Yuk, Kenali Tingkat Kelas Kayu di Amerika Serikat

0
125

Di Amerika ada sistem tersendiri untuk menentukan tingkat kelas atau grading kayu. Pada sistem grading tersebut, digunakan kriteria khusus yang membedakannya dibanding sistem grading lainnya. Penasaran apa saja tingkatan kelas di negeri Paman Sam itu? Yuk, simak penjelasan beberapa tingkatan kelas kayu di Amerika tersebut.


Untuk menentukan kualitas sebuah produk, jelas harus ada pertimbangan yang tepat untuk digunakan. Sama juga ketika kita hendak menentukan kualitas kayu. Kayu sebagaimana produk lainnya bisa dilihat dari berbagai aspek. Misalnya saja dari aspek warna, ketahanan, hingga kekokohannya. Selain untuk menentukan kualitas kayu, aspek-aspek seperti ini juga bisa digunakan untuk grading.

Beli Cat Duco

Dengan melandaskan pada aspek-aspek tertentu, grading bisa dibuat asalkan konsisten. Misalnya saja pembagian kelas kayu saat ini, yang mengelompokkan grade kayu menjadi kelas I, II, III, hingga IV. Kayu seperti jati dianggap sebagai kayu kelas I. Sedangkan mahoni adalah kayu kelas II. Basis yang digunakan beragam, dari kekuatan hingga keawetannya. Yang jelas, tiap spesies kayu akan diukur menurut berbagai aspek yang dijadikan landasannya. Bila hasilnya baik, kayu akan masuk grade I, namun bila kurang baik, kayu bisa dimasukkan ke grade di bawahnya. Pengelompokkan ini nantinya bisa digunakan consumen sebagai panduan memilih kayu dengan kualitas yang sesuai kebutuhannya.

Di Amerika, pembagian kelas kayu juga dilakukan. Adalah National Hardwood Lumber Association atau NHLA yang melakukan pembagian tersebut. NHLA mendasarkan pembagiannya menurut suatu aspek khusus yang berbeda dengan pengelompokkan versi lainnya. Mari, kita bahas sama-sama pembagian kelas kayu solid ini.

Dasar Pembagian Kelas Kayu di Amerika

Saat Anda masuk ke area penjualan berbagai jenis kayu, Anda sering disediakan aneka pilihan. Secara umum, penjual akan menawarkan kayu paling berkualitas, kualitas sedang, hingga kayu yang kualitasnya tak begitu baik. Siapapun tentu pada dasarnya ingin kayu yang terbaik bukan? Tapi jangan gegabah. Bisa jadi, pengelompokkan kayu tersebut kurang tepat.

NHLA sebuah asosiasi lumber di Amerika Serikat dan Kanada punya grading rules atau aturan pengklasifikasian tersendiri. Sistem ini sudah dibuat sejak 100 tahun yang lalu dan bisa digunakan sebagai panduan untuk jual beli lumber di Amerika dan Kanada. Standar apa yang digunakan?

Pada dasarnya setiap grade atau tingkatan kelas kayu di Amerika Serikat menurut NHLA merefleksikan aspek-aspek seperti tidak adanya kerusakan pada kayu. Istilahnya disebut sebagai defect free yield atau area tanpa cacat. Semakin tinggi angka area tanpa cacat, maka peringkat kayu makin baik. Defect atau cacat yang dimaksud sendiri beragam mulai dari adanya mata kayu, retakan, pelapukan, kerusakan karena burung, dan berbagai bentuk kecacatan lainnya.

Yang tidak digunakan pada sistem ini adalah aspek warna. Sebab, warna tidak dianggap sebagai defect. Jadi meski ada kayu yang punya warna sangat cantik akan tetapi bila penuh dengan mata kayu, material tersebut akan dianggap sebagai kayu berkualitas rendah.
Berdasarkan kriteria ini, maka kelas kayu menurut NHLA bisa dibedakan menjadi 4 kelompok.

