Eco Print : Kerajinan yang Tak Sekadar Eco Friendly tapi juga Menawan

0
631
eco print

Apa itu eco print? Apa saja daun dan bunga yang bisa digunakan? Apakah teknik ini bisa diterapkan untuk kerajinan kertas?

Pengertian

Eco print adalah sebuah teknik pewarnaan dan atau pencetakan menggunakan bahan alami, khususnya bahan tetumbuhan. Teknik ini berlawanan dengan teknik pewarnaan modern yang memanfaatkan pewarna yang sudah diformulasi khusus. Pada proses ecoprinting, hasil pewarnaan dan pencetakan seringkali tidak terduga sama sekali.

Siapa yang Biasanya Menerapkan?

Kebanyakan individu atau pelaku usaha kecil menengah. Misalnya saja, distro indie yang menarget pasar khusus. Jarang sekali perusahaan konveksi atau tekstil besar yang menerapkan teknik ini karena prosesnya dianggap tidak praktis dan sulit diprediksi.

Kekurangan dan Kelebihan Eco Print

Sebagaimana hal pada umumnya, pencetakan menggunakan pewarna alami yang menggunakan daun atau bunga secara langsung pun memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Berikut ini kekurangan dan kelebihan eco printing.

eco print

Kelebihan

  1. Sangat aman dan eco friendly
  2. Hasilnya selalu unik dan lain daripada yang lain
  3. Bisa dibuat sendiri di rumah
  4. Cara pembuatan mudah
  5. Populer di kalangan vegan dan mereka yang peduli lingkungan sehingga memiliki pasar tersendiri
  6. Cocok dijual di daerah pariwisata seperti Toba, Bali, hingga Lombok

Kekurangan

  1. Hasilnya kemungkinan besar tidak seragam
  2. Belum terstandar
  3. Meski pasarnya ada, namun tidak banyak
  4. Daftar daun dan bunga untuk eco print belum diteliti
  5. Hasilnya kadang tidak bisa diprediksi sama sekali

Bisakah Digunakan di Kertas?

CS Lem Kayu

Selain biasanya diterapkan di kain, teknik ini juga bisa diterapkan di kertas. Tapi, kertas yang dipakai bukanlah kertas yang mudah rusak terkena air. Kertas harus cukup kuat dan tidak terurai selama proses pencetakan.

Produk Eco Print yang Dihasilkan

Ada sangat banyak jenis produk yang bisa dihasilkan dengan teknik yang eco friendly ini, antara lain:

  1. Pakaian berupa baju atau rok
  2. Aneka jenis kain seperti selimut, sarung bantal, sarung guling, taplak, serta gorden.
  3. Kartu ucapan, kartu undangan, sampai kalender
  4. Hiasan dinding
  5. Sampul buku
  6. Tas seperti tas untuk belanja
  7. Aneka dompet
  8. Sepatu
  9. Topi dan berbagai item fashion lainnya

Daun dan Bunga yang Digunakan untuk Eco Print?

Belum banyak yang mencoba berbagai jenis daun dari daerah tropis seperti Indonesia untuk kebutuhan ini. Pun demikian bunganya.

Jadi, Anda bisa mencoba-coba sendiri, sebab hasil printing dari pewarna alami daun serta bunga tersebut sering tidak bisa diprediksi. Kadang ada daun yang warnanya hijau tapi pewarnaannya ternyata coklat. Kadang, ada pula bunga merona merah yang ternyata menghasilkan warna hijau.

daun untuk eco print

Cara Membuat Eco Print

Berikut ini contoh aplikasinya untuk kain.

  1. Pilih daun atau bunga yang menurut Anda bagus.
  2. Bersihkan daun dan bunga tersebut.
  3. Siapkan kain yang akan dicetak
  4. Letakkan bunga atau daun di kain. Ikat dengan tali secara erat.
  5. Panaskan. Pemanasan bisa dilakukan dengan cara memasaknya (merebus) atau meletakkannya dalam air dalam kondisi di bawah terik matahari.
  6. Lama proses pemanasan sangat tergantung jenis daun dan bunga yang Anda gunakan. Biasanya, proses memakan waktu dari 30 menit hingga 6 jam untuk perebusan. Lihat secara berkala. Jangan memanaskan berlebihan, karena warna justru bisa hilang.
  7. Selesai. Anda tinggal mengeringkannya saja.
CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here