Cara Lengkap Membuat Furniture dengan Finishing Rustic

0
189
meja rustic

Bagaimana cara membuat furniture dengan finishing rustic? Yuk, bahas selengkapnya pada penjelasan di bawah ini.

Sekilas Mengenal Finishing Rustic

Beli Cat Duco

Pada artikel sebelumnya, kita telah membahas mengenai pengertian finishing rustic dan serba-serbinya bersama-sama. Finishing seperti ini pada dasarnya adalah tipe finishing yang bertujuan untuk memberikan kesan tua atau lawas. Tua? Eits, jangan salah. Justru kesan tua dianggap indah dan menarik bagi beberapa orang. Coba ingat, pernahkah Anda melihat bangku atau meja kayu yang sangat lawas dan warnanya memudar di taman-taman kota?

Pancaran lawas dan usia yang sudah menua memang terlihat jelas, tapi ada keindahan yang menarik pada berbagai mebel tersebut. Seolah-olah ada memori yang tersimpan pada kesan lapuk dimakan usia yang dihadirkannya. Rustic pun ingin menghadirkan kesan seperti itu. Hanya saja tentu tidak dengan menunggu furniture benar-benar lapuk dimakan usia, melainkan hanya memodifikasi warnanya saja.

Tipe finishing seperti ini memiliki penggemar tersendiri. Di kalangan masyarakat awam, jumlah penggemar rustic memang tak banyak. Kebanyakan masyarakat kita masih menyukai kayu yang dicat dengan warna natural dan glossy. Oleh karena itulah Anda mungkin jarang melihat tipe finishing seperti ini pada berbagai mebel di toko furniture di dekat rumah Anda. Tapi sebetulnya, pasar ekspor dan high end sangat menyukai tampilan rustic. Pasar Amerika, Jepang, hingga permintaan dari resort atau restaurant lokal adalah contohnya. Tipe pengecatan ini digandrungi karena kesan kuat yang dimilikinya.

Rustic sendiri bisa diaplikasikan pada berbagai produk, salah satunya adalah kayu. Karena itulah pada kesempatan ini, kita akan bersama-sama membahas mengenai cara membuat finishing rustic. Tapi sebelumnya, kita tentu harus menyediakan kayunya dulu. Apa ada jenis kayu yang cocok ataupun tak cocok untuk tipe finishing ini?

Memilih Kayu yang Tepat

Hampir semua jenis kayu bisa difinish dnegan tipe finishing ini. Hanya saja, beberapa kayu mungkin kurang cocok karena beberapa hal. Contohnya saja pinus. Pinus termasuk kayu yang sulit difinish dengan finishing warna. Kayu ini memiliki daya serap cat yang berbeda pada berbagai bagiannya. Akibatnya selama ini banyak woodworker hanya menerapkan natural transparan finishing pada pinus. Meski tentu saja, dengan teknik-teknik khusus, hal seperti ini dapat diatasi dengan lebih mudah.

Menyediakan Perlengkapan

Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan? Untuk membuat furniture dengan finishing rustic, sediakanlah berbagai produk di bawah ini:

  1. Sanding sealer atau dasaran. Produk ini digunakan untuk meratakan kayu dengan mengisi pori-porinya. Sanding sealer juga berfungsi membuat permukaan kayu lebih halus dan menyediakan landasan untuk lapisan finishing berikutnya.
  2. Wood stain atau warna kayu. Warna ini akan menjadi warna dasar produk. Jadi pilihlah dengan hati-hati. Dan ingat, untuk eksterior, gunakan wood stain yang memang untuk eksterior. Sedangkan untuk finishing indoor, Anda bebas saja memilih menggunakan wood stain interior ataupun eksterior.
  3. Warna glaze akan memberikan tampilan menua. Misalnya, Anda memilih warna dasar hitam. Maka untuk memberikan kesan tua, kita bisa menggunakan tambahan aksen abu-abu. Kayu hitam itupun akan terlihat melapuk namun menarik.
  4. Clear coat atau top coat. Clear coat berfungsi untuk melindungi lapisan finishing di bawahnya. Sebaiknya, pilihlah clear coat dengan tinkat kilau rendah supaya kesan tua pada furniture lebih menguat.
  5. Amplas, untuk mengamplas berbagai layer atau lapisan finishing di atas.
  6. Sikat kawat logam. Sikat ini digunakan untuk membentuk alur kayu yang akan menjadi tempat glaze. Alur-alur dan glaze inilah yang punya andil menciptakan kesan lawas.
  7. Kain lap untuk menghapus glaze
  8. Kuas yang digunakan untuk mengecat
  9. Dan berbagai perlengkapan dasar woodworking lainnya.

