubungilah CS kami lewat WA, email, ataupun telepon. Nanti pesanan Anda akan segera diproses oleh CS.

Sedangkan bila Anda ingin membeli secara langsung, silahkan kunjungi kami di Bio Service Point atau di agen-agen kami. Yang jelas, di manapun Anda membeli, Crossbond selalu hadir dengan kualitas terbaiknya.

Penutup

Beberapa hal bisa kita ringkaskan dari penjelasan di atas. Pertama, meskipun secara umum digunakan menurut fungsinya, namun mebel juga memiliki sisi estetika. Dan sisi ini juga merupakan aspek krusial yang menentukan harga suatu produk.

Terkait dengan aspek estetika ini, umumnya para pembuat mebel menerapkan suatu desain tertentu. Misalnya desain modern, jepang, china tradisional, mediterania, dan lain sebagainya. Salah satu desain furniture yang cukup populer di dunia adalah desain Skandinavia. Desain ini menjadi kebanggaan negara-negara Nordic seperti Swedia, Norwegia, Finlandia, hingga Islandia.

Salah satu ciri utama gaya Scandinavia adalah aksen minimalisnya yang sangat kental. Warna-warnanya juga cenderung lembut dan solid (tanpa motif berlebih).

Kita di Indonesia pun bisa menjadikan gaya ala Nordic ini untuk membuat mebel sendiri lho. Tapi ingat, agar hasilnya lebih bagus, gunakan selalu lem kami, Crossbond X3 yang aman dan berdaya rekat kuat.

Semoga artikel ini bermanfaat ya!

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here