Mengenai Mebel Antik Reproduksi dan Lem yang Tepat Digunakan

0
1644
bangku repro kolonial belanda

Bila Anda mencari mebel atau furniture dengan kesan antic dan elegant feel, Anda tak bisa tidak untuk memperhatikan deretan mebel antik reproduksi yang menghadang. Furniture-furniture seperti ini biasanya tersedia dalam kualitas yang baik dan memiliki kemewahan tersendiri. Tapi bagi pengrajin yang membuatnya, antique reproduction furniture punya tempatnya tersendiri. Selain menjadi produk unggulan, jenis mebel ini juga menantang saat dilakukan “reproduksi”.

Mengenal Mebel Antik Reproduksi

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, mebel atau furniture, bisa dibagi menjadi beberapa jenis. Salah satunya adalah mebel antic. Mebel antic nantinya dapat dibagi atas mebel yang keseluruhannya 100% lawas, dan mebel reproduksi yang sebagian atau keseluruhan komponennya baru tapi menerapkan teknik tertentu supaya terlihat sebagai mebel lawas.

Baca Juga : mau tahu apa itu kerajinan decoupage ?

Mebel antik yang 100% dari zaman dulu biasanya dicari untuk koleksi ataupun digunakan oleh penggemarnya yang sangat khusus. Bagaimana dengan mebel antik repro atau kadang disebut furniture repro saja? Yang pertama jelas masalah estetika. Meski trend desain sudah berselang-seling dari tahun ke tahun, akan tetapi sebagian orang menyukai trend desain tertentu yang tak lagi berlaku.

Bahkan ada yang menyukai tampilan-tampilan lawas. Namun tentu saja jumlah mebel kuno tak lagi sebanyak permintaan di pasar. Nah untuk memenuhi selera pasar itulah kemudian furniture repro dibuat.

Bila dibandingkan dengan mebel antik, jelas ada beberapa perbedaan signifikan. Pertama, tampilan mebel lawas terutama catnya ataupun karat pada pakunya adalah tampilan natural yang tidak dibuat-buat. Keindahan karat dan warna yang menampilkan kesan tua terjadi karena usia produk tersebut. Sedangkan pada mebel repro, tampilan tersebut dibuat secara sengaja dengan teknik finishing tertentu. Misalnya dengan aplikasi glaze, aplikasi finishing vintage, patina, dan lainnya. Karat pada pakunya sendiri biasanya tidak nampak, atau kalaupun ada, adalah hasil dari teknik yang diaplikasikan pengrajin.

Kayu yang diaplikasikan juga berlainan. Kayu-kayu mebel lama yang masih bertahan sampai sekarang umumnya berasal dari kayu keras dengan kualitas sangat tinggi. Sedangkan mebel repro tak jarang memakai kayu-kayu kelas dua atau kelompok material yang tak sebaik kayu pada antique furniture. Teknik penyambungannya pun bisa jadi berlainan, di mana mebel repro menerapkan penyambungan-penyambungan yang lebih modern dibanding yang antic.

Bila diringkas, mebel antic reproduksi adalah mebel yang didesain secara khusus oleh pengrajin supaya memberikan tampilan seperti mebel antik asli. Berbagai desain yang dihasilkan beragam tergantung selera pasar dan daerah di mana mebel itu dibuat. Di Eropa, misalnya, jenis desain yang diterapkan banyak yang berasal dari era Victoria, Georgia, hingga Perancis zaman dulu. Sedangkan di Indonesia, antique repro furniture sering hadir dengan desain tradisional dan era kolonial.

Macam-macam Mebel Antik Reproduksi
Mebel repro tersedia dalam berbagai bentuk dan jenis. Desain yang diterapkan juga beragam dan tak jarang dikombinasikan dengan desain-desain terbaru. Contoh mebel repro antik adalah sebagai berikut:

Ranjang Repro dari Bali

Anda yang rajin ke pameran mebel lokal, barangkali sudah terbiasa melihat ranjang seperti ini. Yup, dengan desainnya yang sangat khas, ranjang atau tempat tidur dengan desain/model Bali zaman dulu ini memang sangat menawan.

