Keranjang dari Rotan Bisa Menjadi Ladang Cuan

    0
    70
    vas bunga rotan

    Tertarik membangun usaha pembuatan keranjang dari rotan? Mengapa tidak? Simak beberapa tips sukses untuk menjalankan usaha pembuatan keranjang dari rotan.

    Rotan adalah salah satu hasil kekayaan alam yang cukup berharga. Bahan ini tersedia dalam jumlah yang banyak. Indonesia adalah salah satu produsen rotan terbesar di dunia.

    Banyak produk bisa dibuat dari material rotan. Salah satunya adalah keranjang. Meski terlihat sederhana, pembuatan keranjang dari bahan rotan bisa sangat menguntungkan.

    Peluang dan Tantangan Usaha Keranjang dari Rotan

    pagar tampil baru dengan Orchid

    Tiap usaha memiliki poin peluang, juga tantangan yang harus dihadapi. Langkah awal yang perlu dilakukan siapa pun yang hendak membangun sebuah usaha adalah memahami poin-poin peluang dan tantangan tersebut.

    Tantangan Usaha Keranjang dari Rotan

    1. Pangsa pasar masih belum begitu luas. Umumnya masyarakat masih mengandalkan tas plastik saat belanja atau tas biasa untuk kebutuhan sehari-hari. Keranjang rotan hampir selalu hanya digunakan untuk membawa buah.
    2. Bahan rotan yang rentan terserang hama. Secara umum natural fiber memang memiliki beberapa “langganan” hama perusak seperti kutu dan rayap.
    3. Desain yang cukup terbatas. Keranjang rotan hampir semuanya dibuat dengan teknik menganyam dengan bentuk desain terbatas.
    4. Produk yang agak sulit dibersihkan.
    5. Sulit dicat, pengecatan paling ideal adalah dengan menggunakan teknik spray.
    6. Cukup sulit menjadi komditas ekspor. Pada proses pengiriman yang lama, serangan hama bisa terjadi.

    Peluang Usaha

    1. Memiliki “masa depan” yang cerah sebab isu kesehatan lingkungan kembali jadi komoditas yang bisa dengan mudah dijual. Ke depannya kemungkinan besar orang-orang menggunakan keranjang rotan untuk berbagai kebutuhan, belanja atau sekadar hangout bersama teman.
    2. Diminati pasar luar negeri. Rotan adalah natural fiber yang jarang ditemukan di negara sub-tropis. Produk-produk rotan dipersepsi sebagai produk eksotis yang memiliki nilai keindahan.
    3. Memiliki sifat serupa dengan kayu (meski tidak sama 100%). Selama proses pengolahannya, kita bisa menggunakan produk woodworking yang jumlah dan variasinya jauh lebih banyak.
    4. Rotan adalah bahan yang ringan sehingga mudah digunakan. Proses distribusi barang pun akan lebih mudah, murah, dan cepat.
    5. Cukup fleksibel dan bisa dikombinasikan dengan material lain.
    Baca Juga:  Yang Begini Baru Bisa Disebut Lem Kayu Terbaik!

    Bila sudah mantap hendak berbisnis kerajang dari rotan ini, usahakan untuk bisa meminimalisir kekurangan bahan rotan tersebut. Selain itu, sangat disarankan untuk bisa meningkatkan kelebihan-kelebihannya. Dengan demikian, kualitas produk yang dihasilkan benar-benar bermutu tinggi.

    Tips Usaha Keranjang dari Rotan

    • Kreatif

    Be creative. Buatlah produk keranjang dengan desain tampilan yang menarik. Ikuti trend model craft yang sedang populer atau berkembang. Dengan cara demikian, kita akan lebih mudah memasarkan produk keranjang milik kita.

    • Pilih Bahan yang Tepat

    Pilihlah bahan yang bagus untuk menghasilkan keranjang yang juga bagus. Beberapa hal yang harus diperhatikan antara lain:

    1. Rotan harus bebas hama dan sudah cukup tua
    2. Penggunaan lem yang eco-friendly, kuat, dan awet seperti Crossbond X3
    3. Cat yang tidak mudah mengelupas dan aman
    • Harga dan Kualitas

    Tentukan harga dan kualitas produk yang sesuai target pasar. Untuk bisa mengambil keputusan yang tepat, tentu kita perlu memahami perilaku target pasar terkait.

    Contoh, untuk kelompok menengah, konsumen umumnya menyukai produk yang kualitasnya cukup bagus namun tak begitu mahal. Fungsi barang yang kita pasarkan teramat penting untuk target pasar ini. Sementara untuk kelompok atas, umumnya terdiri dari konsumen yang akan mengutamakan kualitas dan brand sebelum harga.

    Segmentasi target pasar juga bisa dibedakan menurut wilayah negara. Di Indonesia, orang-orang umumnya mencari keranjang buah rotan. Sementara di negara lain, bisa jadi keranjang ini hanya digunakan sebagai dekorasi shabby chic.

    • Eco-Friendly

    Salah satu kelebihan keranjang rotan dibanding yang plastik, adalah sifatnya yang aman serta ramah lingkungan. Kelebihan ini pun perlu di-highlight dan dipertahankan. Misalnya dengan menggunakan bahan cat yang tidak toksik. Hindari cat yang berbahaya seperti cat solvent based (pengencer spiritus dan thinner) dan cat yang mengandung logam berat.

    • Pemasaran Digital untuk Keranjang dari Rotan
    Baca Juga:  Lem Tahan Air yang Tepat Guna dan Direkomendasikan

    Jangan cuma memasarkan produk secara konvensional. Lakukan pemasaran keranjang dari rotan  di dunia maya. Misalnya, melalui Facebook, Instagram, Twitter, dan media sosial lainnya. Kita juga perlu membuat akun di online shop supaya pembeli bisa melakukan pemesanan via online shop langganan mereka.

    Pemasaran melalui web resmi juga bisa jadi alternatif yang mendatangkan cuan lebih banyak.

    • Orientasi Ekspor

    Selain ditandai dengan digitalisasi yang gila-gilaan, era saat ini juga ditandai dengan intensnya perdagangan bebas. Oleh karenanya, bila orientasi kita hanya pasar lokal, tentu usaha kita akan kalah berkembang. Apalagi dengan persaingan dari produk impor yang terus membanjiri pasar dalam negeri.

    Kita juga perlu memikirkan opsi ekspor. Apalagi produk craft dari Indonesia sudah banyak yang merambah luar negeri.

    Gunakan Lem Crossbond untuk Merekatkan Keranjang dari Rotan

    Seperti dijelaskan di atas, untuk membuat keranjang yang bagus, diperlukan lem yang juga bagus. Dan di antara banyak sekali bahan perekat yang dijual di pasaran, tak ada yang kualitasnya lebih baik dibanding lem Crossbond.

    Jadi tunggu apa lagi? Yuk beli dan dapatkan sekarang juga lem Crossbond untuk membuat keranjang dari rotan yang bermutu tinggi.

    sambut ramadhan bersama biovarnish

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here