Apa Itu Kerajinan Decoupage dan Bagaimana Cara Membuatnya?

0
1
kotak kayu decoupage

Kerajinan decoupage adalah seni menghias permukaan benda dengan menempelkan potongan kertas, kain, atau tisu bermotif. Motif tersebut kemudian diberi lapisan pelindung agar terlihat menyatu dengan media dan tidak mudah rusak.

Istilah decoupage berasal dari kata bahasa Prancis découper yang berarti memotong. Merriam-Webster menjelaskan decoupage sebagai teknik menghias permukaan menggunakan potongan kertas yang kemudian ditutup dengan beberapa lapisan finishing, seperti varnish atau lacquer. Jadi, prosesnya tidak berhenti setelah gambar berhasil ditempelkan.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Teknik decoupage dapat digunakan pada berbagai media, mulai dari kayu, kaca, kaleng, kanvas, anyaman, tas, hingga talenan. Kemensetneg juga menjelaskan bahwa proses dasarnya meliputi pemilihan motif, pemotongan gambar, penyusunan gambar, pengeleman, pengeringan, dan pemberian lapisan pelindung.

perawatan kayu alami natural oil

dinding kayu decoupage

Pada decoupage kayu, Anda dapat menghias kotak penyimpanan, nampan, bingkai foto, tempat tisu, atau furnitur kecil. Teknik ini membuat barang sederhana terlihat lebih menarik dan dapat meningkatkan nilai jualnya.

Alat dan Bahan Decoupage

Siapkan media yang akan dihias, tisu decoupage atau kertas bermotif, gunting, kuas lembut, lem kerajinan, serta varnish.

promo produk biovarnish wood filler

Perekat berperan penting karena harus mampu menyatukan dua bahan berbeda, misalnya tisu dengan kayu atau kain dengan karton. Salah satu produk yang dapat digunakan adalah lem EVA Phaeton.

Lem EVA based ini bersifat serbaguna untuk merekatkan dua adheren yang berbeda. Penggunaannya cocok untuk decoupage, sarung tangan, book binding, hingga laminasi.

eva phaeton

Cara Membuat Kerajinan Decoupage

meja makan decoupage

1. Bersihkan permukaan media

Bersihkan media dari debu, minyak, dan kotoran. Permukaan yang tidak rata dapat membuat motif tampak bergelombang.

2. Siapkan gambar

Pilih motif yang sesuai dengan bentuk benda. Gunting gambar secara perlahan mengikuti polanya. Jika menggunakan tisu bermotif, pisahkan lapisannya dan gunakan bagian paling atas yang memuat gambar.

3. Susun motif

Letakkan potongan gambar di atas media sebelum menggunakan lem. Atur komposisinya terlebih dahulu karena tisu yang sudah terkena lem akan sulit dipindahkan tanpa robek.

4. Oleskan lem

Aplikasikan lem secara tipis dan merata. Jangan memakai lem terlalu tebal, secukupnya saja. Gunakan lem yang tidka glue line supaya hasilnya rapi.

5. Tempel dan ratakan

Tempelkan motif dari satu sisi, lalu ratakan perlahan. Jangan menarik atau menggosok terlalu kuat. Gerakan kasar dapat merusak gambar.

6. Keringkan dan lindungi

Tunggu sampai lem benar-benar kering. Setelah itu, aplikasikan varnish dalam beberapa lapisan tipis untuk membantu melindungi motif dari debu dan gesekan.

Tips agar Decoupage Terlihat Rapi

Gunakan lem secukupnya dan pastikan seluruh permukaan mendapat lapisan yang merata. Singkirkan gelembung udara dari bagian tengah menuju tepi gambar secara perlahan.

Berikan waktu pengeringan pada setiap tahap. Menambahkan lapisan pelindung sebelum lem kering dapat membuat motif bergeser, berkerut, atau warnanya berubah.

Dengan persiapan media, pemilihan motif, dan lem untuk decoupage yang tepat, kerajinan ini dapat menghasilkan dekorasi yang rapi dan menarik. Tekniknya cukup sederhana, tetapi ketelitian pada saat menempel dan meratakan motif sangat menentukan hasil.

promo produk white agent wa-250
perawatan kayu alami natural oil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here