Perlukah Klem Saat Menggunakan Lem Kayu?

0
7
alat-klem-clamp-kayu

Klem dipakai untuk menjaga posisi kayu tetap stabil dan tidak berubah selama proses pengeleman. Ketika lem kayu masih basah, dua bidang yang ditempel belum memiliki daya rekat apa pun. Lem baru bekerja setelah mengering dan masuk ke pori-pori kayu. Karena itu, selama masih basah, posisi sambungan harus benar-benar diam. Jika bergerak sedikit saja, sambungan bisa melenceng atau tidak menempel rata.

promo produk finishing natural oil dan sanding sealer

Menahan dua potong kayu dengan tangan sampai lem kering hampir tidak mungkin. Selain pegal, tekanan yang diberikan tidak akan stabil. Klem membantu menjaga posisi tetap pada tempatnya dan membuat tekanan lebih merata. Dengan begitu hasil sambungan biasanya lebih rapi, kuat, dan tidak berubah bentuk ketika lem mulai mengeras.

Baca Juga : Mengapa Penting Menggunakan Klem atau Clamp Press? Ini Alasannya

Jenis Klem Kayu yang Sering Dipakai

perawatan kayu alami natural oil

Setiap pekerjaan kayu biasanya membutuhkan jenis klem yang berbeda. Bentuk sambungan, ukuran kayu, dan tekanan yang dibutuhkan tidak selalu sama.

Karena itu penting mengenal beberapa jenis klem yang umum dipakai supaya proses pengeleman bisa lebih mudah dan hasilnya rapi.

1. Klem F (F-Clamp)
Jenis ini mudah ditemukan dan serbaguna. Cocok untuk menahan sisi papan, bingkai tipis, atau sambungan kecil. Pengaturannya juga cepat, jadi sering dipakai untuk pekerjaan ringan sampai menengah.

promo produk biovarnish wood filler

2. Klem Bar atau Klem Besi
Biasanya dipakai untuk penyambungan panel yang lebar atau papan panjang. Klem jenis ini memberi tekanan lebih kuat dan stabil, cocok untuk proyek seperti meja, ambalan, atau papan besar yang butuh penjepitan merata di beberapa titik.

3. Klem Sudut (Corner Clamp)
Jika kamu mengerjakan kotak, laci, atau rangka persegi, klem ini sangat membantu. Fungsi utamanya menjaga sambungan tetap di sudut 90 derajat supaya tidak miring.

4. Pipe Clamp
Klem yang memanfaatkan pipa sebagai batangnya. Keunggulannya, panjang pipa bisa diganti sesuai kebutuhan sehingga lebih fleksibel untuk proyek panjang.

5. Strap Clamp atau Klem Tali
Dipakai untuk bentuk melingkar atau bentuk tidak beraturan, misalnya bingkai oval atau sambungan melengkung. Tali yang bisa dikencangkan membuat tekanan menyatu ke semua arah.

Kapan Klem Sangat Diperlukan

Klem biasanya wajib saat penyambungan papan besar, pengeleman sambungan lurus, pembuatan panel, perakitan rangka, atau pekerjaan yang membutuhkan hasil presisi. Jika sambungannya luas atau ada tekanan yang bisa membuat kayu bergeser, penggunaan klem akan sangat membantu.

Untuk proyek kecil seperti menempelkan molding tipis atau repair ringan, klem kadang tidak wajib. Tapi itu tergantung tipe lem dan ukuran bidangnya. Kalau sambungannya butuh waktu kering yang cukup lama, klem tetap menjadi pilihan paling aman.

Tips Agar Pengeleman Lebih Maksimal

Selain memilih klem yang tepat, hasil pengeleman juga dipengaruhi oleh cara penerapannya. Beberapa langkah ini bisa membuat sambungan lebih kuat dan mengurangi risiko bergeser saat lem masih basah.

  1. Pastikan bidang kayu rata dan bersih sebelum diberi lem.

  2. Oleskan lem secara merata, tidak terlalu sedikit dan tidak berlebihan.

  3. Jepit dengan tekanan yang cukup. Jangan terlalu keras sampai lem habis keluar.

  4. Pakai beberapa klem jika bidangnya panjang supaya tekanan merata.

  5. Biarkan sampai benar-benar kering sebelum klem dilepas.

Setiap orang punya cara kerja masing-masing, tapi memakai klem biasanya membuat proses pengeleman lebih mudah.

Selama alat yang dipakai sesuai dan posisinya tepat, sambungan kayu bisa lebih rapi tanpa harus repot menahan dengan tangan. Semoga penjelasan ini membantu saat Anda mengerjakan proyek berikutnya.

promo produk white agent wa-250
perawatan kayu alami natural oil

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here