Dowel Kayu atau Sekrup, Mana yang Lebih Kuat untuk Furnitur?

0
12

Memilih antara dowel kayu atau sekrup sering membuat pengrajin berada di posisi serba salah. Di satu sisi, furnitur harus kuat dan tahan lama. Di sisi lain, hasil juga dituntut rapi dan enak dipandang.

Sekrup atau paku masih sering dianggap sebagai pilihan paling praktis. Pemasangannya cepat dan terasa kokoh sejak awal. Karena itu, tidak sedikit yang beranggapan sekrup lebih kuat dibandingkan metode sambungan lainnya.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Namun, kepala sekrup yang terlihat sering mengganggu tampilan furnitur. Pada furnitur premium atau desain tertentu seperti gaya minimalis, hal ini menurunkan daya tarik.

perawatan kayu alami natural oil

Baca Juga : 8 Fungsi Lem Kayu yang Bikin Furnitur Lebih Kuat dan Awet

Sebaliknya, sambungan menggunakan dowel kayu terlihat lebih bersih dan menyatu dengan material. Tidak ada kepala sekrup yang tampak di permukaan kayu, sehingga hasil furnitur terlihat rapi dan profesional.

Meski begitu, masih banyak pengrajin yang ragu. Apakah sambungan dowel kayu benar-benar cukup kuat untuk menahan beban?

Artikel ini membantu memilih apakah sambungan furnitur lebih tepat menggunakan dowel kayu atau sekrup.

Apa yang Membuat Sambungan Furnitur Disebut Kuat

dowel (2)

Dalam pekerjaan furnitur, istilah “kuat” tidak hanya berarti sambungan tidak lepas saat baru dirakit. Sambungan furnitur yang kuat memiliki beberapa karakter penting.

  1. Kuat menahan beban sesuai fungsi

Sambungan harus mampu menahan beban sesuai fungsi furnitur. Kursi harus kuat menahan berat tubuh, meja harus stabil menopang permukaan, dan lemari harus mampu menahan beban isi di dalamnya.

2. Stabil dan tidak goyah

Sambungan tetap stabil dan tidak goyah saat digunakan. Furnitur yang terasa bergerak atau berbunyi biasanya menandakan sambungan kurang optimal, meskipun belum terlihat rusak.

3. Tidak mudah kendor

Sambungan tidak mudah kendor. Sambungan yang kuat akan tetap rapat meskipun terkena getaran, perubahan suhu, atau dipindahkan berulang kali.

4. Daya tahan jangka panjang

Terakhir, sambungan memiliki daya tahan jangka panjang. Furnitur yang baik tidak hanya kuat di awal, tetapi tetap kokoh setelah digunakan bertahun-tahun. Inilah yang membedakan sambungan yang sekadar terasa kuat dengan sambungan yang benar-benar kuat.

Kekuatan Sambungan Dowel Kayu pada Furnitur

cara menyambung papan kayu

Hasil bersih dan rapi

Sambungan dowel kayu dikenal karena hasilnya yang rapi dan bersih. Dowel tersembunyi di dalam kayu, sehingga tidak mengganggu tampilan permukaan furnitur. Inilah alasan utama dowel sering digunakan pada furnitur dengan tuntutan estetika tinggi.

Kekuatan tergantung pemasangan

Secara teknis, kekuatan sambungan dowel sangat bergantung pada ketepatan pemasangan dan material pendukungnya. Dowel bekerja dengan memperluas area kontak antar kayu, sehingga beban tidak bertumpu pada satu titik saja.

Penggunaan lem kayu

Peran lem kayu menjadi sangat penting pada sambungan ini. Lem kayu berfungsi mengikat dowel dengan kayu di sekitarnya, sehingga sambungan menjadi menyatu dan stabil. Tanpa lem yang sesuai, dowel memang berisiko dianggap kurang kuat.

Beberapa faktor yang sering membuat sambungan dowel terasa lemah antara lain penggunaan lem kayu yang tidak sesuai fungsi, aplikasi lem yang tidak merata, lubang dowel yang kurang presisi, serta teknik pemasangan yang kurang tepat. Dalam banyak kasus, kegagalan sambungan bukan disebabkan oleh dowelnya, melainkan oleh proses pemasangannya.

Kekuatan Sambungan Sekrup untuk Furnitur Kayu

skrup kayu

Pengerjaan cepat

Sekrup terlihat kuat saat awal pemasangan. Saat baru dipasang, sambungan langsung kaku dan mampu menahan beban dengan baik. Inilah kelebihan dari penggunaan sekrup, terutama untuk pekerjaan yang membutuhkan kecepatan.

Sekrup juga memudahkan proses bongkar pasang. Furnitur yang dirancang untuk dipindahkan atau dirakit ulang sering kali lebih cocok menggunakan sambungan sekrup.

Namun dalam pemakaian sambungan sekrup memiliki keterbatasan. Penyusutan kayu, perubahan kelembapan, serta getaran akibat penggunaan dapat membuat sekrup perlahan mengendur.

Selain itu, karena sekrup menahan beban pada titik tertentu, pemasangan tanpa pre-drill atau teknik yang kurang tepat dapat meningkatkan risiko kayu retak dan menurunkan kekuatan sambungan.

Dari sisi tampilan, kepala sekrup yang terlihat di permukaan kayu juga sering menjadi pertimbangan, terutama pada furnitur menuntut kerapian.

Perbandingan Dowel Kayu dan Sekrup untuk Berbagai Jenis Furnitur

Untuk furnitur dengan tuntutan estetika tinggi seperti meja tamu, kursi makan, atau furnitur custom, sambungan dowel lebih sering dipilih karena tampilannya yang rapi dan menyatu dengan kayu.

Pada furnitur yang sering menerima gerakan, seperti kursi, kombinasi dowel dan lem kayu yang tepat mampu memberikan stabilitas yang baik. Untuk rangka statis atau furnitur sederhana, sekrup masih menjadi pilihan praktis.

Pada furnitur produksi massal atau sistem bongkar pasang, sekrup unggul karena efisiensi waktu dan kemudahan perakitan. Setiap metode memiliki konteks penggunaan yang berbeda.

Dowel Kayu atau Sekrup, Mana yang Lebih Kuat untuk Furnitur?

Tidak ada satu jenis sambungan yang paling kuat untuk semua kondisi. Sekrup unggul dalam kecepatan dan fleksibilitas, sementara dowel unggul dalam kerapian dan kesatuan visual furnitur.

Dengan lem kayu yang tepat dan teknik pemasangan yang benar, sambungan dowel mampu memberikan kekuatan sekaligus estetika. Pilihan sambungan sebaiknya disesuaikan dengan fungsi furnitur, beban yang diterima, dan hasil yang ingin dicapai.

promo produk white agent wa-250
perawatan kayu alami natural oil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here