Polyvinyl acetate atau PVAc merupakan polimer termoplastik yang banyak digunakan sebagai bahan perekat dalam industri kayu. Bahan ini dikenal mudah diaplikasikan dan mampu menghasilkan daya rekat tinggi, sehingga sering dipakai dalam pembuatan furniture, kayu lapis, papan blok, serta berbagai produk berbahan kayu lainnya.

Perekat PVAc tersedia dalam formulasi biasa dan formulasi yang telah dimodifikasi. Jenis yang dimodifikasi dikembangkan untuk meningkatkan performa perekatan kayu.
Selain itu, pemilihan lem polyvinyl acetate tidak cukup hanya melihat bahan dasarnya, tetapi juga fungsi produk dan bentuk pekerjaan yang akan dilakukan.
Baca Juga : Lem Putih PVAC Ini Fungsi dan Keunggulannya
Karakteristik Polyvinyl Acetate
Sebagai perekat sintetis polimer tingkat tinggi, PVAc memiliki beberapa karakteristik berikut:
- Bersifat termoplastik. Bahan ini dapat melunak atau meleleh saat dipanaskan pada suhu tinggi yang ekstrim, lalu mengeras kembali setelah didinginkan.
- Garis rekatnya bersih. Sambungan tidak terlihat kotor sehingga tampilan kayu tetap rapi.
- Tidak meninggalkan bercak. Penggunaan yang tepat tidak mengotori permukaan media kayu.
- Memiliki waktu simpan cukup lama. Produk dapat disimpan dalam jangka panjang selama mengikuti ketentuan penyimpanan.
Karakter tersebut membuat lem PVAc cukup praktis digunakan oleh industri pengolahan kayu maupun pengrajin.
Kelebihan Perekat PVAc
Selain mudah digunakan, perekat ini menawarkan beberapa keuntungan, antara lain:
- mampu membentuk ikatan yang kuat;
- Tidak glue line (tidak meninggalkan noda bekas garis lem)
- cocok untuk berbagai produk kayu
- tersedia dalam formulasi sesuai kebutuhan aplikasi
Meskipun demikian, lem untuk konstruksi tidak selalu cocok dipakai pada laminasi. Bentuk sambungan dan bidang yang direkatkan tetap perlu menjadi pertimbangan utama.
Lem Polyvinyl Acetate Crossbond X3 dan Crossbond X4

Untuk kebutuhan penyambungan konstruksi, Anda dapat menggunakan Crossbond X3. Produk ini merupakan lem kayu PVAc modifier single component untuk merekatkan dan menyambungkan kayu, bambu,serta material sejenis. Crossbond X3 dapat digunakan pada sambungan pasak, dowel, atau mortise-tenon.
Sementara itu, Crossbond X4 ditujukan untuk perekatan laminasi. Lem ini digunakan untuk menyatukan dua bidang datar pada kayu, bambu, rotan, atau bahan sejenis, misalnya dalam pembuatan panel.

Crossbond X3 dan X4 sama-sama memakai PVAc yang telah dimodifikasi, tetapi penggunaannya berbeda. X3 digunakan untuk sambungan konstruksi, sedangkan X4 digunakan untuk laminasi.
Rekomendasi Untuk Anda
- Lem Kayu Tahan Cuaca yang Wajib Anda Tahu! Banyak Dipakai Pengrajin
- Aneka Jenis Bahan Perekat untuk Konstruksi Kayu yang Harus Anda Tahu
- Lem Silikon : Pengertian, Guna, dan Contoh Merk yang Sering Dipakai
- Mengenal Jenis dan Tips Memilih Bahan Perekat Kayu
- Jual Bahan Perekat Kayu Terbaik dengan Harga Terjangkau
- Informasi Penting: Di Sini Jual Bahan Perekat Kayu Seluruh Indonesia
Pilihan Menarik Lainnya
- Lem Laminasi Kayu Industri yang Kuat dan Tahan Lama
- Panduan Lengkap Memilih Perekat Kayu yang Aman Digunakan Anak-Anak
- Perekat Kayu Laminasi Tahan Lama untuk Konstruksi dan Furniture
- Panduan Memilih Perekat Kayu Laminasi Tahan Uji Tekanan
- Panduan Memilih Perekat Kayu yang Tidak Mencemari Lingkungan dan Ramah untuk Proyek Anda
- Harga dan Merk Lem Kayu PVAc Terbaik dari Phaeton, Fox, sampai Crossbond
- Lem PVAc Tahan Air Ini Fungsi dan Keunggulannya
- Bersama Crossbond, Perkembangan Industri Furniture di Indonesia Makin Positif
- Lem Putih PVAC Ini Fungsi dan Keunggulannya
- Standar Keamanan dan Regulasi Lem Kayu: Panduan Lengkap untuk Industri Furnitur
- Mengenal Lebih Dekat Lem Kayu PVA
- Crossbond, Lem Terbaik untuk Industri Mebel Jepara



















