Panduan Memilih dan Cara Menggunakan Lem untuk Kayu yang Tepat

1
1092
clamp

Dua hal sering diabaikan mereka yang “baru” dalam industri woodworking. Keduanya adalah pemilihan lem yang tepat dan cara pemakaian bahan perekat tersebut. Memperhatikan hal ini, lemkayu.net ingin berbagi cara memilih lem untuk kayu yang tepat untuk tiap kebutuhan serta cara pemakaiannya.

Apa itu Lem Kayu?

Beli Cat Duco

Apa itu lem kayu? Pada dasarnya, yang disebut sebagai lem kayu adalah semua jenis adhesive yang bisa diterapkan pada kayu. Kayu-kayu yang dimaksud bisa berupa kayu jati, balsa, kayu pinus, dan segala jenis kayu lainnya. Adhesive seperti ini di pasaran sangat banyak. Penggunaannya pun telah lama dikenal untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Misalnya saja untuk kebutuhan penyambungan mebel, untuk mengelem kerajinan dari kayu, hingga untuk mengelem rangka atap sebuah bangunan.

Dari sejarahnya, lem kayu bermula dari lem berbahan natural. Misalnya saja lem kak. Namun seiring teknologi yang kian maju, kini banyak jenis lem kayu bermunculan. Berbagai adhesive tersebut menawarkan feature-feature yang jauh lebih menarik dan lebih aman dibanding adhesive-adhesive zaman dulu seperti animal glue (lem kak).

lem kayu

Meskipun keberadaan adhesive di pasaran sudah menggembirakan dengan ragamnya yang banyak, namun tak bisa dipungkiri hal ini bisa menyebabkan kebingungan bagi mereka yang ingin mendapatkan lem yang tepat. Apalagi mereka yang masih benar-benar baru di bidang perekatan. Padahal, untuk mendapatkan lem yang tepat, sebenarnya caranya tak begitu sulit asal kita mengenal dasar-dasar masalah perekatan.

Bagaimana Memilih Lem untuk Kayu yang Tepat?

Secara umum, untuk perekatan yang sukses, diperlukan perhatian pada 3 hal, yakni:

1. Adhesive, mencakup jenis dan kualitas lem yang dipakai
2. Adherent, terutama kondisi media yang akan dilem dan kecocokannya dengan adhesive
3. Aplikasi, atau cara kita mengaplikasikan lemnya

Tiga prinsip di atas bisa diringkas menjadi 3A (Adhesive, Adherent, dan Aplikasi). Ketiganya sama-sama penting dan terhubung satu sama lain. Dalam pemilihan lem pun kita perlu memperhatikan ketiga prinsip itu.

Berikut ini poin-poin penting yang perlu Anda perhatikan saat memilih lem untuk kayu yang tepat berdasarkan prinsip 3 A pengeleman:

1. Ada berbagai jenis lem di pasaran. Dari pelarutnya, ada lem berbasis solvent dan lem berbasis air. Untuk kebutuhan yang lebih aman, upayakan selalu memilih lem berbasis air seperti lem-lem PVAc. Sedangkan dari formulasinya, kita bisa membedakan adhesive berdasarkan lem berbahan epoxy, urea formaldehida, hingga lem kak. Tiap adhesive tersebut punya tujuan formulasi sendiri-sendiri. Karenanya, sesuaikan pemilihan lem untuk kayu yang tepat menurut kebutuhan Anda.
2. Perekatan sendiri bisa dibagi menjadi beberapa tipe. Misalnya perekatan konstruksi dan perekatan laminasi. Pilihlah bahan perekat sesuai tipe perekatannya.
3. Anda juga harus memperhatikan jenis media yang akan dilem. Misalnya, meski “sekilas” sama, veneer dan HPL punya karakter sangat berbeda. Veneer bisa dilem dengan lem putih/PVAc. Sedangkan HPL perlu lem dengan bahan dasar EVA atau ethylene vinyl acetate.
4. Untuk cara aplikasinya, perhatikan rekomendasi manufaktur yang membuat lem tersebut. Misalnya, untuk lem 2 k seperti epoxy, perlu campuran dua bahan. Sebaliknya lem single component tak memerlukan pencampuran seperti itu.
5. Dalam pemakaian lem, kesiapan media juga harus diperhatikan. Misalnya saja kebersihan, kekeringan, hingga kerataan permukaan media. Untuk lebih jelasnya, baca lebih lanjut pada bagian di bawah ini.

mengelem lantai

Bagaimana Cara Menggunakan Lem untuk Kayu yang Tepat?

