Cara Membuat Rak Dinding dari Kayu yang Mudah untuk Pemula

0
1

Cara membuat rak dinding dari kayu sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah. Tidak harus pakai papan baru, tidak harus juga punya alat pertukangan yang terlalu lengkap.

Coba lihat dulu barang yang ada di rumah. Siapa tahu masih ada papan bekas packing, kayu palet, atau sisa papan proyek yang hanya disimpan di gudang. Selama kondisinya masih kuat dan tidak lapuk, papan tersebut bisa diubah menjadi rak dinding kayu yang berguna.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Rak seperti ini bisa dipakai untuk menaruh pajangan, buku, tanaman kecil, bingkai foto, atau barang-barang kecil yang biasanya membuat meja jadi penuh. Bentuknya juga tidak perlu rumit. Cukup buat model rak dua susun seperti pada video, sudah terlihat menarik saat dipasang di dinding.

perawatan kayu alami natural oil

Baca Juga : Mudah! Tutorial Cara Membuat Rak Sepatu yang Bisa Dijual

Yang perlu diperhatikan, jangan langsung memotong papan satu per satu. Tentukan dulu ukuran rak secara keseluruhan. Setelah ukurannya jelas, baru hitung kebutuhan papan, buat bagian sambungan, lalu rekatkan semuanya.

Siapkan Alat dan Bahannya Dulu

Sebelum mulai, siapkan dulu alat dan bahan yang dibutuhkan. Jadi, saat sudah mulai memotong, kamu tidak perlu berhenti karena masih mencari-cari alat.

Catat alat dan bahan ini ya.

  • Alat potong, bisa gergaji tangan atau gergaji listrik
  • Papan kayu baru atau papan bekas packing
  • Meteran atau penggaris
  • Pensil untuk membuat tanda ukuran
  • Lem Kayu Crossbond X3

Kalau memakai papan bekas, cek dulu kondisinya. Jangan pilih papan yang sudah lapuk, retak besar, atau terasa rapuh saat ditekan. Kalau masih ada paku bekas, lepaskan dulu sebelum dipotong.

Tentukan Ukuran Rak Kayu

Nah, bagian ini penting.

Sebelum menentukan panjang tiap papan, tentukan dulu ukuran rak secara keseluruhan. Misalnya, untuk model rak dua susun, kamu bisa memakai ukuran berikut:

  • Lebar rak: 60 cm
  • Tinggi rak: 75 cm
  • Kedalaman rak: 15 cm

Ukuran tersebut hanya contoh supaya kamu lebih mudah membayangkan bentuknya. Tidak harus sama persis, ya.

Kalau dinding rumah tidak terlalu lebar, rak bisa dibuat 40-50 cm saja. Sebaliknya, kalau ingin dipakai menyimpan lebih banyak pajangan atau buku, lebarnya bisa ditambah.

Yang penting, dari awal kamu sudah tahu ukuran luar raknya. Jadi nanti tidak bingung saat menghitung papan atas, papan bawah, papan tengah, dan rangka sampingnya.

Bayangkan saja rak ini seperti kotak berdiri. Lebar 60 cm adalah ukuran dari sisi kiri sampai kanan rak. Tinggi 75 cm adalah ukuran dari bawah sampai atas. Sedangkan kedalaman 15 cm adalah ukuran dari depan ke belakang.

Setelah Itu Baru Tentukan Ukuran Setiap Papan

Kalau ukuran luar rak sudah jelas, sekarang baru ukur papan satu per satu.

Untuk model rak sederhana ini, kamu membutuhkan lima papan:

  • Satu papan bagian atas
  • Satu papan bagian tengah
  • Satu papan bagian bawah
  • Dua papan untuk rangka samping kanan dan kiri

Papan atas dan bawah memakai acuan lebar rak, yaitu sekitar 60 cm. Lebarnya mengikuti kedalaman rak, misalnya 15 cm.

Jadi, sebelum dibuat bagian sambungan, papan atas dan bawah bisa disiapkan dengan ukuran dasar sekitar 60 x 15 cm.

Untuk papan tengah, panjangnya tidak langsung dipotong 60 cm. Papan tengah nantinya berada di antara papan samping kanan dan kiri. Jadi, panjangnya perlu dikurangi ketebalan papan samping.

Misalnya, lebar luar rak tetap 60 cm. Nah, setelah dikurangi ketebalan papan samping kiri dan kanan, baru ketemu ukuran panjang papan tengah yang sebenarnya.

Karena ketebalan papan bekas bisa berbeda-beda, jangan langsung menulis angka potongan tertentu. Ada papan yang tebalnya 1,5 cm, ada yang 2 cm, bahkan bisa lebih.

Untuk papan samping juga jangan langsung dipotong 75 cm tanpa dicek lagi. Tinggi 75 cm adalah ukuran luar rak. Panjang papan samping perlu menyesuaikan posisi papan atas dan bawah setelah bagian sambungannya dibuat.