Sofa Model Victoria (Victorian Style)

Sofa model Victoria seperti ini banyak dijumpai di zaman dulu. Kesan yang ditampilkan adalah kemewahan yang memang menjadi ciri khas furniture pada masa tersebut.

mebel antik reproduksi

Almari Jawa Zaman Lampau

Keindahan furniture jawa pada masa lampau tak kalah memukau dibanding sofa-sofa megah era Victoria. Namun, bila kemewahan adalah ciri khas furniture Victoria, maka keantikan menjadi ciri yang lebih menonjol pada lemari jawa ini. Warnanya pun terlihat unik dan sama sekali tak biasa ditemukan di zaman sekarang.

almari antik jawa

Bangku Zaman Kolonial

Meskipun masa penjajahan bukanlah masa yang indah, tapi tinggalan-tinggalannya tak jarang yang bisa membuat mata berdecak kagum. Maka, tak heran bila banyak penyuka mebel repro di Indonesia secara khusus mencari furniture era kolonial.

Apa Keuntungannya Membeli Mebel Antik Reproduksi?

Apa keuntungan membeli mebel repro dibanding mebel modern maupun mebel antic asli? Berikut ini beberapa di antaranya:

Harga Lebih Terjangkau dibanding Mebel Antik

Hampir selalu antique furniture dibanderol dengan harga sangat tinggi. Sebab selain memiliki tampilan yang bagus dan bahannya memang berkualitas, mebel-mebel seperti ini memiliki nilai sejarah yang khusus. Pada mebel repro, nilai sejarah tersebut tak bisa didapatkan. Akan tetapi, harga produknya pun menjadi lebih terjangkau bagi kebanyakan orang.

Mebel antik juga memiliki jumlah sedikit dengan permintaan cukup tinggi. Persaingan untuk mendapatkannya pun menyebabkan harga produk ini semakin mahal. Sedangkan dari sisi produksi, mebel repro seringkali sengaja dibuat agar harganya lebih murah. Misalnya saja dengan menggunakan kayu-kayu yang tak semahal jati, ebony, dan sejenisnya.

Lebih Mudah Didapatkan dibanding Antique Furniture

Sebagaimana telah disinggung di atas, jumlah mebel antique biasanya lebih sedikit dibandingkan dengan mebel antik reproduksi. Oleh karena itu, harga antique furniture menjadi lebih mahal. Nah, selain masalah harga, persoalan untuk mendapatkan mebel itu sendiri jelas sebuah tantangan. Calon pembeli bisa saja memiliki kemampuan untuk membeli suatu furniture antic yang harganya mahal. Tapi, karena jumlahnya yang sedikit, informasi untuk mendapatkan mebel seperti itupun menjadi sangat terbatas.

Memberikan Nuansa Tampilan Berbeda Dibanding Mebel Biasa

Dibandingkan mebel biasa atau modern furniture, mebel repro memberikan tampilan yang berbeda. Nuansa tua yang dibawanya akan membuat ruangan yang ditempati mebel tersebut menjadi sangat khas.

Dari ketiga keuntungan di atas, bisa diringkas bahwa mebel repro mampu memberikan keindahan sebagaimana mebel antik namun dengan harga dan supply yang lebih terjangkau bagi kebanyakan orang.

Membuat Mebel Antik Reproduksi dengan Crossbond!

Lem Kayu untuk Gitar yang Tepat

Salah satu perbedaan mebel repro dibanding mebel antic adaah pemakaian bahan kayu yang kadang tak sebaik mebel antik. Meski demikian, jelas bukan berarti teknik pengerjaannya sembarangan. Untuk produk yang berkualitas, mutu bahan yang dipakai tetap sangat krusial. Oleh sebab itu, berbagai perlengkapan yang dipakai untuk membuat mebel repro, dari kayu sampai catnya harus diperhatikan dengan baik.
Nah, lemkayu.net sebagai website lem Indonesia yang terpercaya, merekomendasikan penggunaan Crossbond untuk pembuatan berbagai furniture reproduksi. Crossbond merupakan lem putih berbahan PVAc water based yang sangat kuat dan tahan lama. Lem ini mampu mengikat kayu dengan baik dan menciptakan binding yang tak mudah rusak oleh solvent, panas, maupun air.

Crossbond dapat digunakan untuk perekatan joinery atau laminasi pada mebel antik reproduksi Anda. Lem ini tak akan menyebabkan glue line maupun lapisan film lem yang tebal. Harga Crossbond pun terjangkau dan bisa didapatkan dengan mudah.

Tertarik menggunakan adhesive ini? Hubungi lebih lanjut CS kami untuk informasi yang lebih detil. Semoga bermanfaat ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here