Karena Ini Anda Harus Hati-hati Membeli Lem untuk Bungalow

0
1340
pembuatan bungalow kayu

Beragam cara dapat dilakukan agar bungalow semakin menarik. Salah satunya memanfaatkan material organik seperti kayu dan bambu. Namun penggunaan bahan-bahan tersebut membawa dampak pemanfaatan bahan pendukung yang berbeda. Misalnya saja lem untuk bungalow yang sangat krusial pada aspek kekokohan hingga estetika bangunan tersebut.

Tahukah Anda bahwa lem bisa:

Membuat Bungalow Berbau Menyengat Pedas

Bila Anda menggunakan bahan perekat atau lem yang mengandung formalin dan senyawa sejenis lainnya, bersiap-siaplah dengan bungalow yang berbau tak enak. Bahkan bukan hanya tak enak, senyawa yang menyebabkan bau tersebut biasanya juga bersifat toksik pada tubuh.

Menimbulkan Garis Lem

Glue line atau garis lem terjadi akibat warna lem yang mencolok pada bagian perekatan bambu maupun kayu. Akibatnya, terjadi cacat warna yang menyebabkan estetika produk tak maksimal.

Kekuatan Struktural yang Kurang

Meski kita sudah mengenai alat-alat seperti sekrup dan paku, lem masih diandalkan pada banyak proses perekatan. Bahan ini dapat berguna sebagai perekat utama atau memberikan dukungan pada penyambungan menggunakan paku dan sekrup. Bila lem yang dipilih kurang berkualitas, tentu saja kualitas sambungan yang dihasilkan pun tak akan baik.

Bagaimana Memilih Lem untuk Bungalow yang Berkualitas?

Menyikapi berbagai dampak penggunaan lem, jelas menjadi penting bagi kita untuk memilih lem yang kualitasnya baik. Adhesive yang kami sarankan adalah Crossbond™. Produk tersebut memenuhi berbagai aspek pengeleman yang krusial, bukan hanya daya rekatnya saja. Mengapa demikian? Sebab untuk menghindari berbagai persoalan di atas, diperlukan lem yang memang tidak sekedar kuat.

lem_kuat_crossbond_X3

Contoh aspek-aspek yang harus diperhatikan:

  1. Viskositas lem dan daya sebar. Tidak semua lem harus kental. Pada pengeleman untuk pemasangan lantai dan panel kayu, justru diperlukan lem yang encer serta berdaya sebar luas.
  2. Keamanan lem. Pilih lem water based yang tak menggunakan bahan kimia beracun.
  3. Bau lem dan dampaknya pada estetika.
  4. Cara penggunaannya.
  5. Harga lem. Bagaimanapun juga, faktor harga sangat krusial karena menentukan biaya yang harus dikeluarkan. Namun dalam melihat faktor harga, perhatikan juga hemat tidaknya lem saat digunakan dan ketahanannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here