Usaha Mebel Kecil? Biar Kecil Asal Menjanjikan!

0
779
usaha mebel kecil

Bagi kita yang tak memiliki modal besar, untuk memulai bisnis mebel, memang harus dimulai dari usaha mebel kecil dulu. Tapi jangan khawatir, sebab secara umum prospek usaha mebel tergolong baik. Di artikel ini kami akan bagikan tips dan informasi modal untuk memulai bisnis tersebut.

Berapa Modal yang Dibutuhkan?

Pada artikel sebelumnya, kami sudah membagikan kisaran besar modal yang dibutuhkan untuk usaha ini. Sekira angka 50 juta akan menjadi nilai yang ideal untuk Anda. Angka ini untuk membiayai:

  1. Harga bahan baku berupa kayu
  2. Biaya produksi yang mencakup biaya listrik, biaya bahan pendukung, dan juga biaya karyawan
  3. Sewa tempat
  4. Biaya promosi
  5. Dan lainnya

Namun jumlah ini tentu tidak saklek alias tetap antara satu pihak dengan pihak yang lain. Mungkin, bagi Anda yang mendirikan usaha mebel berupa meja kecil, rak dinding, dan furniture khas mahasiswa, biaya yang harus dikeluarkan bisa jadi lebih kecil. Begitu juga bagi Anda yang membuat mebel high end. Biaya yang diperlukan bisa jadi jauh lebih besar dari angka 50 juta saja.

Nah, kali ini, seperti dijelaskan sebelumnya kami akan membahas mengenai usaha mebel kecil. Ada beberapa tips yang lemkayu.net sudah disediakan khusus untuk Anda yang ingin memulai usaha ini. Langsung saja, simak tips-tips di bawah ini ya.

Tips Membuat Usaha Mebel Kecil Lebih Sukses

Tips 1: Gunakan Finishing Berbasis Air

CS Lem Kayu

Tips pertama, untuk bahan finishing mulailah untuk menggunakan cat berpelarut air. Secara umum, cat berpelarut air memang lebih mahal bila kita bandingkan dengan cat dengan pelarut solvent. Akan tetapi, di sisi yang lain Anda justru bisa lebih hemat lho, lantaran:

  1. Dengan membeli cat berbasis air, Anda tak perlu membeli pelarut solvent seperti thinner. Anda cukup menyediakan air bersih dalam aplikasinya
  2. Lebih rendah resiko kebakaran
  3. Cat sangat aman diaplikasikan dengan spray gun
  4. Odorless, cat berbasis air tidak menyebabkan bau menyengat seperti cat solvent based. Anda dan karyawan pun bisa mengecat dengan lebih cepat dan tetap nyaman
  5. Jauh lebih aman digunakan

Saat ini, di zaman di mana kesadaran akan produk eco friendly makin menguat, pemakaian cat berbasis air makin lama juga makin tidak terhindarkan. Oleh sebab alasan itulah lemkayu.net menyarankan penggunaan produk finishing ini kepada Anda.

Tips 2: Gunakan Lem Crossbond

Kedua, secara spesifik kami menyarankan menggunakan lem Crossbond. Crossbond adalah lem PVAc atau polyvinyl acetate. Lem ini disediakan Bio Industries secara khusus untuk mendukung industri mebel dunia dan dalam negeri.

Lem Crossbond juga tersedia atas dua varian. Keduanya sama-sama bisa dipakai oleh usaha mebel kecil Anda. Varian pertama adalah Crossbond X3. Lem ini bisa digunakan untuk merekatkan sambungan furniture. Sedangkan varian kedua adalah lem Crossbond X4. Varian ini bisa digunakan untuk merekatkan veneer, pembuatan papan panel, hingga perekatan kayu lapis atau plywood.

Agar lebih rinci, berikut ini tabel yang menjelaskan perbedaan dan persamaan antara kedua jenis Crossbond.

