Back to Nature dengan Lem untuk Rumah Tradisional yang Aman

0
948
rumah tradisional kayu

Mari back to nature dengan lem untuk rumah tradisional yang aman! Apa gunanya kembali ke alam bila tak dilakukan dengan optimal?

Salah satu tujuan utama pembuatan rumah tradisional di era modern ini adalah mewujudkan konsep alami yang mulai dirindukan masyarakat. Bayangkan di tengah hiruknya perkotaan Anda bisa beristirahat di hunian yang teduh dan asri. Jelas suasana seperti ini sangat menentramkan. Tak heran banyak hotel, resort, restauran, dan tempat-tempat sejenisnya yang mengaplikasikan desain rumah tradisional.

Beda dengan Rumah Modern

Dengan keunikannya, pembuatan rumah tradisional memberikan tantangan tersendiri dibanding rumah modern. Salah satunya adalah penggunaan material kayu yang secara kuantitas lebih banyak. Bahan pendukung kayu pun ikut banyak digunakan. Dan, bahan-bahan ini harus Anda waspadai keamanannya terutama bila berasal dari zat sintetis.

rumah tradisional (3)
Serba kayu di rumah tradisional.
CS Lem Kayu

Contohnya lem. Lem akan sangat Anda butuhkan untuk memasang lantai, paneling dinding kayu, dan penyambungan yang sifatnya konstruktif.

Sayangnya, banyak lem kayu di pasaran yang dijual dengan kandungan bersifat racun. Sudah pasti ini membahayakan. Sebut saja zat-zat seperti logam berat dan Volatile Organic Compounds (VOC). VOC biasanya bersumber dari penggunaan minyak/solvent pada lem. Contoh senyawa VOC adalah formalin dan benzena.

Sick Building Syndrome

Efek penggunaan lem untuk rumah tradisional yang berbahaya akan menyebabkan fenomena sick building syndrome atau SBS. Selain lem, cat adalah bahan yang banyak menyebabkan SBS.

Gejala SBS ditandai dengan:

  1. Bau menyengat pada ruangan, meskipun seiring berjalannya waktu bau tersebut akan hilang.
  2. Pusing dan sakit kepala
  3. Perasaan mual dan ingin muntah
  4. Gatal-gatal dan iritasi
  5. Dst.
sick building syndrome
Salah satu sumber SBS adalah penggunaan bahan kimia seperti lem.

 

Efek SBS dalam jangka panjang jelas lebih mengkhawatirkan. Apalagi untuk bahan-bahan seperti formalin yang bisa menyebabkan kanker dan gangguan organ dalam.
Tak ingin rumah tradisional jadi bencana, bukan? Oleh karena itu, pemilihan bahan perekat harus dilakukan hati-hati.

Lem untuk Rumah Tradisional yang Aman

Secara umum, kami menyarankan jenis lem PVAc (lem kayu putih) dan resin alifatik di rumah dan gedung bangunan manapun. Produk yang kami sarankan yang memiliki bahan di atas adalah Crossbond™ X3 dan Crossbond™ X4.

Lem-Kayu-crossbond-Tahan-Air

Crossbond™ X3 adalah lem yang didesain untuk perekatan konstruksi indoor. Sedangkan Crossbond™ X4 adalah lem yang didesain untuk perekatan laminasi indoor maupun outdoor. Kedua produk lem sama-sama dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan perekatan yang berbeda.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here