Fungsi Krusial Lem untuk Kayu Palet yang Perlu Anda Tahu

0
1031
lem untuk kayu vintage

Dari mebel hingga komponen bangunan, lem untuk kayu palet ternyata memiliki peran sangat krusial. Apa sajakah itu?

lem untuk kayu vintage

Trend desain furniture beberapa tahun belakangan ini didominasi dengan warna-warna natural dan lawas. Vintage dengan penggunaan palet pun termasuk salah satu yang mendapat tempat akhir-akhir ini. Palet selain bisa digunakan untuk mebel pun dapat digunakan sebagai komponen konstruksi bangunan. Dengan perpaduan antara mebel dan bangunan, tentu kesan vintage yang diberikan lebih kuat.

Membutuhkan Lem yang Berkualitas

Salah satu faktor penting dalam pemanfaatan palet adalah lem yang digunakan. Pada dasarnya, lem untuk kayu palet tak berbeda dengan lem kayu kebanyakan. Fitur-fitur yang harus diperhatikan sama saja mulai dari daya rekat hingga estetikanya. Namun yang pasti, fungsi lem wajib menjadi perhatian. Pasalnya, keindahan beragam produk vintage dengan kayu palet bukan hanya disebabkan cat atau desainnya saja. Lem pun memiliki peran yang sangat penting. Yang ironis, penggunaan lem memang seringkali disepelekan. Apalagi dalam pembuatan produk bertema kuat seperti vintage. Padahal, sama seperti cat, lem akan mempengaruhi keindahan produk palet. Lem sebagaimana paku, juga akan menjadi penentu kekokohan produk tersebut.

Pengaruh Lem untuk Kayu Palet pada Estetika dan Kekokohan

Estetika

CS Lem Kayu

Kita sering berasumsi keindahan berbagai produk vintage bersumber dari catnya saja. Padahal, pemahaman tersebut sama sekali tidak benar. Paku, kayu, sampai lem yang digunakan akan bersama-sama mempengaruhi kualitas keindahan produk palet. Khusus untuk lem, hal yang harus dipahami adalah bagaimana lem mempengaruhi bentuk dan warna produk. Pilih lem yang daya rekatnya baik sehingga bisa mewujudkan desain produk dengan bagus dan hindarilah lem yang cenderung menimbulkan warna. Lem seperti itu akan membuat warna vintage yang ingin Anda hasilkan rusak.

Kekokohan

Lem untuk kayu palet sudah pasti akan berpengaruh pada kekokohan produk secara umum. Apalagi untuk lem yang digunakan sebagai perekat sambungan antar komponen mebel. Jadi jangan hanya berasumsi hanya paku dan sambungan sejenisnya yang menjadi penentu kekokohan produk ini.

Sebenarnya, selain kedua hal di atas, lem juga memiliki pengaruh pada berbagai aspek lainnya. Misalnya ongkos produksi, lama pengerjaan produk, sampai bau produk. Namun sebagaimana disebut di atas, aspek keindahan dan kekokohanlah yang paling sering diabaikan. Padahal, dua aspek ini sangat krusial pada produk kayu manapun.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here