Kegagalan Konstruksi Penyambungan Kayu: Kenapa?

0
1511
dowel

Tidak mungkin sesuatu terus-menerus berjalan sukses. Demikian pula pada proses penyambungan kayu. Kegagalan konstruksi penyambungan kayu bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Sebab, proses ini memang melibatkan banyak aspek. Pada artikel ini, kita akan membahas 3 faktor yang sering terjadi.

3 Contoh Kegagalan Konstruksi Penyambungan Kayu

Arah Serat Kayu

Arah serat kayu bukan sekedar faktor visual kayu itu sendiri. Pada berbagai bidang pengolahan kayu, faktor ini harus diperhatikan. Misalnya arah serat pada bingkai samping memanjang yang menuju ke dalam. Ini menyebabkan tekanan yang tak seimbang. Akibatnya bingkai berpotensi pecah.

Tipe Konstruksi

Tujuan penyambungan dengan tipe konstruksi juga harus sinkron. Sebagai contoh, pada sambungan dowel, cukupkah ia diandalkan demikian saja sebagai pengikat? Bila dirasa bebannya terlalu besar, maka sebaiknya kita menggunakan lem atau bahan perekat kayu (misalnya). Jadi, dalam pemilihan tipe konstruksi Anda bukan sekedar membayangkan jenis sambungan yang cocok untuk sebuah rancangan. Kondisi realnya pun juga harus diperhatikan. dowel

Desain konstruksi

Ilmu konstruksi telah mengajarkan rumus dasar yang penting. Contohnya  mengenai ketebalan pen, kedalaman lubang serta lebar pen yand bisa dikombinasikan. Agar hasilnya makin menjanjikan, maka kayu yang digunakan pun harus diperhatikan. Kekerasan kayu serta jenisnya adalah dua aspek kayu yang perlu dicermati. Bila tidak proporsional atau tidak sesuai rumusan dasar, otomatis akan terjadi kegagalan penyambungan konstruksi kayu. Misalnya bila pen terlalu kecil  dan pendek sehingga bisa menyebabkan pen patah.

CS Lem Kayu

Selain ketiga penyebab kegagalan penyambungan konstruksi kayu di atas, tentu saja masih ada banyak faktor lainnya. Yang paling penting adalah melakukan proses sambungan sesuai rekomendasinya agar meminimalisir kegagalan tersebut.

Penggunaan bahan-bahan pendukung pun wajib diperhatikan. Contohnya dalam penyambungan tipe konstruksi, maka lem yang digunakan pun haruslah lem untuk konstruksi kayu. Bukan malah lem untuk keperluan yang lain.

Harus diingat, 3 prinsip perekatan kayu, yakni adherent, adhesive, dan aplikasi. Sifat kayu yang akan dilem, lem yang digunakan (bila diperlukan dalam konstruksi sambungan), serta aplikasinya wajib diperhatikan masak-masak.

Semoga bermanfaat!

 

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here