Lem Tahan Air yang Tepat Guna dan Direkomendasikan

    0
    93
    lem tahan air

    Lem tahan air seperti silikon bisa digunakan untuk merekatkan kotak akuarium. Namun dalam banyak aplikasi, lem seperti ini justru terlalu boros untuk digunakan.

    Kualitas suatu produk lem ditentukan oleh banyak faktor. Salah satu aspek penentu terpenting adalah ketahanan hasil pengeleman dari keruasakan. Semakin tahan, tentu semakin baik.

    Namun, karena lem digunakan untuk kebutuhan yang berlainan, ketahanan lem yang dimaksud jelas tak bisa disamakan secara general. Dalam beberapa hal diperlukan lem khusus yang memiliki ketahanan terhadap air atau water resistance.

    Lem Tahan Air? Untuk Apa?

    perlunya lem tahan air

    kusen intu rayapan, atasi dengan pengawet kayu ampuh ini

    Secara definisi, lem yang tahan air adalah lem yang hasil perekatannya tidak mudah rusak meski terkena air secara intens. Lem seperti ini cukup jarang ditemukan di pasaran.

    Umumnya, lem antiair digunakan untuk kebutuhan perekatan yang spesifik, misalnya untuk merekatkan bagian luar kapal, merekatkan bak air, pipa, dan lain sebagainya.

    3 Contoh Lem Tahan Air

    Terdapat beberapa lem tahan air yang umum dijual. Tiga yang paling populer dan mudah dicari adalah:

    1. Lem Epoksi

    Lem epoksi adalah lem yang terdiri atas 2 komponen, yaitu resin dan hardener. Cara aplikasinya adalah dengan mencampurkan kedua komponen tersebut terlebih dahulu, mengaduknya hingga rata, lalu mengaplikasikannya ke area yang hendak direkatkan.

    Epoksi akan membentuk lapisan film yang solid dan tak tembus air. Namun, perlu dipahami bahwa lem seperti ini tak bisa digunakan untuk sembarang kebutuhan. Umumnya epoksi digunakan untuk gap filling, perekatan logam, hingga perekatan pipa.

    2. Lem Silikon

    Jenis lem tahan air berikutnya adalah lem silikon. Anda mungkin belum familiar dengan jenis lem ini. Namun lem silikon sebetulnya sudah cukup banyak digunakan untuk banyak kebutuhan. Misalnya pada perekatan pinggir kotak akuarium.

    Baca Juga:  Eva Phaethon dan Ultra Phaethon: Lem untuk Pouch

    Lem yang digunakan untuk menempelkan boks kaca aquarium tersebut adalah lem silikon. Selain tahan air, lem ini juga disukai karena sifatnya stabil dan tidak menyebabkan noda kehitaman.

    3. Lem Polyurethane (PU)

    Lem polyurethane (PU) akan membentuk lapisan film solid yang cukup tebal. Lem ini pun terdiri atas 2 komponen yang harus dicampur terlebih dahulu.

    Yang membedakan lem PU dengan lem epoksi adalah ketahanannya pada zat kimia. Secara umum, lem PU memiliki resistensi yang lebih baik dibanding epoksi terhadap paparan zat kimia. Proses curing lem juga tidak seriskan seperti pada lem epoksi.

    Tak Perlu Selalu Menggunakan Lem Tahan Air

    PU, epoksi, dan silikon adalah 3 jenis lem yang memiliki resistensi terhadap air yang sangat baik. Ketiganya memiliki manfaat besar di bidang-bidang tertentu sesuai keutuhan penggunanya, mulai dari perpipaan, pembuatan kolam, atau perekatan kaca akuarium.

    Namun demikian, sebagaimana yang kita tahu, tak semua keperluan perekatan memerlukan lem yang tahan air. Pembuatan furnitur, perekatan parket, penyambungan komponen bangunan, dan lain sebagainya pada dasarnya tak membutuhkan lem yang tahan terhadap air.

    Pemaksaan penggunaan lem tahan air seperti epoksi justru boros dan sangat merepotkan. Coba bayangkan bila untuk menyambungkan meja, seorang pengrajin menggunakan epoksi?! Selain mahal, pekerjaan tersebut menjadi begitu rumit sebab epoksi akan membentuk lapisan film tebal yang merusak rancangan meja.

    Bukan Lem Tahan Air, Gunakan Lem yang Tahan Kelembaban

    tak perlu lem tahan air

    Untuk kebutuhan-kebutuhan yang tidak kontak langsung dengan air, yang diperlukan adalah lem yang tahan terhadap kelembaban. Sebab kelembabanlah yang seringkali menyebabkan ikatan lem menjadi lemah. Dan untuk kebutuhan ini, kami telah memiliki saran-saran tersendiri yang bisa Anda andalkan.

    Baca Juga:  Kekurangan Kayu Pinus sebagai Material Mebel

    3 Lem Tahan Kelembaban yang Kami Rekomendasikan

    Lem Crossbond X3

    Crossbond X3 adalah lem indoor untuk kayu dan bahan organik sejenis. Lem ini bisa digunakan untuk membuat furniture, kerajinan, dan perabotan berbasis kayu maupun bambu. Idealnya, lem indoor memang tak perlu memiliki sifat tahan air. Yang terpenting adalah lem tersebut tahan dari kerusakan yang umum terdapat dalam ruangan, misalnya kelembaban yang tinggi.

    Crossbond X3 sendiri tidak hanya didesain dengan sifat tahan kelembaban. Lem ini juga kuat, mudah digunakan, tidak glue line, tidak bau, dan harganya terjangkau.

    Lem Crossbond X4

    Sama seperti Crossbond X3, Crossbond X4 juga bukan merupakan lem tahan air. Namun eksposi air tidak akan langsung merusak ikatan lem ini. Apalagi Crossbond X4 adalah lem untuk outdoor. Anda bisa menggunakannya untuk perekatan decking dekat pantai, dinding kayu luar, veneer, dan lainnya.

    Secara spesifik, Crossbond X4 juga diformulasikan sebagai lem laminasi. Dibanding produk lem laminasi lain, Crossbond X4 unggul dalam hal kekuatan, kemudahan pemakaian, estetika, viskositas yang ideal, keamanan, dan harga yang terjangkau.

    Lem Eva Phaethon

    Berbeda dengan Crossbond X3 dan Crossbond X4, Eva Phaethon bukanlah lem kayu. Lem ini tergolong sebagai lem multipurpose yang bisa digunakan untuk merekatkan benda dengan sifat yang berbeda. Eva Phaethon dapat diandalkan untuk penempelan HPL, PVC, dan lembaran sejenis pada pembuatan furniture atau pelapisan dinding bangunan.

    Lem ini memiliki kualitas unggulan mulai dari kekuatan, keamanan, hingga kemudahan pemakaiannya. Eva Phaethon juga merupakan lem yang murah dan mudah digunakan. Selain itu, meski bukan lem tahan air, Eva Phaethon adalah lem yang bisa diandalkan dalam kondisi lembab dan kondisi suhu ruang yang fluktuatif.

    Baca Juga:  Mengenal Decosheet: Pengertian, Kelebihan dan Kekurangannya

    Tertarik menggunakan Eva Phaethon? Atau Anda berminat dengan Crossbond X3 serta Crossbond X4? Hubungi Customer Service kami melalui kontak di website ini. Melalui website ini, Anda juga bisa berkonsultasi secara daring terkait lem yang paling cocok untuk kebutuhan Anda.

    perlindungan extra furniture kayu dengan pengawet kayu

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here