Cara Agar Kuas Lem Tidak Mudah Rusak? Ini Caranya

0
663

Bagaimana ya cara agar kuas lem tidak mudah rusak? Sering setelah dipakai, bulu pada kuas menjadi kaku atau malah lepas. Ayo, kita simak solusinya di bawah ini.

Proses pengolahan kayu bermula dari ketika kayu ditebang sampai kemudian kayu dikemas untuk dikirimkan. Proses pengolahan ini mencakup berbagai tahapan dengan tujuan berbeda-beda. Tiap tahapan memiliki tujuan dan fungsi masing-masing. Misalnya saja tahapan pengeleman. Sebagaimana namanya, tahapan pengeleman dilakukan untuk menyambungkan produk kayu atau mengelem lapisan tertentu pada kayu. Contoh, untuk mengelem kaki meja dengan papan meja, mengelem veneer pada almari, dan lain sebagainya.

Pentingnya Pengeleman

Sebagaimana disebut di atas, tahapan pengeleman memiliki arti penting terhadap kualitas produk kayu secara keseluruhan. Contohnya saja dari segi estetika, tahukah Anda mengenai glue line? Glue line adalah efek yang timbul pada bekas area pengeleman. Glue line bisa membuat sebuah mebel atau kerajinan kayu terlihat jelek.

Agar Kuas Lem Tidak Mudah Rusak

Selain estetika, pengeleman juga berpengaruh terhadap berbagai aspek yang lain seperti kekuatan produk kayu. Bayangkan, apa jadinya sebuah rumah yang rangkanya tidak disambung dengan lem yang kuat! Tentu sangat membahayakan bagi penghuni rumah, bukan?

Perlu Alat yang Bagus

Untuk mengelem kayu dengan benar sendiri diperlukan bahan sekaligus alat yang tepat. Salah satu alat yang kerap digunakan untuk merekatkan kayu adalah kuas. Ya, sebagaimana cat, lem pun diaplikasikan dengan kuas. Sayangnya, kuas lem seringkali rusak. Kuas mudah rusak apabila tidak dirawat dengan benar. Wujud kerusakannya macam-macam, tapi yang umum terjadi adalah kuas yang menjadi kaku dan patah-patah ketika dicoba dibersihkan.

Dampak kuas yang mudah rusak ini pun sangat beragam.

  1. Bila tetap digunakan, hasil pengeleman menjadi tidak maksimal. Apalagi untuk mengoleskan lem di area yang sempit. Karyawan atau pekerja juga akan merasa kelelahan menggunakan kuas yang sudah buruk tersebut.
  2. Bila harus diganti, artinya perusahaan harus membuang dana sia-sia untuk kuas lem yang jumlahnya terlalu banyak.

Sekilas sepele bukan masalah kuas rusak ini? Namun pada kenyataannya, rusaknya kuas bisa berefek besar. Apalagi bila usaha Anda masih berupa UKM atau usaha kecil menengah. Pengeluaran tambahan yang sebetulnya bisa dicegah seperti pembelian kuas bisa terasa sangat memberatkan. Lalu bagaimana cara agar kuas lem tidak mudah rusak?

3 Langkah Cara Agar Kuas Lem Tidak Mudah Rusak

Cara Agar Kuas Lem Tidak Mudah Rusak

Penggunaan kuas yang boros sebagaimana disebut di atas tentu akan menyebabkan borosnya biaya produksi. Selain itu, tahapan pengeleman juga menjadi kurang lancar. Karenanya akan lebih baik bila kita bisa memastikan kuas lem yang tidak mudah rusak.

  1. Beli kuas yang kualitasnya baik. Tidak bisa dipungkiri prinsip “ada harga ada kualitas” masih sangat berlaku. Dalam pembelian kuas, hal ini pun sangat kentara. Kuas yang harganya murah cenderung lebih mudah rusak bila dibandingkan dengan kuas yang harganya lebih mahal.
  2. Jangan sampai lem mongering di kuas. Ya. Hal ini sangat fatal. Membiarkan lem mongering di kuas akan dengan cepat merusak bulu kuas tersebut. Bulu akan menjadi kaku, copot, dan tidak bisa digunakan lagi. Bagaimana bila lem sudah terlanjur kering di kuas? Segera bersihkan dengan solvent atau pengencer lem! Jangan mendiamkannya saja untuk waktu yang terlalu lama. Pembersihan juga harus dilakukan tuntas. Banyak kuas rusak karena dibersihkan kurang tuntas.
  3. Gunakan dengan baik. Hindari menekan kuas sehingga merusak bulunya. Gunakan kuas sewajarnya saja.

