Info Lengkap Kayu Nangka: dari Karakteristik sampai Lem yang Tepat

0
198
keindahan kayu nangka

Meski sudah jarang ditemukan di perkotaan, akan tetapi, pohon nangka masih sering ditemukan di pedesaan. Selain buah nangka, tentu saja ada banyak sekali manfaat lain yang bisa didapatkan dari pohon tersebut. Kayu nangka adalah salah satunya.

Pohon Nangka

Atocarpus merupakan genus dari pohon nangka. Pohon ini dikenal oleh hampir seluruh penduduk Indonesia yang tinggal di pedesaan, terutama di pedesaan Jawa. Buah nangka begitu disukai orang. Rasanya yang manis dengan campuran asam dan menyengat menghadirkan cita rasa tersendiri. Berbagai makanan olahan pun dihasilkan dari pohon ini, misalnya saja gudeg. Bahkan kayu dari pohon ini pun sejatinya memiliki potensi besar untuk diolah lebih lanjut.

Kayu nangka?

Ya. Selama ini kebanyakan masyarakat awam mengenal pohon nangka sebagai penghasil buah saja. Ia disamakan dengan belimbing, pohon jambu, dan aneka pohon buah lainnya. Padahal, sejatinya pohon nangka memiliki manfaat lain yang tak kalah krusial yang terletak pada kayunya. Secara umum, produk kayu tersebut memang bisa dianggap sebagai produk sampingan. Akan tetapi, meskipun hanya produk sampingan, ia bisa digunakan untuk menghasilkan beragam jenis produk mulai dari gitar, aneka jenis furniture, sampai aneka komponen konstruksi bangunan. Orang Jawa zaman dulu bahkan banyak yang menggunakan kayu ini sebagai bahan untuk konstruksi rumah joglo.

pohon nangka

Keunggulan dan Kelemahan Kayu Nangka

Seperti halnya berbagai produk lainnya yang ada di muka bumi ini, sudah pasti kayu dari pohon ini punya kelebihan sekaligus kekurangannya. Berikut ini keunggulan serta kelemahan kayu dari pohon nangka.

Keunggulan

  1. Kayunya memiliki warna yang sangat menarik. Apalagi bagian tengah yang cenderung berwarna kuning.
  2. Warna kayu yang stabil bahkan bertahun-tahun setelah pohon dari kayu tersebut ditebang
  3. Memiliki resistensi atau ketahanan tersendiri terhadap berbagai hama terutama rayap tanah. Karenanya, kayu ini sangat bisa diandalkan untuk komponen konstruksi bangunan. Sebab secara alami ia memiliki resistensi yang baik. Meski tentu saja, pengawetan kayu tetap dianjurkan supaya keawetan kayu nangka bertambah.
  4. Secara umum merupakan kayu yang mudah diolah
  5. Tidak semahal kayu jati yang kini harganya sulit dijangkau pengrajin kayu
  6. Memiliki pola serat yang unik

Kelemahan

keindahan kayu nangka
  1. Dibanding jati, kelas kayu nangka memang masih di bawah.
  2. Kayu ini kurang populer di masyarakat awam. Sehingga pengrajin kadnagkala kesulitan ketika harus menjual produk ini dengan mengutamakan keunggulan kayu tersebut. Beda sekali ketika pengrajin menjual produk jati. Masyarakat awam akan lebih antusias dan mau membayar dengan harga yang mahal.
  3. Jumlah pohon nangka makin sulit ditemui.
  4. Kalaupun tersedia, seringkali pohon nangka belum tua dan belum besar. Padahal, tingkat kualitas kayu dipengaruhi usia dari pohon tersebut.
  5. Tidak ada

Aneka Produk yang Bisa Dihasilkan Kayu Nangka

CS Lem Kayu

Berbagai produk bisa dihasilkan dari kayu ini. Setidaknya ada tiga kategori produk yang bisa disebut. Ketiganya adalah:

contoh penggunaan kayu nangka
  1. Furniture. Kayu dari pohon nangka bisa digunakan untuk membuat berbagai mebel mulai dari kursi, meja, buffet, ranjang, hingga meja belajar
  2. Berbagai elemen bangunan mulai dari kusen jendela, daun jendela, kusen pintu, daun pintu, hingga rangka atap. Karena ketahanannya pada rayap, kayu ini juga bisa diandalkan sebagai bagian rangka bangunan. Secara tradisional, kayu ini juga sudah lama digunakan masyarakat Jawa untuk membuat rumah joglo maupun rumah limasan.
  3. Berbagai produk kerajinan atau craft
  4. Berbagai alat musik. Kayu ini ternyata banyak digunakan untuk membuat aneka alat musik seperti jati

Aneka produk dari kayu tersebut jelas tak lepas dari kelebihan dan kekurangan yang sudah disebutkan di atas

Gunakan Selalu Crossbond!

