Mengenal Pengertian Maket dan Fungsinya untuk Berbagai Bidang

0
254
Maket

Maket adalah pemodelan berskala kecil yang memiliki berbagai fungsi. Di kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai alat ini mulai dari syarat-syaratnya hingga manfaatnya.

Pengertian

Pernahkah Anda menonton berita mengenai perencanaan sebuah bangunan? Kadang, pemerintah mengumumkan memiliki proyek besar. Jembatan Suramadu, misalnya. Atau, tol trans Sumatra yang bukan merupakan pekerjaan kecil.

Pembahasan mengenai proyek-proyek itupun seringkali diberitakan di berbagai media. Dan di antara tayangan-tayangan yang diperlihatkan, kita seringkali dipertontonkan dengan “miniature” akan proyek-proyek itu.

Miniatur itulah yang diakan dibahas di kesempatan kali ini. Singkat kata kita bisa mengatakan bahwa maket adalah permodelan berukuran kecil yang dibuat menyerupai benda aslinya untuk tujuan-tujuan tertentu. Misalnya saja untuk memperlihatkan proyek yang akan dikerjakan seperti dijelaskan di atas.

CS Lem Kayu

Alat ini bukan sekadar hiasan semata. Pembuatannya memerlukan perhitungan secara rinci dan desainnya pun diperhatikan dengan khusus.

Syarat-syarat yang Baik

Seperti disebut di atas, benda ini adalah sebuah alat yang bukan semata-mata sebuah hiasan saja. Idealnya, maket adalah miniature yang tidak boleh sembarangan dibuat. Untuk menjadi produk yang ideal, perlu beberapa persyaratan yang harus dipenuhi.

  1. Ukurannya memiliki rasio yang sama dengan ukuran asli. Contoh, sebuah bangunan memiliki ukuran 10 x 10 meter, maka miniaturnya pun idealnya 10 x 10 (satuan yang digunakan, bisa centimeter atau dm). Jangan malah bangunan aslinya 10 x 10 meter, namun miniaturnya 9 x 8 (satuan yang digunakan).
  2. Warna produk dibuat semirip mungkin dengan aslinya
  3. Bahannya bila memungkinkan juga dibuat sama atau setidaknya mirip dengan yang asli.

Jenis-jenis Maket

Kayu. Kayu merupakan bahan yang secara tradisional dipakai untuk membuat pemodelan. Bangunan bersejarah seperti istana kesultanan Deli misalnya. Kayu secara umum mudah diolah dan juga murah. Tersedia pula banyak pengrajin kayu yang bisa dipekerjakan untuk membuat benda ini.

lem untuk membuat maket

Plastik. Bahan plastik juga bisa digunakan untuk membuat pemodelan. Misalnya untuk membuat model mobil, pesawat, dan lainnya. Manufaktur-manufaktur otomotif tak jarang membuatnya untuk keperluan mereka sendiri atau untuk memperkenalkannya ke pasar.

Tanah Liat. Maket juga bisa dibuat menggunakan tanah liat. Penggunaan tanah liat memerlukan sistem pengolahan yang lebih rumit. Namun hasilnya jauh lebih tahan lama dan kokoh bila dibandingkan dengan bubur kertas.

Bubur Kertas. Beberapa di antara kita mungkin pernah disuruh membuat sebuah miniature dari bubur kertas. Cara mengolahnya sangat sederhana. Kertas dileburkan untuk kemudian dibentuk dengan bantuan lem, dan dicat supaya terlihat indah.

Semen. Untuk benar-benar menyerupai bahan asli, kadang seorang pengrajin menggunakan semen dalam membuat pemodelan kecil. Umumnya ini dilakukan dalam pembuatan sebuah landscap atau untuk gedung bangunan tertentu.

Bambu. Apa bahan yang paling cocok digunakan untuk membuat model kecil alat music angklung? Rumah bambu? Tentu bambu juga bukan? Ranting-ranting bambu, atau bilah bambu bisa dipotong untuk membuat miniature kecil yang sesuai. Selain visialnya mirip karena berasal dari bahan yang sama, maket akan lebih representative terhadap sifat-sifat benda asli secara umum.

Botol. Beberapa pengrajin, terutama craft memanfaatkan botol bekas untuk membuat model kecil sebuah benda. Misalnya, istana Eropa zaman dulu hingga masjid. Botol biasanya dipakai sebagai struktur dasar. Pemanfaatan botol sendiri jelas eco friendly karena kebanyakan botol yang digunakan adalah botol bekas.

