Lem untuk Kerajinan Bubut Kayu yang Bagus? Crossbond Jawabannya!

0
859
mangkok kerajinan bubut

Tertarik dengan usaha kerajinan kayu atau atau malah sudah berkecimpung pada industri tersebut? Tentunya Anda mengenal istilah kerajinan bubut kayu. Bisa dibilang jenis kerajinan ini adalah salah satu yang banyak ditemukan produknya di Indonesia. Oleh karena itulah, lemkayu.net, pada kesempatan kali ini akan membahas mengenai kerajinan tersebut beserta rekomendasi lem yang tepat digunakan.

Apa itu Kerajinan Bubut Kayu?

Anda mungkin masih asing mendengarnya. Tapi bagi yang lama berkecimpung di industri perkayuan, tentu tahu apa makna dari kerajinan tersebut. Ringkasnya, kerajinan bubut tak lain adalah nama yang ditunjukkan untuk pembuatan craft dengan menggunakan teknik bubut. Apa itu bubut?

Bubut sendiri adalah proses pemakanan suatu material yang cara menyayatnya dilakukan dengan memutar material tersebut. Selanjutnya, material dipahat dalam kondisi tetap memutar mengikuti sumbu proses benda kerja. Gerakan ini biasa juga disebut sebagai gerakan umpan yang merupakan gerak potong relatif terhadap gerak translasi.

Meskipun kedengarannya sederhana, tapi teknik ini dapat menghasilkan beragam varian bentuk pahatan. Perbedaan kecepatan rotasi serta translasi pahatan adalah faktor yang akan mempengaruhi karakter ulir yang dihasilkan. Langkah yang perlu dilakukan sendiri adalah menukar roda gigi translasi menggunakan roda gigi translasi yang lain.

Jenis-Jenis Teknik Pembubutan

CS Lem Kayu

Berdasarkan tekniknya, metode bubut bisa dibedakan atas:

Pembubutan Tepi

Pembubutan tepi adalah pembubutan benda kerja pada bagian tepinya atau area yang tegak lurus dengan sumbu kerja.

Pembubutan Silindris

Merupakan pengerjaan material di sepanjang garis sumbunya. Sama seperti pada pengerjaan pembubutan tepi dan yang lainnya, pada pembubutan silindir, harus diletakkan senter pada posisi potong pahatnya terhadap garis sumbu.

Pembubutan Alur (Grooving)

cara kerajinan bubut kayu

Merupakan teknik pembubutan yang dilakukan di antara dua lapisan atau permukaan. Pembubutan ini bisa dibedakan atas:

Pembubutan Tirus (Chamfering)

Pembubutan tirus atau chamfering dilakukan dengan langkah sebagai berikut:
1. Pertama, putar compound rest
2. Geser sumbu tail stock
3. Gunakan taper attachment.

Pembubutan ulir (threading)

Untuk membuat bentuk ulir, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Anda juga bisa menggunakan alat-alat ulir standar untuk melakukannya.

Drilling

Pada teknik ini, benda kerja yang belum berlubang mulai diinisasi pembentukan lubangnya. Caranya disebut dengan drilling. Lubang awal tersebut mulanya pasti terlihat tidak menarik.

Boring

Teknik ini ditujukan untuk memperbesar lubang pada benda kerja. Seperti halnya namanya, “boring” bertugas mengebor benda kerja setelah diinisiasi pada proses drilling.

Kartel

Merupakan pembubutan yang dilakukan untuk pembuat profil atau grif pada benda kerja. Misalnya saja seperti pada pegangan tang supaya tidak licin. Teknin ini juga penting diterapkan pada benda-benda lainnya dengan karakter yang sama.

Reaming

Merupakan teknik yang dilakukan untuk menghaluskan lubang pada benda kerja. Reaming diterapkan supaya hasil pembubutan dengan mesin bubut memiliki kualitas lebih baik. Proses ini akan selesai ketika tingkat kehalusan sudah sesuai dengan standarnya.

Alat untuk reaming sendiri dinamakan dengan reamer. Teknik pengerjaannya dimulai dengan menjepit benda berlubang yang akan dihaluskan permukaan dalamnya. Selanjutnya, reamer dipasangkan pada hower dan dijepitkan di senter kepala lepas. Memasuki proses penghalusam posisi kepala lepas harus didekatkan sehingga reamer masuk ke material yang akan dikerjakan. Selanjutnya, mesin dinyalakan dan putaran reamer digerakkan agar bekerja merata membuat lubang menjadi lebih halus.

