Panduan Lengkap Menggunakan Sekrup Kayu

0
779
skrup kayu

Selain lem, penyambungan antara komponen mebel juga bisa dilakukan dengan sekrup kayu. Bagaimana cara menggunakan sekrup kayu ini?

Ada satu kesalahpahaman yang diamini orang awam terkait industri woodworking. Kesalahpahaman tersebut terkait masifnya penggunaan paku pada pembuatan furniture. Padahal, penyambung yang paling banyak digunakan para woodworker, terutama yang profesional adalah lem.

Hal ini pun diungkap oleh situs woodworker terkenal, Woodworkingformeremortals.com. Setelah lem, barulah kebanyakan woodworker menggunakan sekrup.

Paku sangat amat jarang digunakan. Sebab selain kurang estetik, paku juga hanya bisa dipalu. Menggunakan pali dapat merusak kayu dan menghancurkannya bila kekuatannya terlalu berlebihan.

Sekrup sendiri menawarkan suatu alternative yang cukup menarik. Alat ini bisa membantu banyak pekerja untuk menghasilkan produk-produk tertentu.

Kenapa Menggunakan Sekrup?

skrup kayu

Seperti dijelaskan di atas, di antara penyambung yang paling banyak digunakan dalam industri woodworking, lem adalah yang paling populer.

Pemakaian lem membuat produk kayu terlihat mulus dari luar tanpa adanya bekas paku ataupun sekrup. Selain itu, lem juga menghasilkan sambungan stabil yang cocok untuk berbagai kondisi.

Namun untuk beberapa kasus khusus, sekrup pun kadang digunakan. Biasanya, alat tersebut diterapkan untuk kebutuhan khusus, seperti:

1. Proyek di Mana Kayu Rentan Mengembang

Kembang susut kayu adalah salah satu faktor yang menyulitkan tukang kayu. Ketika kayu mengembang atau menyusut, sambungan bisa goyah seiring berjalannya waktu karena ikatan yang kurang intens.

Penggunaan sekrup memungkinkan kayu bisa bergerak lebih fleksibel pada masa kembang susut tersebut. Hal ini penting pada proyek-proyek khusus seperti penempelan table top (papan meja) pada bagian dasaran kakinya.

Oleh karena itu, pada pembuatan meja, Anda akan melihat adanya tanda-tanda penyekrupan. Jika tak terlihat dari luar, bisa melihatnya di bagian bawah mebel tersebut.

2. Estetika

Tak salah untuk mengatakan bahwa lem bisa membuat mebel lebih indah. Sebab, permukaan mebel jadi mulus tanpa adanya spot sekrup kayu maupun paku.

meja lipat dinding vintage

Namun, estetika adalah perkara subjektif. Sehingga dalam beberapa kasus, sekrup justru dipakai dan ditonjolkan untuk menampilkan suatu hal tertentu.

Misal, Anda ingin membuat lemari dengan tema rustic. Tema rustic dicirikan dengan kesan tua, natural, dan “agak berantakan”. Penggunaan sekrup untuk mebel rustic justru bisa menonjolkan tampilan tersebut sehingga cocok untuk kebutuhan Anda.

Sama juga ketika Anda ingin menerapkan tema lain seperti industrial. Pada tema atau gaya desain tersebut, tampilan sekrup yang kelihatan meninjol di mebel justru bisa menguatkan tampilan yang diinginkan.

Bagian-bagian Sekrup Kayu dan Tips Memilihnya

Secara umum, bagian-bagian alat mungil ini dibedakan atas:

1. Ujung
2. Shank dan puntiran
3. Kepala

Tiap bagian hadir dengan variasi bentuk menyesuaikan dengan fungsinya masing-masing. Bagian ujung misalnya, bisa dibedakan atas ujung lancip dan ujung datar. Sekrup ujung datar biasanya disebut sekrup mesin yang cara aplikasinya beda dengan yang ujungnya lancip (disebut self drilling screw).

Bagian kedua disebut bagian batang. Pada bagian ini ada bagian yang polos dan ada bagian yang berulir. Anda perlu memerhatikan bagian ini dengan seksama sebelum membelinya.

Prinsip yang perlu diingat sebenarnya sederhana: untuk kayu yang keras, pilih lilitan atau yang ulirnya tajam. Sedangkan untuk kayu yang tak begitu keras, pilihlah yang ulirannya pendek, tak begitu tajam, dan tidak 100% memenuhi bagian batang.

Lantas bagaimana dengan kepala sekrup kayu? Bagian ini pun bisa dibedakan dalam beberapa tipe, yaitu:

1. Kepala datar di mana bagian kepalanya tidak membulat atau membentuk kubah
2. Dome headed, di mana bagian kepalanya cembung

Selain itu, pada permukaan kepala sekrup, kita juga bisa mendapati suatu lekukan dengan bentuk yang berbeda-beda, misanya:

1. Bintang. Terdapat lekukan bintang pada bagian kepala
2. Garis lurus
3. Kotak
4. Palang (menyerupai symbol tambah atau logo palang merah)
5. Bulat

Tiap negara memiliki style kepala sekrup yang berbeda-beda. Di Kanada, misalnya, sekrup dengan kepala berlekuk kotak umum ditemukan dan menjadi favorit para woodworker. Namun, tipe tersebut sangat sulit dicari di negara lain, termasuk tetangganya, Amerika Serikat.

Macam-macamnya

Terdapat sangat banyak jenis sekrup kayu di pasaran. Berdasarkan bahannya, misalnya, kita bisa membedakan alat ini menjadi sekrup tembaga, alumunium, silikon-tembaga, stainless steel, dan baja biasa.

Tiap bahan punya karakter yang berbeda-beda. Untuk Anda yang perlu sekrup antikarat, pilihan terbaiknya ialah silikon tembaga dan stainless steel. Sedangkan untuk mengebor kayu yang sangat keras, Anda bisa menggunakan hardened steel.

Tips Menggunakan Sekrup Kayu

Sekrup merupakan alat woodworking yang serba guna walau cukup kompleks. Penggunaannya harus dilakukan dengan tepat supaya hasilnya bagus.

Lantas, bagaimana cara menggunakan sekrup dengan baik dan benar? Silahkan simak beberapa tips di bawah ini.

1. Pastikan sekrup Anda cocok dengan kayu yang diolah. Untuk kayu keras, pilih yang ulirannya lebih tajam dan panjang.
2. Pastikan menggunakan bor atau obeng yang sesuai dengan tipe kepala sekrupnya.
3. Hati-hati mengebor kayu yang lunak. Gunakan tipe yang tidak terlalu tajam.
4. Untuk kebutuhan eksterior, pilih sekrup eksterior, sedangkan untuk kebutuhan interior, gunakan sekrup untuk interior.
5. Pastikan batang sekrup kayu tidak terlalu panjang dibandingkan dengan kayu yang akan dibor.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here