3 Cara Terbaik Menyembunyikan Paku dan Sekrup pada Furniture

0
242
http://www.lemkayu.net/yuk-baca-ini-kiat-penting-agar-mengelem-kayu-lebih-cepat-dilakukan-4344.html

Ada dua cara yang bisa dilakukan untuk menyatukan berbagai komponen mebel. Keduanya adalah penyatuan dengan paku, dan yang berikutnya adalah penyatuan dengan lem. Penyatuan komponen furniture dengan paku sering menimbulkan masalah estetika. Penampakan paku atau skrup dinilai membuat mebel kurang menarik. Untuk mengatasi ini, biasanya para woodworker punya cara tersendiri menyembunyikan paku dan sekrup pada furniture. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.

Beli Cat Duco

Coba Anda perhatikan berbagai mebel atau furniture di tempat Anda. Apakah ada penampakan paku atau sekrup pada bagian yang tampak? Pasti tidak bila Anda membeli furniture tersebut dari mereka yang profesional. Sebab, para woodworker memang memiliki cara tersendiri untuk menyembunyikan paku dan sekrup dari furniture. Ini dilakukan untuk kebutuhan estetika atau keindahan. Ada memang mebel yang sengaja dibuat antik dengan paku-paku yang nampak terlihat. Pine meble atau furniture dari pinus kerap didesain dengan tampilan seperti ini. Namun biasanya, berbagai mebel dibuat dalam kondisi di mana berbagai paku maupun sekrup tak nampak.
Lantas bagaimana menyembunyikan paku-paku dan sekrup ini? Pertama-tama, ingatlah bahwa paku ataupun skrup bukan satu-satunya alat yang bisa digunakan untuk menyambungkan komponen kayu. Ada satu bahan lain yang biasa digunakan. Bahan itu adalah adhesive atau lem.

Tapi tentu saja yang dimaksud bukan lem kertas atau lem-lem biasa yang digunakan sehari-hari. Ada adhesive yang memang didesain untuk kayu yang bisa digunakan untuk menyambungkan komponen produk. Biasanya, penggunaan adhesive ini dibarengi dengan aplikasi wood joint.

Wood joint atau sambungan kayu merujuk pada area di mana dibentuk desain kayu sehingga kedua komponen bisa menyatu. Misalnya, untuk menyatukan dua potongan kayu, kita bisa menggunakan biscuit joinery. Tiap kayu dilubangi sesuai ukuran biscuit joinery, selanjutnya biscuit dimasukkan pada lubang kedua kayu, setengah di lubang kayu pertama, dan setengahnya lagi di lubang kayu kedua. Untuk merekatkannya, digunakan adhesive. Cara ini bisa membuat kedua komponen kayu bersatu. Meski memakan proses lebih lama, tapi pemanfaatan adhesive memberikan kualitas sambungan yang stabil dan lebih baik dari segi estetika. Anda tak perlu mencari cara menyembunyikan bekas paku dan sekrup pada furniture.

Tetapi, pada banyak kebutuhan, paku dan lem sama-sama diperlukan. Keduanya juga sering dikombinasikan satu sama lain. Paku dianggap bisa mengikat kayu dengan kuat dan praktis, namun tidak bisa mewujudkan ikatan stabil di sepanjang area penyatuan. Lem pun digunakan untuk menstabilkan area penyatuan tersebut. Jadi, jangan terlalu memilih di antara keduanya. Masing-masing alat penyambungan ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Bagaimana Cara Menyembunyikan Bekas Paku dan Sekrup pada Furniture?

Bila paku digunakan (termasuk ketika dipadukan dengan lem), mau tak mau tentu kita harus tahu cara agar tampilan furniture tak menampakkan alat tersebut. Woodworker sendiri biasanya memiliki beberapa cara untuk mengatasi solusi ini. Tiga dari berbagai cara tersebut antara lain adalah:

Memasang hanya Pada Area Tersembunyi

Cara pertama yang paling mudah dan paling sering diaplikasikan adalah dengan menentukan di mana paku digunakan dan di mana lem diaplikasikan. Cara ini juga dengan mudah bisa diikuti orang awam. Sederhana saja, supaya paku atau skrup tidak terlihat, maka gunakanlah di bagian dalam furniture, bukan di bagian luar permukaannya. Misalnya, hindari memaku bagian atas meja. Gunakan lem dengan kombinasi wood joint seperti mortise dan tenon untuk mengganti alat tersebut. Pemakuan bisa dilakukan pada bagian furniture yang lain seperti pada pemasangan kaki meja.

skrup

Menutupi dengan Kayu Lain

Anda mungkin terpaksa menggunakan paku pada bagian luar furniture. Bila sudah demikian, mau tak mau tampilan luar furniture menjadi nampak berpaku bukan?