Contoh Produk Kerajinan Bubut Kayu

Terdapat sangat banyak kerajinan bubut yang bisa dibuat. Stempel, pegangan peralatan seperti obeng sampai pisau, kendang jimbe, catur, dan berbagai craft lainnya. Contoh lain produk kerajinan bubut atau lathe adalah alat penggiling roti. Gilingan roti memiliki bentuk memanjang dengan beberapa desain yang membuatnya lebih menarik. Untuk menghasilkan produk ini, teknik bubut memang paling pas untuk diterapkan. Dengan kerajinan ini, produk benar-benar menyatu, dan karenanya lebih stabil.

tongkat penggiling roti

Prospektifnya Kerajinan Bubut di Indonesia

Apakah kerajinan bubut kayu di Indonesia prospektif? Banyak yang masih ragu untuk memulai usaha di bidang ini karena mempertanyakan hal tersebut. Tapi sebenarnya, kerajinan ini sangat prospektif atau memiliki masa depan yang cerah. Telah banyak cerita yang menggambarkan pengrajin kerajinan ini kewalahan untuk memenuhi kebutuhan pasar dengan demand yang begitu tinggi.

Contoh kisah sukses pengusaha bubut yang terkenal di Indonesia adalah Sutarman. Seperti dilansir dari website kontan, Sutarman dibantu 17 orang yang bekerja sebagai karyawannya mampu menghasilkan 1000 produk kerajinan dalam berbagai bentuk dan ukuran untuk tiap bulan.

Produk yang dihasilkan pun tak hanya melalang buana ke negeri sendiri. Lebih dari itu, produk ini sering dijual untuk produk ekspor di berbagai negara maju mulai dari Jepang, Amerika, hingga negara-negara Eropa. Sutarman sebagai pengusaha wood craft pun sempat mengirimkan kerajinan tangan kayu bubutannya ini hingga ke pasar ekspor. Tahun 1998 lalu misalnya, pengrajin ini mengirim satu kontainer kerajinan bubut kayu ke Taiwan dengan harga Rp 36 juta. Sedangkan dua tahun lalu ia juga mengirim dua kontainer kerajinan tangan kayu buatan ke Spanyol dengan nilai Rp 214 juta. Wow sangat mahal bukan?

Apa Lem yang Cocok untuk Kerajinan Bubut Kayu?

kerajinan bubut kayu

Proses pembubutan secara langsung tidak membutuhkan lem atau bahan perekat. Tetapi, untuk pengerjaan produk secara utuh, seringkali pengrajin membutuhkan adhesive. Misalnya saja untuk membuat hiasan dari patung malaikat mainan dengan sayapnya. Untuk tubuhnya, kita bisa mendapatkan bentuk tersebut dari teknik pembubutan. Tapi agar badan malaikat tersebut punya sayap, jelas harus ada tambahan lainnya. Tambahan berupa sayap kayu ini pun disatukan dengan badan miniature menggunakan lem.

Contoh lainnya saat kita hendak membuat mangkuk dengan kayu laminasi. Pada saat kayu dibubut, jelas lem tak dibutuhkan. Tapi untuk menghasilkan pola selang-seling, jelas perlu dilakukan laminasi terlebih dahulu.

Lantas apa lem yang cocok digunakan? Kita jelas tak bisa menggunakan sembarang jenis lem. Sayangnya, hal inilah yang sering terjadi pada pengrajin kita. Karena menganggap bahwa lem tak begitu berbeda satu sama lain, maka lem yang dipakai cenderung asal. Akibatnya, produk menjadi mudah rusak dengan salah satu komponennya lepas.

Lantas apa lem berkualitas yang bisa diandalkan? Lemkayu.net merekomendasikan penggunaan Crossbond pada pembuatan craft ini. Crossbond merupakan lem yang bisa dipakai untuk pengeleman furniture sampai kerajinan. Dibanding adhesive lainnya, keunggulan lem ini terletak pada daya rekatnya, ketahanannya, sampai karakternya yang tidak menyebabkan glue line.

lem kayu untuk finger joint terbaik

Bagi yang awam, pemakaian Crossbond juga sangat membantu. Pasalnya, lem ini termasuk lem yang sangat mudah digunakan. Tanpa perlu teknik khusus atau alat dan tambahan lainnya, Crossbond menjadi perekat yang sangat mudah aplikasinya.
Sampai di sini pembahasan kita mengenai kerajinan bubut kayu. Sangat menarik bukan? Ikuti terus informasi menarik dan bermanfaat lainnya seputar dunia kayu di lemkayu.net.
Semoga bermanfaat!

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here