Kelas Kayu Menurut NHLA

Firsts and Seconds (FAS)

Kelompok pertama disebut sebagai First and Seconds atau FAS. Kayu-kayu FAS biasanya memiliki potongan yang baik, dengan ukuran minimal 6 x 8 inchi. Dari semua tingkatan kelasnya, FAS adalah grade kayu yang terbaik (dan karenanya memiliki paling sedikit cacat kayu). Kayu yang bisa dipakai yang merupakan area bebas cacat bisa mencapai angka hingga 83 1/3 persen. Selain itu kedua sisi kayu juga memiliki kualitas bagus yang sama baiknya.

FAS One Face (FAS1F or F1F)

Setelah FAS, ada juga tingkat kayu di Amerika yang disebut sebagai FAS1F atau F1F. Tipe ini memiliki kualitas standar FAS di salah satu sisinya. Namun pada sisi yang lain, kualitasnya kurang baik. Bahkan kadang salah satu sisi papan tersebut memiliki kualitas Number 1 Common. Kayu pada tingkatan kelas F1F ini dengan mudah diterima rakyat karena kemudahan dan fleksibilitasnya digunakan. Untuk masuk tingkatan kayu FAS1F, diperlukan juga setidaknya 83 1/3 persen kayu bebas dari kecacatan.

No. 1 Common

Seperti FAS, kayu kelas 1 Common dianggap kurang baik pada salah satu sisinya saja. Tetapi ukuran kayu tingkatan ini hanya berkisar pada angka 3 x 4 inchi saja. Secara umum, tak begitu terlihat bedanya antara kayu FAS dengan 1 Common.

No. 2A Common

Tingkat kelas kayu di Amerika berikutnya disebut sebagai No. 2A Common. Grade kayu ini dianggap yang paling buruk berdasarkan angka free defect-nya. No 2 Common hanya memiliki 50 % area bebas cacat. Biasanya kayu seperti ini digunakan sebagai material untuk membuat lantai kayu, decking, hingga pembuatan pagar dan foot steps di taman.

knot

Apa yang Bisa Kita Pelajari?

Pada dasarnya, kayu bisa dikelompokkan dan diurutkan menjadi beberapa kelas menurut berbagai macam kriteria. Kriteria yang dipakai NHLA di atas pun cuma salah satunya, yakni berdasarkan free defect yield. Yang sebetulnya penting bagi pembeli adalah mengerti makna dari grading system atau pengkelasan tersebut. Misalnya di NHLA, basisnya sama sekali bukan estetik. Jadi bila Anda berharap mendapat kayu yang estetikanya bagus dengan membeli kayu terbaik versi NHLA jelas Anda salah alamat. Demikian juga aspek kekuatan hingga ketahanan kayu. NHLA tidak menggunakan kedua aspek tersebut sehingga tak bisa dipakai untuk mencari kayu yang kuat ataupun tahan lama.

Yang kedua, perlu diingat bahwa kualitas kayu bukan satu-satunya yang menentukan kualitas produk dari kayu itu sendiri. Masih banyak hal lainnya yang akan mempengaruhi kualitas produk yang dibuat dari kayu, baik itu furniture, kerajinan, hingga konstruksi bangunan dari kayu. Berbagai faktor tersebut sangat beragam, mulai dari cat, lem kayu, dan berbagai faktor lainnya. Pastikanlah berbagai bahan tersebut berkualitas untuk menghasilkan produk yang juga berkualitas.

Kami Rekomendasikan Crossbond

Sebagaimana dijelaskan di atas, selain kualitas kayu, kita juga harus memperhatikan kualitas berbagai bahan pendukung. Adhesive salah satunya. Di lemkayu.net, lem yang kami sarankan untuk berbagai kebutuhan woodworking adalah Crossbond. Adhesive ini merupakan PVAc water based berkualitas yang memiliki inner cross linker dan sangat mudah digunakan. Crossbond juga hemat dipakai dan tidak menyebabkan glue line. Lem ini secara umum menawarkan berbagai kelebihan seperti:

1. Mudah digunakan
2. Sangat kuat
3. Tahan lama
4. Tahan air
5. Tahan solvent
6. Tahan panas
7. Cepat kering
8. Cover area luas
9. Murah
10. Tak menyebabkan glue line
11. Aman dan ramah lingkungan

Lem Kayu untuk Gitar yang Tepat

Ingin produk kayu berkualitas? Selain memperhatikan kelas kayu dengan standar yang jelas seperti jelas kayu di Amerika tersebut, perhatikan juga adhesive-nya.

Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here