FAQ Lengkap Mengenal Finishing Rustic Apa itu Finishing Rustic?

0
199

Apa itu Finishing Rustic?

Anda yang telah lama bekerja di dunia finishing ataupun furniture pasti mengenal nama tipe pengecatan ini. Rustic pada dasarnya adalah finishing yang memberikan kesan lawas atau tua.

Bagi orang awam, tipe finishing seperti ini memang sering membuat dahi mengernyit. Sebab, kebanyakan di antara mereka mendambakan finishing dengan warna natural glossy pada berbagai macam produk kayu. Tapi justru, banyak pasar ekspor ataupun kebutuhan usaha yang menginginkan mebel atau komponennya dicat dengan tipe finishing ini. Rustic yang menawarkan kesan tua pun bisa membuat suasana bangunan lebih etnik sekaligus unik. Kesan ini justru dianggap menarik bagi beberapa orang.

Apa Bedanya Finishing Rustic dengan Finishing Natural?

Beli Cat Duco

Salah satu yang sering ditanyakan berkaitan dengan finishing ini adalah kesamaannya dengan finishing natural. Tapi coba ingat-ingat kembali. Finishing natural adalah finishing dengan warna alami. Misalnya, memfinish kayu dengan warna coklat transparan sesuai yang ada di kenyataan. Atau kalaupun memberikan warna yang agak berbeda dari kayu, pasti warnanya masih merupakan warna-warna alami. Finishing natural bisa tampak modern maupun tua. Kesannya bisa antik ataupun elegan. Inilah yang membedakannya dengan finishing rustic. Pada rustic, kesan furniture yang ditonjolkan adalah ketuaan dan keunikannya.

Produk Catnya?

Sebetulnya, memilih cat untuk finishing rustic tak bisa dilakukan tanpa memikirkan kriteria warna apa yang akan diaplikasikan. Ingat, rustic hanyalah nama finishing yang memberikan kesan tua. Tapi perwujudan kesan tuanya jelas bisa begitu beragam. Demikian juga warnanya. Bisa saja ada yang ingin memberikan tampilan tua dengan aksen warna hijau, ada yang ingin memberikan tampilan tua dengan aksen warna merah, hingga aksen warna coklat. Beragam sekali bukan?

Tapi secara umum, kami menyarankan 4 jenis produk cat:

1. Sanding sealer. Sanding sealer adalah produk cat yang digunakan untuk dasaran finishing. Gunanya agar kayu rata dan pori tertutup.
2. Stain, untuk memberikan warna dasar pada kayu.
3. Glaze. Glaze adalah produk cat yang diaplikasikan untuk memberikan “aksen tambahan”. Glaze inilah yang punya peran menciptakan kesan tua.
4. Clear coat, yang fungsinya sekedar untuk melindungi lapisan di bawahnya. Tapi, ingat, pilih clear coat yang tidak glossy, bila perlu matte. Anda tentu tak ingin membuat furniture bertema tua dengan kilau tinggi bukan?

Berbagai produk cat di atas adalah produk cat yang dibedakan berdasarkan jenisnya. Di lapangan Anda masih harus menentukan brand yang menyediakan produk cat yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Selain itu, penting juga diperhatikanjenis cat yang dipakai. Apakah Anda menggunakan cat water based atau solvent based? Bila Anda menggunakan cat water based, otomatis, gunakanlah dempul sampai clear coatnya water based semua. Jangan mencampur pemakaian cat water based dan solvent based.

Seperti Apa Tekniknya?

Di atas, kita sudah membahas mengenai bahan-bahan yang diperlukan dalam finishing rustic. Tentu tak afdol bila kita tidak membahas teknik aplikasinya. Berikut ini contoh teknik dasar aplikasi finishing “tua” ini dengan bahan-bahan yang disebutkan di atas.

1. Aplikasi sanding sealer. Keringkan, lalu amplas. Ulangi bila perlu.
2. Aplikasi stain atau warna dasar. Keringkan, lalu amplas. Ulangi bila perlu.
3. Aplikasi sanding sealer kembali. Keringkan, lalu amplas. Ulangi bila perlu.
4. Aplikasikan Glaze. Sebelum benar-benar kering, ambil kain lap dan hapus glaze tersebut (sisakan beberapa sesuai selera Anda). Biarkan kering, amplas dengan hati-hati.
5. Aplikasi clear coat matte atau setidaknya egg shell.