Eits, ini bukan masalah dengan satu trik sederhana. Cara yang bisa dilakukan untuk menyembunyikan bekas paku dan sekrup pada furniture ini bisa dilakukan dengan menutupinya menggunakan kayu lain. Gunakan ekstra kayu pada area yang dipaku. Akan lebih efektif, bila kayu itu dibuat sebagai hiasan atau dekorasi. Jadi, produk juga akan terlihat lebih menarik. Misalnya saja Anda membuat kotak dari beberapa potongan kayu yang dipaku di bagian sisi atas dan bawah produk. Supaya bekas pemakuan tidak kelihatan, siapkan potongan kayu lain yang sudah diukir atau dibentuk menarik. Selanjutnya, rekatkan dengan adhesive, dan lakukan pemakuan dari dalam, tapi jangan sampai tembus. Simpel bukan?

Menguburnya dengan Potongan Kayu

Cara yang ketiga ini sangat unik. Pada metode ini, woodworker akan memasukkan paku hingga begitu dalam ke substrat kayu. Jadi, kepala paku tidak akan terlihat lagi di permukaan kayu. Tetapi, masalah baru muncul, yakni adanya lubang pada permukaan kayu. Nah, untuk mengatasinya, kita bisa mengubur lubang tersebut degan potongan kayu. Caranya cukup mudah. Anda tinggal memotong kayu sesuai bentuk dan ukuran lubang, lalu merekatkannya ke dalam lubang menggunakan adhesive. Cara menyembunyikan bekas paku dan sekrup ini cocok bila Anda tak mau menggunakan kayu tambahan tetapi juga perlu menggunakan paku pada bagian luar produk.

Tetapi ingat, komponen kayu yang dipaku harus cukup tebal sehingga paku tidak tembus ke bagian lain pada produk. Selain itu, Anda juga harus memilih potongan kayu yang tampilannya sesuai dengan tampilan kayu yang akan ditutupi lubangnya. Apalagi bila Anda hendak memfinish produk tersebut dengan finishing natural. Untuk finishing solid sendiri, cara ini relatif aman digunakan.

Mana Cara Terbaik yang Bisa Dipilih?

Selain ketiga cara di atas, sebetulnya masih banyak trik-trik yang biasa dilakukan woodworker untuk menyembunyikan kayu dan sekrup pada furniture mereka. Yang jelas, dari berbagai cara di atas, kita harus memilih berdasarkan kebutuhan dan keterampilan yang kita miliki. Sebagai contoh, di antara ketiga cara di atas, cara ketiga adalah yang paling sulit dilakukan sebab:

1. Sulit menyediakan potongan untuk menutup lubang kayu dari segi ukuran dan bentuk
2. Sulit menyediakan potongan untuk menutup lubang kayu dari segi warna dan pola

Bila Anda mengerjakan proyek secara manual, memilih opsi menyembunyikan paku dan sekrup pada furniture untuk poin tiga jelas sukar. Sehingga saran kami, sebaiknya usahakan memilih cara pertama atau kedua saja. Tetapi, bila Anda memiliki perlengkapan woodworking yang memadai tapi tak punya tambahan kayu, sebaiknya hindari cara kedua, dan terapkan cara ketiga. Intinya sekali lagi, adalah kesesuaian dengan kebutuhan kita.

Selain itu, pastikan juga menggunakan lem yang tepat. Lem harus memiliki daya rekat yang baik dan ketahanan yang tinggi. Kualitas kedua cara ini (pemakuan dan lem) akan menentukan kualitas produk Anda, Jadi, pintar-pintarlah memilih bahan perekat yang bagus sambil menerapkan cara menyembunyikan paku dan sekrup pada furniture dengan tepat.

Lem Kayu untuk Gitar yang Tepat

Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here