Masih ada berbagai bahan lainnya yang digunakan. Seiring berjalannya waktu, para pengrajin semakin kreatif dan menggunakan bahan yang sebelumnya sama sekali tidak terpikirkan.

Manfaat Maket

Bukan tanpa alasan seseorang membuat pemodelan kecil seperti ini. Apalagi dengan detil yang kecil dan tujuan-tujuan yang serius. Berikut ini beberapa contoh kebermanfaatan produk ini.

Film

Tidak semua adegan film bisa dilakukan secara realistis. Karena budget yang terbatas atau karena memang jenis filmnya, orang-orang harus sering membuat tiruan dalam bentuk mini. Contohnya saja untuk membuat adegan tabrakan mobil mahal.

Di zaman sekarang, bisa dipakai teknik CGI dan teknik digital lainnya yang canggih. Namun pada masa lalu, para pembuat film sering membuat pemodelan kecil yang didesain semirip aslinya. Sehingga budget film tidak membengkak karena harus merusakkan mobil yang mahal.

Arsitektur

Dalam bidang arsitektur, pemodelan kecil seperti maket sangatlah krusial. Karena gambar 2D saja sering kali tidak bisa memberikan gambaran yang jelas, apalagi kepada pihak ketiga. Dengan dibuatnya benda ini, maka orang-orang bisa mendapatkan kejelasan sehingga bisa menentukan sikapnya. Pun demikian bagi seorang arsitek, dibuatnya pemodelan 3D bisa membuat mereka tahu kelemahan dan kekurangan lebih jauh dari sebuah desain.

Media Pembelajaran

lem untuk membuat maket

Dalam bidang pendidikan, pemodelan berukuran kecil bukan sesuatu yang jarang ditemukan. Guru biologi kerap memperlihatkan pemodelan sistem dalam tubuh. Pun demikian dengan guru sejarah yang barangkali pernah menunjukkan miniature gedung bersejarah kepada siswanya. Kadang-kadang, guru juga menyuruh siswa membuat maket sendiri dengan memanfaatkan bahan yang murah seperti bubur kertas bekas.

Hiasan

Maket adalah juga produk yang bisa digunakan sebagai dekorasi. Para pengrajin yang bekerja di area wisata seringkali membuatnya. Mereka akan membuat miniature Borobudur, Prambanan, dan berbagai gedung yang sering dikunjungi turis lainnya. Meski tak sepenuhnya dibuat sama, namun para turis biasanya sudah cukup senang dengan representasi situs yang pernah mereka kunjungi itu.

Mainan

Bagi anak-anak, benda ini juga bisa dijadikan mainan. Misalnya wujud 3 dimensi kartun idola, mobil-mobilan, dan lainnya. Seperti produk yang digunakan untuk hiasan, akurasi produk ini memang tidak setinggi yang lain. Namun setidaknya anak-anak bisa mendapatkan gambaran besar akan pemodelan 3 dimensi tersebut.

Bahan-bahan untuk Membuat Maket

Ada sangat banyak bahan yang diperlukan untuk pembuatan pemodelan 3 dimensi yang representative. Beberapa di antaranya adalah:

  1. Bahan utama. Bahan utama seperti disebut di atas bisa berupa kayu, tanah liat, semen, botol bekas, bambu, hingga bubur kertas.
  2. Lem. Lem digunakan untuk merekatkan komponen miniature. Jenis lem yang digunakan sesuai bahan yang direkatkan. Contoh untuk maket yang terbuat dari kayu dan bambu, Anda bisa menggunakan lem Crossbond X3. Untuk produk yang dibuat dari bubur kertas dan serat alam, Anda bisa menggunakan lem Ultra Phaethon. Dan untuk produk yang dibuat dari kaca, Anda bisa menggunakan lem kaca yang bagus.
  3. Cat. Cat hampir selalu digunakan pada tiap pembuatan produk ini. Sama seperti lem, jenis cat yang dipakai hendaknya disesuaikan dengan bahan yang dipakai. Contohnya saja, bila Anda membuat produk dari kaca, hendaknya Anda membeli cat yang bisa dipakai untuk kaca. Hindari menggunakan cat dengan pemilihan yang asal sebab yang rugi malah Anda sendiri.

Kiranya itulah informasi yang bisa lemkayu.net bagikan mengenai maket. Terus ikuti berbagai artikel menarik lainnya di situs ini ya. Jangan lupa, untuk perekatan kayu yang baik, gunakanlah Crossbond!

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here