Tandai dan Potong Papan

Setelah ukuran setiap bagian sudah jelas, tandai papan menggunakan meteran dan pensil.

Pisahkan tanda untuk papan atas, tengah, bawah, serta dua papan samping. Potong papan satu per satu mengikuti tanda yang sudah dibuat.

Saat memotong, usahakan papan tidak bergerak. Potong perlahan saja. Tidak perlu terburu-buru, karena potongan yang sedikit miring bisa membuat rak sulit dirakit.

Kalau semua papan sudah siap, susun dulu tanpa lem. Letakkan papan atas dan bawah, lalu posisikan papan samping di kanan dan kiri. Setelah itu, masukkan papan tengah di bagian yang diinginkan.

Dari sini, bentuk raknya mulai terlihat.

Buat Bagian Sambungan pada Papan Atas dan Bawah

sambungan rak dinding kayu

Pada model rak ini, papan atas dan bawah tidak hanya ditempel lurus ke papan samping.

Di kedua ujung papan atas dan bawah, buat bagian coakan sebagai tempat masuknya papan samping. Bentuknya seperti ada bagian kayu yang dipotong sebagian, sehingga papan samping nanti punya dudukan saat dirakit.

Cara membuat sambungan kayu cukup sederhana.

Ambil papan samping, lalu gunakan ketebalannya sebagai ukuran untuk membuat tanda di ujung papan atas. Lakukan juga pada ujung satunya. Setelah itu, buat coakan sesuai tanda tersebut.

Hal yang sama dilakukan pada papan bawah.

Jangan membuat coakan terlalu besar. Kalau terlalu longgar, papan samping bisa goyah. Sebaliknya, kalau terlalu sempit, papan samping akan sulit masuk.

Coba pasangkan dulu tanpa lem. Kalau papan samping bisa masuk dengan pas dan bagian luar rak terlihat rata, berarti ukurannya sudah sesuai.

Papan Tengah Tidak Perlu Dibuat Sambungan

Berbeda dengan papan atas dan bawah, papan tengah tidak perlu dibuat coakan seperti itu.

Papan tengah cukup dipotong lurus sesuai jarak bagian dalam rak. Setelah itu, papan tinggal dipasang di antara rangka samping kanan dan kiri.

Letaknya juga bisa kamu sesuaikan.

Mau dibuat tepat di tengah supaya ruang atas dan bawah sama besar? Bisa.

Mau bagian bawah lebih tinggi untuk buku atau pot tanaman? Juga bisa.

Jadi, sebelum merekatkan papan tengah, coba tentukan dulu barang apa yang nantinya akan diletakkan di rak. Dari situ, kamu bisa menentukan posisi papan tengah yang paling pas.

Rekatkan Semua Bagian dengan Crossbond X3

Kalau semua papan sudah pas dan susunannya sudah sesuai, sekarang waktunya merekatkan rak.

Oleskan Lem Kayu Crossbond X3 pada bagian coakan papan atas dan bawah. Oleskan juga pada area papan samping yang akan masuk ke bagian tersebut.

Setelah itu, satukan papan atas dan bawah dengan rangka samping kanan dan kiri. Pastikan semua sudutnya lurus dan papan masuk dengan rapat.

Lalu, oleskan lem pada kedua ujung papan tengah. Pasang papan tengah di posisi yang sudah kamu tentukan.

Crossbond X3 merupakan lem kayu satu komponen berbahan dasar PVAc modifier yang digunakan untuk kebutuhan perekatan dan penyambungan kayu, bambu, rotan, serta material sejenis.

Setelah semua bagian sudah terpasang, letakkan rak di permukaan yang rata. Jangan sering dipindahkan dulu agar sambungan tidak berubah posisi. Biarkan lem mengering sebelum rak dipasang atau diberi beban.

Rak Dinding Kayu Siap Dipakai

Setelah lem benar-benar kering, rak dinding kayu sudah siap digunakan.

Kamu bisa memasangnya di kamar untuk menaruh buku dan foto. Bisa juga dipakai di ruang tamu untuk pajangan. Kalau diletakkan di dapur, rak ini cocok untuk menyimpan wadah kecil atau bumbu kering.

Cara membuat rak dinding dari kayu seperti ini tidak harus memakai bahan mahal. Papan bekas yang awalnya hanya tersimpan di gudang bisa berubah menjadi rak yang berguna dan mempercantik ruangan.

Jadi, kalau masih ada papan packing atau kayu palet yang kondisinya bagus, jangan buru-buru dibuang. Siapkan alat potong, ukur raknya dulu, buat bagian sambungannya, lalu rekatkan dengan Lem Kayu Crossbond X3. Rak sederhana buatan sendiri pun siap dipakai di rumah.

Baca juga : Mudah! Tutorial Cara Membuat Rak Sepatu yang Bisa Dijual

promo produk white agent wa-250
perawatan kayu alami natural oil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here