Beda Jenis Wallpaper, Beda Lemnya lho

0
70
jenis wallpaper

Meski sama-sama wallpaper tapi jenisnya berlainan. Dan kita harus bisa memilih lem yang tepat untuk tiap jenis wallpaper tersebut. Supaya lebih jelas, yuk simak pembahasan lengkapnya di bawah ini.

Dulu, orang mungkin tak begitu mengenal produk seperti wallpaper. Hampir pasti, orang memfinish dindingnya menggunakan cat. Tapi seiring perkembangan zaman, cat tak lagi jadi bahan satu-satunya untuk proses finishing. Kini, dikenal istilah finishing tempel. Beda dengan cat yang bahannya cair, pada finishing tempel, diaplikasikan bahan berupa pelapis. Pelapis tersebut ditempelkan pada dinding menggunakan lem. Bahan inilah yang kemudian disebut sebagai wallpaper. Wallpaper secara harafiah bermakna sebagai kertas dinding.

Yang menarik dari penggunaan wallpaper adalah pilihannya yang jauh lebih beragam. Selain bisa memperoleh warna-warna yang disuka untuk tembok seperti pada cat, kita juga bisa mendapatkan pola atau gambar yang bagus. Misalnya saja gambar hutan, gambar langit yang cerah, sampai gambar langit malam yang misterius. Ada juga pola yang abstrak hingga kartun untuk anak-anak.

Jenis Wallpaper yang Beragam

Selain memiliki ragam pola dan warna, saat ini wallpaper juga terdiri dari berbagai jenis yang dibedakan menurut bahan pembuatnya. Bagi kita sebagai konsumen, tersedianya aneka jenis produk ini jelas menguntungkan. Pasalnya, kita jadi memiliki pilihan yang lebih banyak yang lebih cocok untuk kebutuhan kita. Berikut ini contoh aneka macam wallpaper yang banyak tersedia di pasaran.

  1. Wallpaper vinyl. Jenis wallpaper yang pertama adalah wallpaper berbasis vinyl. Di pasaran, tipe ini sangat populer dicari. Sebabnya ada beberapa. Yang pertama, tipe ini mudah diaplikasikan, kedua, cara pembersihannya tak sulit, dan yang ketiga, wallpaper ini juga mudah dilepas. Varian warna dan polanya pun beragam sehingga bisa kita pilih yang paling cocok dengan selera.
  2. Vinyl sheet solid. Tipe kedua ini menggunakan papan solid vinyl sebagaimana yang tergambarkan pada namanya. Bentuknya jauh lebih tebal dibanding yang lain, mudah dibersihkan, dan juga mudah dilepas. Estetikanya pun tak kalah menarik dengan tampilan warna yang berbeda-beda.
  3. Vinyl coated fabric. Vinyl coated fabric adalah jenis wallpaper yang dibuat dari kombinasi bahan vinyl dan juga kain alias fabric. Ada beberapa keuntungan akan kombinasi ini. Pertama, penggunaan kain akan membuat pelapis tembok ini memiliki tampilan yang lebih menarik, hangat, dan bertekstur baik. Sedangkan penggunaan vinyl membuatnya lebih awet dan tahan lama.
  4. Vinyl coated paper. Bila vinyl coated fabric memadukan vinyl dan kain, vinyl coated paper memadukan vinyl dan bahan kertas. Jenis wallpaper ini memiliki beberapa keunggulan, misalnya saja ketahanannya yang baik dan kemudahannya untuk dibersihkan.
  5. Wallpaper kain non woven. Beda dengan wallpaper yang memanfaatkan vinyl di nomor sebelumnya, tipe ini memanfaatkan kain non woven. Oleh sebab itulah, karakternya menunjukkan sifat khas kain non woven. Sifatnya sendiri mudah digunakan dan juga mudah dibersihkan.
  6. Easy-Walls Wallpaper. Wallpaper easy wall adalah jenis wallpaper yang menggunakan bahan polyvinyl chloride atau PVC. Tipe ini mudah dibersihkan dan juga tak sulit dalam aplikasinya.
  7. Prepasted Wallpaper. Pada kebanyakan wallpaper lain, aplikasi pelapis harus dibarengi dengan lem. Namun Anda tak perlu menggunakan adhesive atau lem bila membeli prepasted wallpaper.
  8. Wallpaper HPL. HPL atau High Pressure Laminate saat ini sudah sering hadir dalam bentuk wallpaper. Jenis wallpaper ini pun memiliki karakter sebagaimana tahan lama, menarik, dan juga tahan air. Penggunaannya mudah namun harus cermat supaya aplikasinya lebih rapi.
  9. Veneer. Tak semua orang akan setuju bila veneer disebut wallpaper. Namun bila wallpaper diartikan sebagai pelapis dinding saja, maka veneer pun seharusnya dimasukkan di kategori ini. Veneer sendiri seperti yang kita tahu adalah lapisan tipis kayu untuk fungsi dekoratif.
  10. Grasscolth Wallpaper. Grasscloth wallpaper adalah jenis wallpaper yang menggunakan bahan dasar kain woven. Kain woven sendiri, merupakan kain yang dibuat dengan teknik penganyaman dan atau perajutan pada seratnya. Karena menggunakan kain woven, salah satu keunggulan pelapis ini adalah teksturnya yang sangat baik dan hangat. Namun demikian, cara pembersihannya lebih sulit dibanding pelapis tembok yang lain.
wallpaper (2)
CS Lem Kayu