Teknik penting dari serangkaian cara di atas sebetulnya ada pada poin aplikasi glaze. Jadi, berhati-hatilah saat mulai mengaplikasikan langkah keempat.

Cocok Digunakan untuk Apa?

Berbagai produk kayu cocok-cocok saja didesain dengan warna finishing ini. Toh, hanya masalah selera bukan? Anda bisa menerapkan finishing rustic untuk:

1. Furniture
2. Alat musik seperti gitar dan piano
3. Komponen bangunan seperti lantai dan dinding panel kayu
4. Alat makan
5. Hiasan dari kayu

Apa Kelebihan dan Kekurangannya?

Aplikasi warna tak bisa dinilai berdasarkan kelebihan ataupun kekurangannya. Jelas, tiap tipe finishing punya penggemar ataupun orang yang tidak menyukainya sama sekali. Jadi, bicara mengenai kekurangan dan kelebihan tipe finishing ini secara objektif justru tidak relevan. Yang terpenting adalah mencocokkan finishing ini untuk kondisi yang pas. Misalnya, Anda ingin membuat furniture di rumah modern minimalis Anda. Tentu aplikasi rustic kurang pas. Apalagi bila diterapkan untuk komponen bangunan seperti lantainya. Pasti rumah Anda jadi terlihat agak aneh bila memadukan sesuatu yang modern dan futuristik dengan warna serta pola lawas. Kecuali Anda sudah mendesainnya sejak awal dan mencocokannya supaya finishing tipe ini dapat diterima pada tema modern. Contohnya saja dnegan menggunakan clear coat glossy yang membuatnya juga terkesan modern.

finishing rustic

Apa Jenis Kayu yang Cocok?

Berbagai jenis kayu cocok difinish dengan tipe finishing ini. Namun tampilan tua kayu akan semakin cantik apabila terdapat alur atau pattern serat kayu yang bagus. Jati adalah contoh kayu yang cocok difinish dengan finishing rustic karena memiliki alur kayu yang indah. Selain itu, pinus juga bisa digunakan asalkan Anda bisa berhati-hati memainkan warna pada kayu tersebut. Pinus sebetulnya sangat potensial dihadirkan dengan kesan tua. Sebab, kayu ini memiliki banyak mata yang membuatnya sangat antik.

Pemakuan?

Ada tips khusus untuk membuat finishing rustic makin menguat. Caranya? Dengan melakukan pemakuan pada permukaan mebel yang tampak. Adanya paku-paku yang terlihat bisa membuat kesan lawas pada mebel Anda. Tapi ingat, tak semua furniture dengan tipe finishing ini bisa dibuat dengan trik khusus ini. Jadi, jangan lantas mengaplikasikan cara ini pada berbagai mebel Anda yang bertema rustic ya. Justru beberapa orang justru menyukai tampilan kayu mulus meski bertema rustik.

Apa Tips lainnya?

Kami merupakan website yang menyediakan informasi seputar dunia perkayuan dan pengeleman. Nah, untuk tips khusus dari lemkayu.net kepada pembaca mengenai tipe finishing ini tentu juga berkaitan dengan persoalan perekatan. Memang, tak ada hubungan langsung antara masalah perekatan dan masalah finishing. Akan tetapi, secara keseluruhan, masalah perekatan pasti juga berpengaruh pada kualitas produk Anda yang difinish dengan tipe finishing ini.

Untuk lem yang kami rekomendasikan, kami masih setia menyarankan pemakaian Crossbond X3 dan Crossbond X4. Informasi lengkap mengenai kedua adhesive ini bisa Anda baca pada artikel khusus mengenai Crossbond. Yang jelas, dari segi kekuatan, kekokohan, hingga estetika, adhesive ini sangat disarankan.

1. Crossbond X3 bisa Anda gunakan untuk mengelem konstruksi atau rangka kayu
2. Crossbond X4 bisa Anda gunakan untuk mengelem laminasi (misal pembuatan panel hingga pemasangan lantai kayu)

Dengan mengandalkan Crossbond, kualitas produk Anda pasti lebih berkualitas. Ingat, tampilan boleh tua, tapi kekokohannya jangan. Finishing boleh finishing rustic, tapi kekuatan kayu tetap harus selalu muda!

Semoga bermanfaat ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here