Cara Membuat Hiasan dari Daun Kering yang Lebih Awet

0
6308

Sering, yang jadi persoalan saat membuat hiasan daun kering untuk hiasan dinding adalah masalah ketidakawetannya. Seiring berjalannya waktu, daun-daun tersebut membusuk dan rusak. Lantas bagaimana cara membuat hiasan dari daun kering yang lebih awet? Setidaknya 3 tips di bawah ini akan bisa membantu Anda.

Pilih Daun yang Kondisinya Baik, Gunakan Pengawet Bila Diperlukan

Selalu usahakan memilih daun yang kondisinya baik. Pilih daun yang tua yang belum jatuh atau gugur di tanah. Sebab daun yang sudah gugur kemungkinan besar sudah banyak terkontaminasi kotoran dan hama. Selanjutnya, pilih juga daun yang tidak cacat dan tidak berjamur.

Bila dirasa perlu dan memungkinkan, pemakaian bahan pengawet anti hama juga bisa Anda terapkan. Namun Anda harus hati-hati. Sebab bahan pengawet yang berupa pestisida bisa menyebabkan perubahan warna, bau, hingga bisa merusak daun bila formulanya terlalu keras.

Aplikasikan Teknik Pengeringan yang Tepat

Aplikasikan teknik pengeringan yang tepat. Saran kami, untuk daun-daun kering yang hanya akan dibuat hiasan, gunakan saja silica natural. Sifat bahan tersebut sangat cepat dan baik menyerap kelembaban sehingga daun-daun kering tak akan terserang jamur. Hindari pengeringan dengan cara menggantungkan daun saja. Hal demikian berpotensi malah membuat daun ditumbuhi jamur. Apalagi bila dilakukan dalam ruang yang masih lembab.

Sedangkan untuk daun-daun seperti pandan, lakukan perebusan terlebih dahulu sebelum dikeringkan. Cara ini akan membuat daun pandan jauh lebih awet saat dibuat anyaman untuk bahan hiasan maupun tas dan dompet.

Tempatkan dalam Kondisi Ideal

Terakhir, cara membuat hiasan dari daun kering yang lebih awet yang bisa dilakukan adalah memastikan pembuatannya dalam bentuk yang ideal. Misalnya, memasukkannya dalam figura yang bersih dan kering. Sebaiknya, jangan mengelem hiasan daun kering langsung pada alas kayu tanpa pembatas seperti figura. Sebab dengan cara demikian, daun-daun kering lebih intens terpapar berbagai faktor luar seperti jamur dan kelembaban yang membuatnya lebih mudah rusak.

Demikian. Semoga ketiga tips di atas bermanfaat untuk Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here