Seperti telah disebutkan di atas, jenis lem kayu sangat banyak. Oleh sebab itu, untuk menggunakan lem secara tepat pun harus disesuaikan dengan tipe lem terkait. Misalnya saja:

1. Kondisi media yang dipersyaratkan
2. Viskositas atau kekentalan lem yang direkomendasikan sebelum diaplikasikan
3. Cara pengolesan lemnya
4. Seberapa banyak lem dioleskan
5. Penggunaan alat-alat seperti clamp
6. Rekomendasi waktu untuk mengering
7. Pembersihan noda lem yang tersisa

Berbagai poin tersebut biasanya sudah tercantum pada kemasan produk. Apabila Anda menemukan hal-hal yang kurang jelas, kami sangan merekomendasikan untuk menghubungi CS produk terkait. Sebab, sebaik apapun sebuah produk lem, namun bila cara aplikasinya tidak tepat, maka hasilnya pun juga tak akan bagus. Sebagai contoh masalah pemakaian clamp. Ada jenis-jenis lem yang dalam aplikasinya sangat membutuhkan clamp. Misalnya jenis lem-lem polyvinyl acetate. Demikian juga terkait dengan pembersihan noda lem. Bila lem yang dipakai adalah lem solvent based, maka pembersihan bisa dilakukan dengan cairan solvent juga (misal thinner dan spiritus). Beda lagi bila lem yang digunakan adalah lem water based. Biasanya pembersihan dilakukan dengan air hangat dengan sedikit campuran pembersih.

Di Mana Membeli Lem untuk Kayu yang Tepat?

Anda bisa membeli lem kayu di berbagai tempat, baik secara konvensional seperti di toko bangunan hingga secara online via berbagai online shop.

Jangan salah. Kami juga sudah menyediakan berbagai jenis adhesive yang bisa Anda pesan secara online. Caranya, dengan menghubungi kami via kontak hotline yang disediakan dan fitur “Pesan Sekarang” di atas. Kami juga telah hadir di berbagai marketplace seperti Bukalapak dan Tokopedia. Adhesive-adhesive untuk kayu yang kami sediakan di sini adalah:

Crossbond X3

Crossbond X3 merupakan lem untuk kebutuhan konstruksi atau pembuatan rangka. Lem ini cocok dipakai bagi Anda yang bergerak di bidang pembuatan furniture hingga konstruksi bangunan. Crossbond X3 bisa dipakai untuk berbagai sambungan kayu seperti mortise dan tenon, dowel, hingga finger joint.

sambungan kayu

Lem ini merupakan lem PVAc water based (lem berbasis polyvinyl acetate dengan pelarut air) untuk kebutuhan indoor yang kuat, aman, tahan lama. Anda bisa mendapatkan Crossbond X3 dengan harga Rp. 45.000,- untuk kemasan kecil dan Rp. 165.000,- untuk kemasan yang lebih besar. Murah sekali bukan?

Crossbond X4

Crsosbond X4 merupakan lem untuk kebutuhan laminasi. Lem jenis ini cocok bagi Anda yang ingin mengelem plywood atau membuatnya, memasang panel dinding kayu, memasang veneer, memasang parket dan decking, hingga pembuatan FJLB.

Sebagai lem laminasi, Crossbond X4 adalah PVAc water based yang aman, kuat, dan bisa dipakai untuk kebutuhan heavy duty. Lem ini bisa Anda dapatkan dengan harga terjangkau, yakni hanya Rp. 50.000, saja untuk kemasan kecil dan Rp. 355.000,- untuk kemasan besar.

Eva Phaethon

Adhesive ini bisa Anda gunakan untuk finishing tempel kayu olahan seperti MDF, kayu lapis, HDF, blocboard, dan berbagai engineered wood lainnya. Eva Phaethon khusus didesain untuk finishing tempel pada berbagai media tersebut menggunakan HPL atau High Pressure Laminate. Pembuatan partisi, pintu, kabinet, furniture, hingga panel HPL bisa Anda lakukan dengan Eva Phaethon. Harga lem ini adalah Rp. 148.000,- untuk kemasan 4 kg sehingga cocok untuk kebutuhan usaha Anda.

eva phatehon

Mana dari ketiga lem di atas yang sebaiknya dipilih? Seperti disebut di atas, pilih saja lem untuk kayu yang tepat berdasarkan kebutuhan Anda. Ingat, perhatikan selalu tiga prinsip pengeleman, adhesive, adherent, dan aplikasinya!

Semoga bermanfaat.

1 COMMENT

  1. Saya mau Buat Bambu laminasi untuk decking di luar ruangan dengan press dingin manual.jenis lem mana yang cocok untuk produk bambu laminasi ini ?
    Dimana saya bisa beli (saya di Bandung).
    Ditunggu jawaban nya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here