Crossbond X3 Crossbond X4
Formula PVAc atau polyvinyl acetate Formula PVAc atau polyvinyl acetate
Berbasis air Berbasis air
Jenis lem untuk rangka atau konstruksi Jenis lem untuk laminasi
Digunakan untuk menyambungkan rangka mebel dengan aneka wood joint Digunakan untuk perekatan pelapisan dan paneling. Misalnya untuk melapiskan veneer
Merupakan lem untuk kebutuhan indoor Lem yang bisa digunakan untuk kebutuhan indoor maupun outdoor

Pilihlah mana lem Crossbond yang paling tepat untuk Anda. Namun idealnya, sediakan bahan perekat ini agar Anda leluasa membuat furniture baik dengan perekatan rangka ataupun pelapisan.

Tips 3: Kenali Desain Mebel yang Disukai Pasar

meja makan modern

Usaha mebel kecil Anda boleh belum berkembang besar, namun tak ada alasan untuk tidak menyediakan produk yang disukai pasar. Misalnya, dengan menyediakan produk mebel yang didesain dengan gaya minimalis dan shabby chic yang memang sedang populer di masyarakat saat ini. Dengan cara ini, usaha Anda akan lebih mudah dikenali dan diingat oleh masyarakat. Orang akan segera menuju tempat Anda bila ingin mencari produk mebel yang memiliki desain yang sedang trendy dan menarik.

Adapun, beberapa desain yang bisa Anda pertimbangkan adalah:

  1. Desain minimalis
  2. Desain modern. Desain modern berbeda dengan minimalis. Pada desain modern, mebel bisa difinishing dengan warna yang lebih mencolok dan tegas seperti merah dan biru tua.
  3. Desain kontemporer
  4. Desain shabby chic. Saat ini, trend shabby tengah disukai masyarakat khususnya masyarakat perkotaan
  5. Desain khas tradisional
  6. Gaya Eropa klasik
  7. Gaya Jepang. Target pasar bisa berupa kafe atau rumah makan yang membutuhkan mebel dengan gaya jepang.

Tips 4: Go Online!

Jangan ketinggalan zaman! Saat ini sudah merupakan zamannya jual beli secara online. Industri mebel pun sedikit demi sedikit makin banyak yang mengadopsi cara jual ini. Anda sebagai pelaku usaha mebel kecil juga bisa memasuki dunia online untuk memperbesar jangkauan dan juga pasar Anda. Pilihlah mebel yang sekiranya mudah untuk dikirimkan dari jarak yang jauh. Sebagai contoh, berbagai furniture portable dan juga furniture yang bisa dilipat. Dengan cara ini, Anda juga sekaligus bisa melakukan branding. Bukan tidak mungkin, Anda mendapatkan pesanan besar dengan cara online ini. Namun, pastikan mebel Anda punya keunikan. Contoh, mengingat saat ini bisnis home décor sedang berkembang, pilihlah mebel yang desainnya cocok dengan desain yang trending di usaha home décor seeprti shabby chic.

Tips 5: Pilih Jenis Mebel yang Murah Meriah

Terakhir, pastikan untuk membuat mebel yang murah meriah. Di atas sudah kami terangkan contoh mebel yang “murah meriah” yakni mebel untuk mahasiswa indekos. Mulai dari rak dinding, meja kecil, sampai almari kecil adalah produk yang secara umum bisa dibeli dengan harga terjangkau dan idealnya memang murah. Karenanya, untuk membuat mebel tersebut Anda tak perlu mencari bahan baku high end alias yang kualitasnya paling baik. Contoh dari kayunya, Anda bisa menggunakan kayu sengon saja untuk memulai usaha mebel kecil tersebut.

Kesimpulan

Pada umumnya, bisa dikatakan bahwa usaha mebel adalah salah satu usaha yang prospektif di zaman sekarang ini. Bahkan bisa dikatakan bahwa usaha mebel adalah usaha yang prospektif lintas zaman. Meski demikian, modal usaha yang dibutuhkan tidaklah sedikit. Kebanyakan di antara kita, ketika ingin merintis usaha tersebut harus memulai dulu dengan skala usaha mebel kecil. Namun, hal ini tak berarti usaha kita tak bisa berkembang. Dengan kiat dan trik yang tepat, bukan tak mungkin mebel yang kita buat tersebut bisa melalang buana ke berbagai penjuru dunia.

Semoga bermanfaat.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here