Tiga hal ini memang terkesan sangat sederhana. Namun bila diaplikasikan pasti akan membantu Anda menghindari masalah kuas lem yang mudah rusak.

Jangan Lupa Gunakan Crossbond

Selain memerhatikan jenis kuas yang digunakan dan menerapkan cara agar kuas lem tidak mudah rusak seperti di atas, pastikan juga Anda memilih lem yang tepat. Sebab lem adalah bahan utama yang krusial dalam proses perekatan.

Di pasaran sendiri, terdapat sangat banyak produk lem yang bisa Anda pilih. Namun untuk kualitas paling baik dan terjamin, gunakanlah lem Crossbond. Terdapat dua varian lem Crossbond yang bisa Anda gunakan.

Pertama lem Crossbond X3. Lem ini digunakan untuk penyambungan wood joint. Sedangkan yang kedua adalah lem Crossbond X4. Adhesive ini bisa Anda gunakan untuk perekatan pada permukaan lebar. Keduanya sama-sama penting dan diperlukan dalam proses woodworking untuk membuat kerajinan (wooden craft) hingga beragam jenis produk furniture.

lem kayu terbaik

Berikut ini berbagai kelebihan lem Crossbond

Crossbond adalah lem yang memiliki berbagai keunggulan. Baik Crossbond X3 ataupun Crossbond X4 unggul dalam hal:

  1. Daya rekatnya yang tinggi sehingga hasil sambungan atau perekatan menjadi sangat kokoh
  2. Tidak menyebabkan glue line atau warna garis di daerah pengeleman yang jelek
  3. Lebih aman digunakan karena menggunak formula PVAc dan pelarut air
  4. Lebih hemat digunakan
  5. Tahan lama dan tahan terhadap berbagai faktor yang bisa merusaknya
  6. Harga terjangkau dengan kualitas yang sangat baik
  7. Tidak menyebabkan bau pedas menyengat

Oleh karena berbagai keunggulannya itulah, Crossbond banyak digunakan oleh para pelaku usaha. Anda pun bisa senantiasa mengandalkan adhesive ini lho. Kenapa tidak?

Prosedur Pembelian Lem Crossbond

Tak ada yang tak tertarik dengan adhesive ini. Dan karenanya, Anda pun tak perlu menunggu lagi untuk segera memesan adhesive ini. Proses pembelian Crossbond bisa dilakukan dengan mudah lho. Anda bisa mendapatkan adhesive ini dengan cara online ataupun secara konvensional.

Untuk pembelian secara online, Anda bisa menghubungi Customer Service kami. Anda akan dipandu dalam proses pembelian yang mudah dan juga cepat. Selain itu, Anda juga bisa melakukan pembelian secara langsung.

Untuk pembelian secara langsung, Anda bisa mengunjungi kami di Bio Service Point yang lokasinya di 3 daerah yaitu di kota Yogyakarta, Cirebon, dan juga Jepara. Mudah, bukan?

Sekali lagi, ingat bahwa gluing atau proses pengeleman adalah salah satu proses yang penting pada industri pengolahan kayu. Pengeleman berkaitan dengan penyambungan wood joint atau penempelan kayu yang lebar seperti tripleks. Tahapan ini memengaruhi kualitas produk kayu seperti mebel sampai kerajinan secara umum, baik dari segi estetika ataupun dari segi kekuatannya. Contoh, bila pengeleman tidak dilakukan dengan benar, maka sambungan kayu akan menjadi lemah. Akibatnya bisa begitu fatal karena terkait dengan safety atau keamanan saat kita menggunakan produk tersebut.

Untuk mewujudkan proses pengeleman yang bagus sendiri dibutuhkan alat dan bahan yang tepat. Salah satunya dalam pemilihan kuas yang dipakai. Sayangnya, kuas lem kadang cepat rusak. Padahal, borosnya penggunaan kuas tentu akan membuat biaya produksi menjadi boros. Oleh sebab itulah, kita perlu menerapkan cara agar kuas lem tidak mudah rusak secara spesifik. Gunakan juga lem Crossbond yang tidak akan menyebabkan kerusakan pada kuas asalkan digunakan dengan tepat.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda, ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here