Penggunaan kayu nangka untuk mebel atau konstruksi bangunan tak bisa dilepaskan dari penggunaan alat dan bahan pendukungnya. Memperhatikan kualitas alat dan bahan pendukung tersebut sangat krusial dan harus senantiasa dilakukan. Termasuk, untuk yang sering disepelekan. Misalnya saja lem.

Seringkali, orang memilih lem dengan pertimbangan yang ala kadarnya. Padahal, pilihan tersebut bisa mempengaruhi berbagai aspek produk kayu nangka, mulai dari kekuatan sampai dengan estetikanya. Dalam hal ini, sebaiknya Anda memilih lem yang bagus. Dan dari berbagai lem di pasaran, adhesive yang senantiasa bisa diandalkan adalah lem Crossbond.

lem kayu terbaik

Crossbond merupakan lem berbasis polyvinyl acetate. Terdapat dua tipe Crossbond yang bisa digunakan untuk optimalisasi produk kayu nangka. Yang pertama adalah Crossbond X3. Crossbond X3 merupakan lem berbasis PVAc water based untuk pengeleman struktural indoor. Lem ini bisa digunakan untuk penyambungan mebel dari kayu nangka sampai penyambungan komponen struktur kayu rumah. Sedangkan varian kedua adalah Crossbond X4. Berbeda dengan Crossbond X3 yang merupakan lem struktural, Crossbond X4 merupakan lem laminasi atau pelapisan. Lem ini juga bisa digunakan untuk outdoor dan bahkan untuk kebutuhan keras atau heavy duty. Crossbond bisa digunakan untuk pengeleman laminasi mebel nangka, pemasangan lantai kayu nangka, sampai pemasangan dinding dari kayu tersebut.

Kedua Crossbond didesain sebagai adhesive dengan kualitas tinggi. Keduanya memiliki berbagai keunggulan seperti:

  1. Daya rekat lem yang kuat
  2. Ketahanan lem. Lem resisten terhadap berbagai faktor yang bisa merusak mulai dari air, panas, kelembaban, dan lain sebagainya.
  3. Sifat lem yang cepat kering sesuai standar mesin
  4. Cover area lem yang luas dan berat kering adhesive yang tinggi
  5. Water based glue yang lebih aman dibanding lem berbasis solvent
  6. Kemudahan penggunaan adhesive. Lem ini bisa diterapkan pada metode pengeleman manual ataupun dengan mesin canggih
  7. Viskositas yang tepat untuk tiap kebutuhan pengeleman adhesive
  8. Harga lem yang lebih terjangkau

Penggunaan Crossbond dengan berbagai keunggulannya tersebut dipastikan akan membantu Anda menghasilkan berbagai produk dari kayu nangka yang kualitasnya baik.

Kesimpulan

Meski saat ini jarang digunakan, sejatinya kayu nangka adalah salah satu material favorit yang sering diandalkan orang di masa lalu. Masyarakat Jawa di masa lalu, misalnya, suka menggunakan bahan kayu nangka untuk membuat rumah dan berbagai bangunan. Agar tampilannya mirip jati, tak jarang kayu-kayu tersebut diplitur dengan teknik khusus. Saat ini pun, meski kalah populer dengan kayu-kayu unggulan, tapi nangka masih dipakai. Berbagai produk dari kayu ini pun sudah dihasilkan dan punya penggemar tersendiri. Produknya beragam mulai dari mebel-mebel seperti kursi dan meja sampai elemen bangunan seperti pintu. Yang jelas, seperti halnya berbagai material di dunia, tentunya kayu ini pun punya kelebihan serta kekurangannya sendiri. Untuk optimalisasi kayu nangka, kita bisa menerapkan berbagai kiat. Salah satu kiat yang bisa diterapkan adalah menggunakan lem kayu yang bagus. Adhesive terbaik untuk material nangka tentu saja masih lem kayu andalan kita, Crossbond X3 dan Crossbond X4.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here