Berdasarkan pengelompokkan di atas, bisa dikatakan bahwa secara umum, terdapat dua jenis wallpaper. Jenis yang pertama adalah yang menggunakan bahan sintetis di bagian yang hendak direkatkan di dinding. Misalnya saja PVC, HPL, dan vinyl. Sedangkan jenis yang kedua menggunakan bahan alami seperti kain woven, veneer, dan juga kertas. Pembagian ini perlu diketahui karena lem yang dipakai nantinya sangat berlainan. Rekomendasi lem berdasarkan tipe pelapis dinding tersebut akan dijelaskan sebagai berikut.

Ultra Phaethon

Untuk wallpaper dari bahan kaya selulosa atau berbasis selulosa seperti bahan kertas dan kain woven, maka lem yang paling tepat digunakan adalah lem Ultra Phaethon. Ultra Phaethon adalah lem polyvinyl acetate atau PVA (kadang juga disebut PVAc) berbasis air. Lem ini memang didesain khusus untuk perekatan laminasi. Selain bisa digunakan untuk memasang jenis wallpaper berbasis selulosa, Ultra Phaethon juga bisa digunakan untuk pemasangan aneka jenis kerajinan. Lem ini juga unggul dari aspek daya rekat, kemudahan penggunaan, sifatnya yang lebih cepat kering, tidak menyebabkan glue line, dan juga tahan lama. Anda bisa mendapatkan lem ini di berbagai toko daring seperti Tokopedia hingga Bukalapak.

Eva Phaethon

wallpaper

Bila wallpaper berbasis selulosa cocok dengan lem Crossbond, maka untuk wallpaper dengan bahan seperti vinyl, PVC, kain non woven, dan HPL, lem Eva Phaethon adalah jawaban terbaik. Beda dengan Ultra Phaethon yang merupakan lem PVA, Eva Phaethon adalah lem dengan bahan dasar ethylene vynil acetate. Lem ini pun memiliki berbagai keunggulan mulai dari daya rekatnya yang baik, cepat kering, mudah digunakan, hingga lebih hemat. Hanya saja, bedanya dengan lem Ultra Phaethon adalah desain formulanya untuk perekatan media seperti HPL dan PVC. Lem ini juga bisa Anda peroleh di berbagai toko daring serta di berbagai situs terkait yang menjualnya.

Kesimpulan

Wallpaper, meski beda dengan cat, namun menawarkan banyak keunggulan tersendiri. Pemakaiannya menawarkan aplikasi warna yang kita sukai sekaligus ragam pola yang lebih menarik. Ada pola hutan hingga pola kartun untuk anak-anak. Di zaman ini, berbagai jenis wallpaper juga telah diproduksi, tak terkecuali menggunakan material yang berbeda. Dalam aplikasinya sendiri, tiap tipe wallpaper perlu lem yang berlainan juga. Untuk wallpaper berbasis selulosa, maka Ultra Phaethon adalah lem yang paling tepat digunakan. Sedangkan untuk wallpaper berbahan PVC hingga HPL, maka Eva Phaethon adalah jawaban yang paling tepat.

Sekiranya demikian informasi yang bisa kami sampaikan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk Anda ya.

CS Lem Kayu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here