Untuk produknya, kami menyarankan:

  1. Biocolours Sanding Sealer untuk cat dasar
  2. Biovarnish Wood Stain untuk warna dasar
  3. Glaze untuk glaze
  4. Clear coat Biovarnish clear doff atau matte

Sudah siap berbagai bahan di atas? Yuk, mulai cara membuat furniture dengan finishing rustic di bawah ini.

Teknik Aplikasi Membuat Furniture dengan Finishing Rustic

membuat furniture dengan finishing rustic

Ikuti langkah-langkah di bawah ini bila Anda sudah mempersiapakan segala perlengkapannya.

  1. Cari ruang yang tepat untuk mengerjakan proyek.
  2. Siapkan semua alat dan bahan yang dibutuhkan di sekitar Anda. Jadi Anda dengan cepat bisa mengambilnya bila dibutuhkan.
  3. Siapkan kayunya. Pastikan kayu sudah bersih, kering, dan rata. Gunakan amplas bila kayu masih belum rata.
  4. Gores kayu dengan sikat kawat membentuk alur-alur kayu. Kemudian rapikan lagi dan potong bulu kayu menggunakan amplas.
  5. Sediakan sanding sealer. Aplikasikan dengan jumlah yang tepat (sesuai rekomendasi). Tunggu hingga sanding sealer kering, lalu lakukan pengamplasan. Bila perlu, ulangi lagi langkah tersebut.
  6. Aplikasikan wood stain dengan jumlah yang tepat (sesuai rekomendasi). Tunggu hingga sanding sealer kering, lalu lakukan pengamplasan. Bila perlu, ulangi lagi langkah tersebut.
  7. Aplikasikan sanding sealer lagi. Pada tahapan cara membuat furniture dengan finishing rustic ini, langkah ini berguna untuk menciptakan layer intermediate antara wood stain dengan glaze.
  8. Aplikasikan glaze. Sebelum glaze benar-benar kering, ambil kain lap bersih, dan bersihkan kayu dari glaze menggunakan lap tersebut. Tapi jangan membersihkannya sampai benar-benar bersih. Pastikan glaze tetap memberikan kesan tua pada mebel tersebut.
  9. Aplikasikan clear coat. Aplikasikan dengan jumlah yang tepat (sesuai rekomendasi). Tunggu hingga sanding sealer kering, lalu lakukan pengamplasan. Bila perlu, ulangi lagi langkah tersebut.
  10. Bagaimana? Bukankah tidak sulit cara membuat furniture dengan finishing kayu di atas?

Tips Tambahan

Woodworker yang sudah ahli di bidang finishing biasanya memiliki beberapa teknik tambahan saat membuat furniture dengan finishing rustic. Tujuannya supaya produk mereka benar-benar berkualitas. Beberapa di antaranya yang sekiranya mudah untuk diikuti adalah:

  1. Menggunakan clear coat atau top coat matte hingga death matte. Hindari menggunakan clear coat glossy kecuali untuk tujuan spesifik.
  2. Seberapa banyak glaze yang dihapus? Jawabannya tergantung estetika kayu yang Anda inginkan. Jadi, jangan terlalu memaksakan diri untuk menghapusnya banyak-banyak bila Anda merasa penghapusan yang dilakukan cukup bagus.
  3. Anda bisa saja menggunakan 3 warna yang berbeda. Tapi lakukan dengan hati-hati. Jangan sampai kesan yang dihasilkan “melenceng” dari tema rustic itu sendiri.
  4. Pilih warna yang memang memiliki kesan tua dan tiap warna memiliki kecocokan satu sama lain.
  5. Aplikasikan paku pada permukaan mebel. Cara ini akan membantu kayu terlihat lebih tua.

Nah, itulah sekiranya serba-serbi mengenai cara membuat finishing rustic. Tak sesulit yang dibayangkan bukan? Yuk, coba sendiri di rumah untuk proyek weekend Anda atau untuk produk mebel komersil Anda. Jangan lupa, gunakan selalu Crossbond untuk berbagai proyek Anda!

Lem Kayu untuk Gitar yang Tepat

Semoga gambaran langkah-langkah di atas memberikan manfaat besar ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here